20.

5K 261 21
                                        


HEPPY READING

Waktu makan malam, semua anggota keluarga alexsander sudah berkumpul dimeja makan untuk melakukan makan. Tetapi suasana makan malah hari ini sangatlah berbeda dari hari-hari sebelumnya, Suasana dimeja makan sangatlah mencekam.

Walaupun sajian makan malam hari ini sangatlah enak-enak, tetapi dengan suasana yang seperti ini membuat makan yang ada diatas meja sangat lah hambar, membuat keandra sangat sulit untuk menelan makanannya itu ditambah lagi dengan banyaknya pasangan mata yang mengarah padanya dengan tatapan tajam.

"Sayang, kenapa kau tidak memakan makananmu. Apakah makanannya tidak enak" tanya Sandra kepada sang anak, sambil mengusap-usap kepala keandra dengan lembut, yang memecahkan keheningan yang sedari tadi menyelimuti ruangan itu.

"Ngak kok ma, masakannya enak semua" ucap Keandra dan memberikan senyuman paling manis yang ia punya saat ini.

"Kalau begitu kamu habisnya makanannya" ucap Sandra kepada keandra yang hanya dibalas anggukan oleh keandra. Semua orang yang melihat interaksi antara ibu dan anak itu dalam keheningan.

Srekk

Bunyi nyaring yang dihasilkan dari gesekan kursi dan lantai, memecahkan keheningan yang ada didalam ruang makan itu. Terlihat sangat kepala keluarga yang sudah berdiri dari tempat duduknya.

"Sesudah kau makan, temui aku di ruangan kerjaku" ucap Kendrick yang dilayangkan untuk keandra. Sesudah mengatakan itu Kendrick langsung meninggalkan ruangan itu dan langsung menuju kearah ruang kerjanya.

Keandra yang melihat sang ayah langsung meninggalkan ruangan itu Tampa menunggu ia membalas perkataannya, menatap sedih kearah arah perginya sang ayah.

Sandra yang melihat sang anak langsung mengusap-usap kepalanya dengan lembut dan mencoba menyemangati sang anak.

"Syutt, kamu Jagan terlalu memikirkan sikap papa ya, dia hanya sedikit marah padamu. Nantik pasti akan memaafkan mu tetapi ia masih membutuhkan waktu untuk itu. Jadi nantik kamu temui papa diruang kerjanya biar dia gak terlalu marah denganmu ya sayang" ucap Sandra yang dibalas anggukan oleh keandra.

"Iya ma" balas keandra.

"Kalian, lanjutkan makanya" Sandra mengangkat suara. Ketika melihat anak, menantu, dan para cucunya juga berhenti makan karna kejadian tadi.

"Sepertinya aku sudah kenyang nek, jadi kalau begitu aku ke kamar dulu karna aku juga sudah mengantuk" ucap ravael kepada sang nenek, Tampa menunggu jawaban dari sang nenek ravael langsung meninggalkan meja makan.

"Sepertinya deran dan Daren juga akan menyusul ravael, karna besok kita ada ulangan" ucap deran dan menyeret sang kembaran menuju kamar mereka yang berada di mansion itu.

"Keandra yang melihat ketiga anaknya meninggalkan meja makan hanya bisa menetap sedih kepergian mereka bertiga.

"Sepertinya keandra langsung ketempat papa aja ya ma, soalnya keandra sudah kenyang dan takut membuat papa menunggu lama" ucap keandra kepada sang ibunda.

"Tapi kamu baru saja makan tiga siap sayang, habisin dulu makanya. Nantik kamu sakit karna hanya makan sedikit" ucap khawatir Sandra yang melihat sang anak hanya memakan tiga siap makanya dan selebihnya hanya mengaduk-aduk makanan itu.

Transmigrasi papa Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang