13.

7.2K 336 2
                                        


SEBELUMNYA....

Hampir dua jam Keandra berkutat dengan laptop yang berada di pangkuannya. Sekarang Keandra mendapatkan apa yang sedari ia cari, dan betapa terkejutnya Keandra ketika melihat kenyataan yang baru saja ia ketahui.

"Ngak mungkin.......

LANJUT...

Brak
Brak
Brak

Pyar

Deran melemparkan sebuah guci yang harganya selangit itu kearah telivisi LED yang berukuran besar. 

Deran frustasi dikarenakan tidak menemukan keberadaan sang papa ketika baru pulang dari acara berkumpul dengan temen gengnya.

"Brengsek"

"DASAR BRENGSEK" teriak frustasi deran.

"Dimana dirimu papa" ucap lirih deran. Tubuhnya langsung meluruh kelantai yang dilapisi dengan karpet bulu yang begitu lembut. Karpet itu berada di setiap ruangan yang berada diruangan dimansiom itu. Tujuan utama kenapa karpet itu berada di setiap ruangan, itu agar sang papa tidak terkena penyakit kalau duduk dilantai.

"Papa, kembalilah kepadaku. Aku tidak bisa Tampa papa disini"  ucap deran dengan pandangan kosong yang menatap kearah dinding.

Rasa di hati deran kembali geram, dikarenakan kelalaian orang-orang yang berada di mansion itu. dirinya langsung berdiri untuk menuju salah satu bodyguard yang berada disekitar situ, dan menyeretnya kerah bajunya secara paksa. "INI SEMUA SALAHMU BRENGSEK, KAU LALAI UNTUK MENJAGA SATU ORANG SAJA BAJINGAN" teriak deran sambil melampiaskan emosinya kearah bodyguard.

Bug
Bug
Bug

Pukulan demi pukulan Keandra layangkan kearah bodyguard itu, dengan pukulan yang tak main-main kencangnya. Sedangkan bodyguard hanya menerima pukulan dari anak majikanya itu Tampa melawan, ia mengaku salah karna lalai untuk menjaga tuan besarnya, hingga ia kecolongan.

Sedangkan semua anggota keluarga besar alexsander yang melihat deran yang menjadikan samsak emosinya kepada bodyguard itu hanya menatap dingin kearahnya. Meraka merasa itu pantas untuk kelalaian mereka yang tak bisa menjaga satu orang saja, dan kalau bagi mereka itu belum seberapa dengan hukuman yang akan mereka semua dapatkan nanti.

Akkk

Teriak deran sekali lagi sambil menarik kencang rambutnya. Sedangkan bodyguard yang menjadi samsak setan tadi sudah tak sadarkan diri. (Kalian bayangkan berapa kuatnya pukulan deran Hinga membuat seseorang tak sadarkan diri)

Sandra yang tidak sanggup lagi melihat kekacauan sang cucu langsung membawanya kedalam pelukannya, dan mengusap-usap punggung lebar deran yang bergetar.

"Stttt, tenang sayang tenang. Kendalikan emosimu, dan kita akan mencari dimana keberadaan anak nakal itu" ucap Sandra. Deran yang mendengar ucapan sang oma hanya diam Tampa merespon.

Sedangkan ravael sudah menangis dipangkuan kakak pertamanya.

"Hik-hik, Abang pa-papa___" belum selesai ravael mengatakan perkataannya lansung dibungkam oleh Jonathan.

"Sttt, jangan mikir macam-macam El. Apapun yang berada di otak kecilmu ini tidak akan pernah terjadi" ucap Jonathan yang mengusap-usap puncak kepala ravael yang berada di dadanya.

Sedangkan daren tangannya sudah memerah dikarenakan darah yang bercucuran keluar dari tangannya, di karna memukul cermin yang berada diruang itu, yang tidak digubris kannya sama sekali. Dirinya kalut mendengar kalau sang papa melarikan diri dari mansion. Pikirannya berkecamuk apa yang membuat papanya kabur, apakah sang papa tidak menyayangi mereka sama sekali Hinga kabur seperti sekarang, pikir daren. Matanya menetap kosong kearah dinding sambil memikirkan kemungkinan-kemungkinan kenapa sang papa kabur.

Keandric, arhan, Manuel yang melihat kekacauan yang terjadi karena berita kaburnya putra/adik bungsu mereka mendesis. Mereka tidak pernah terfikir kalau Keandra berani kabur dari mansion ini. Awalnya mereka berfikir kalau Keandra diculik oleh musuh mereka, tetapi ketika melihat rekaman cctv. Mereka melihat kalau Keandra sendirilah yang memiliki niat untuk pergi kabur dari mansion ini. Dan ketika mereka mencari kemana Keandra pergi dengan koneksi mereka. semuannya gagal karna, ketika setiap mereka mencari dimana titi terang keberadaan Keandra mereka selalu kesusahan karna ada seseorang yang mencoba menyembunyikan ya. Mereka sempat berfikir apakah ini ulah Keandra sendiri atau ada orang lain dibelakangnya, tetapi ketika mereka pikirkan sekali lagi, itu semua tidak mungkin karna Keandra tidaklah bisa bermain di bidang IT. Dan mereka mencoba menepis itu sementara waktu, yang mereka butuhkan sekarang hanyalah mengetahui Diaman keberadaan Keandra saat ini.

***

"maaf tu-tuan, nyonya, tuan muda, dan nona muda kami tidak bisa menemukan titik keberadaan tuan Keandra" ucap takut-takut salah satu pengawal yang ditugaskan untuk mencari dimana keberadaan Keandra.

"Apa, coba kau katakan sekali lagi padaku" ucap geram daren. Bodyguard yang mendengar ucapan daren menggigil ketakutan. Karna yang menanya kepada mereka adalah daren orang yang paling sadis diantara anak-anak Keandra yang lain dan misterius. Semua anggota keluarga yang berada di sana pun meras terintimidasi oleh aura daren yang sangat pelat diruangan itu.

"Ka-kamu ti-tidak bisa menemukan tuan Keandra dimana pun" ucap bodyguard itu dengan kepala menunduk.

"BODOH" teriak daren. Tampa bisa dicegah daren langsung membongkem bodyguard itu dengan pukulan maut, yang dimana bodyguard yang mendapatkan pukulan dari daren langsung jatuh tak sadarkan diri karna pukulan daren yang tak main-main kuatnya.

Bug
Bug
Bug

"SUDAHKU BILANG UNTUK MEMBAWA BERITA BAGUS KEPADA DIRIKU BAJINGAN KAPARAT" teriak melengking daren.

Semua orang meringis ngeri melihat daren yang untuk pertama kali semarah ini, biasanya mereka hanya melihat daren dengan pembawaan yang tenang bagaikan air walaupun kata misterius tidak terlepas dirinya, dan  sekarang untuk pertama kalinya mereka melihat  daren mengeluarkan taringnya dengan kemarahan yang meluap-luap.

"pergi"

"Pergi kalian, dan jangan pernah kembali ketika kelainan semua belum menemukan keberadaan papa" ucap daren dengan tajam.

"Baik tuan muda, kami pamit" ucap salah satu rekan pengawal yang pingsan karna ulang daren tadi. Mereka langsung mengangkat rekan mereka yang pingsan dengan terburu-buru sebelum daren menggubah pikirannya dan menghukum mereka lebih berat lagi, dan meninggalkan anggota keluarga besar alexsander.

"Tenangkan dirimu boy" ucap Keandric dari belakang daren sambil mengusap punggung daren  daren hanya menghanguskan kepalanya ketika mendengarkan ucapan sang opa.

"Arhan, coba kau kerahkan lebih banyak anak buahmu untuk mencari keberadaan Keandra dan suruh mereka memeriksa tiket pesawat diatas namakan Keandra, dan tutup mulut pengawal dan maid yang berada disini untuk tidak membocorkan kalau Keandra tidak ada di pengawasan kita" ucap keandric, dan dianggukan mengerti oleh arhan.

"Dan untuk Daniel, prince, dan prince coba kalian korek lagi latar belakang orang itu. Apakah dia merupakan dalang dari belakang ini, dan awasi orang-orang yang ada didalam organisasi itu. Opa rasa mereka ada sangkut pautnya dengan kematian mama kalian yang terasa menjangal" ucap keandric, yang dibalas anggukan oleh mereka bertiga.

"Dan untuk deran dan ravael coba kalian lebih mendekatkan diri kearah gadis itu. Opa merasa janggal dengan nya karna latar belakangnya yang tidak jelas dan susah ditembus" ucap keandric.

"Baik opa" jawab mereka berdua.







































Gimana ceritanya Mimin kali ini bagus tidak, kalau ada kata-kata yang salah maaf ya. Kan wajah ya kalau orang salah-salah sedikit, kalau salah coba kalian komen bukannya digosting!!!

Transmigrasi papa Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang