9.

9K 481 5
                                        

SEBELUMNYA...

"Jadi kalau papa boleh tau namanya siapa ya" ucap Keandra.

"Semoga bukan dia" batin Keandra sambil merapatkan doa semoga nama yang akan dikatakan oleh anak anaknya itu bukanlah sang prantagonis wanita.

"Namanya itu Natasya wilona"

LANJUT...

Deg

Seketika badan Keandra langsung kaku ketika mendengar nama yang disebutkan oleh deran.

Jonathan dan daren yang melihat gelagat Keandra yang sedari tadi resah ketika mendengar nama dari kekasih hati kedua adiknya itu. Mereka merasa aneh dengan tingkah laku sang papa yang begitu mencurigakan.

"Se-sepertinya p-papa mau ke kamar sekarang deh, soalnya papa sudah ngantuk" ucap Keandra langsung meninggalkan ruangan itu Tampa mendengarkan balasan dari anak-anaknya.

"Bang, papa kenapa seperti orang aneh ketika mendengar nama yang deran katakan" ucap daren kepada Jonathan. Jonathan yang mendengar ucapan dari daren hanya mengangkat bahunya pertanda kalau dirinya tidak tau.

"Abang juga tidak tau" ucap Jonathan. Deran dan ravael mendengar ucapan daren langsung terdiam.

"Sepertinya papa menyembunyikan sesuatu dari kita" ucap Jonathan sekali lagi. Semua orang langsung memikirkan tingkah laku Keandra yang sangat mencurigakan.

"Apakah Natasya anaknya papa" ucap deran. Semua orang langsung terkejut mendengar ucapan dari deran.

"Kenapa kamu langsung terpikirkan kearah situ" ucap Jonathan kepada sang adik.

"Tidak ada itu cuman pemikiran deran saja, soalnya kemungkinan bisa jadi kalau Natasya itu memang anaknya papa didukung papa yang sangat jarang pulang kerumah ini" ucap deran mengutarakan isi pikirannya.

"Itu semua salah, kalau memang Natasya itu anaknya papa, kenapa papa tadi seolah olah tidak mengenalnya,dan kenapa semangat ketika melihat foto yang diberikan oleh ravael tadi" ucap daren. Semua orang yang mendengar ucapan daren langsung menyetujui ucapannya.

Sekarang semua orang kembali melamun memikirkan gelagat aneh papanya.

"AKU TAU" teriak melengking deran yang membuat semua yang ada disana terkejut mendengarnya.

"Kau bisa tidak kalau tau sesuatu itu gak usah teriak" ucap Jonathan. Yang dibalas cenggiran dari deran.

"Jadi apa yang kau tau" ucap Jonathan.
"Kalian ingatkan ucapan deran waktu dirumah sakit, saat papa mengatakan hal aneh tentang kematian dan cara supaya agar papa ngak mencari masalah sama orang yang mau bunuh papa" ucapan deran. Semua orang langsung menganggukkan kepalanya tanda kalau mereka masih ingat perkataan deran.

"Awalnya papa bahagia ketika melihat wajahnya, dan ketika mendengar namanya Natasya gelagat papa seperti orang ketakutan dan papa juga menyembunyikan sesuatu hal dari kita" ucap deran. Semua orang yang mendengar penjelasan deran terdiam. Kemungkinan kemungkinan yang mereka lihat bisa itu memang benar kalau hal yang ditakuti sang papa adalah Natasya Wilona.

"Sekarang kalian semua pergi ke kamar masing-masing biar masalah ini kita bicarakan kesemua orang" ucap Jonathan, mereka yang mendengar ucapan Jonatan menganggukkan kepalanya pertanda kalau mereka mengerti akan ucapan Jonathan.

Disisi Keandra

Brak

setibanya keandra di kamarnya, Keandra langsung mengingat ingat alur novel yang akan terjadi selanjutnya.

"Tenang Kevin, tenang lu pasti bisa. Langkah awal yang harus kita lakuin adalah buat kejadian alur novel yang akan terjadi dan menyusun rencana agar kau tidak terlalu terjerumus kedalam masalah percintaan kedua anak pemilik tubuh" ucap Keandra.

Transmigrasi papa Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang