SEBELUMNYA...
Para sahabat duo d sudah menanyakan apa gerangan yang membuat mereka berdua begitu marah, tetapi mereka tidak mendapatkan jawabannya sama sekali yang ada malah mereka yang akan ditatap dan membuat mereka terintemi dasi akan hawa mereka.
LANJUT...
Kini anak-anak Keandra baru saja pulang dari sekolah dan memasuki mansion dengan berjalan angkuh, gaya mereka kembali yaitu dingin dan tegas.
Menurutnya menjadi lemah Demi sang papa itu hanya sebentar saja. Rasanya memang beda Tampa sang papa disamping mereka, apalagi perhatian-perhatian yang ditunjukan oleh papanya membuat mereka kecanduan. Tetapi, jika diri mereka selalu lemah papanya akan kesenangan diluar sana Tampa adanya mereka disisinya.
"Akan Ku rantai kakimu jika bertemu denganku papa" geram deran. Dirinya begitu frustasi dikarenakan pencarian sang papa tidak ada perkembangan sama sekali. Deran dan ravael yang mendengar ucapan daren bergidik ngeri, selama mereka hidup didunia ini pertama kalinya mereka melihat daren semarah ini.
Mereka bertiga langsung menuju kearah ruang santai, sesampainya mereka disana mereka melihat Jonathan yang sedang duduk disana dengan laptop yang berada di pangkuannya dan jangan lupakan cangkir kopi yang menemaninya.
Brak
Jonathan terlonjak kaget mendengar suara gebrakan dari pintu masuk yang ditutup dengan paksa. Jonathan melihat kearah asal suara yang membuatnya kaget, dan dia melihat ketiga adiknya dengan suasana hati yang sama dengan beberapa hari belakangan ini.
Huff
Jonathan hanya mempunyai menghela nafasnya, sudah beberapa hari ini adik-adiknya dalam suasana hati yang begitu buruk. Dirinya pun begitu tetapi dirinya masih mampu untuk bersifat dewasa karna ia adalah anak sulung di keluarga ini. Dan yang membuatnya lebih heran adalah daren. Dirinya baru pertama kali melihat manusia Tampa ekspresi itu semarah ini. Dulu, walaupun daren marah ia akan tetap berwajah datar sampai-sampai orang-orang tidak tau dengan suasana hatinya daren walau itu marah wajahnya akan tetap datar, bahagia wajahnya akan tetap datar. Sampai-sampai orang mengatakannya manusia yang tidak mendapatkan ekspresi ketika diciptakan oleh Tuhan.
"bisakah membuka pintunya Tampa membanting" ucap kesal Jonathan.
"Tidak" jawab singkat ravael.
Mereka bertiga langsung meluruhkan tubuhnya kearah sofa. Jonathan yang melihat adik-adik hanya bisa menatap iba. Dirinya juga sama dengan mereka, yang menikmati perubahan sang papa dan sakit ketika mengetahui kalau dia kabur dari mereka. Dirinya berfikir apa hal yang membuat sang papa nekat untuk pergi dari mereka. Apakah ini ada sangkut pautnya dengan seseorang yang disukai oleh adiknya itu.
"Apakah kalian melihat hal aneh yang dilakukan oleh orang yang kalian suka" tanya Jonathan kepada deran dan ravael.
Bukan Tampa sebab dia menanyakan itu. Dirinya merasa aneh ketika sang papa yang tiba-tiba berlagak aneh ketika mendengar nama Anatasya Wilona.
Deran dan ravael yang mendengar ucapan sang Abang hanya menggelengkan kepalanya, pertanyaan kalau mereka tidak menemukan hal aneh yang dilakukan oleh gadis itu. Jonathan hanya menganggukkan kepalanya tanda kalau dirinya mengerti dengan ucapan sang adik.
Seketika ruangan itu terasa sunyi Tampa ada satupun suara yang dikeluarkan dari mereka semua. Dan dengan tiba-tiba suara gebrakan dari meja membuat mereka semua terkejut.
Brak
"Kemarin gua ngeliat tunangan bang deran bertemu sama orang misterius, Dengan pakaian hitam di taman belakang sekolah dan dia seperti menerima sesuatu dari orang itu" ucap ravael.
KAMU SEDANG MEMBACA
Transmigrasi papa
Fiksi RemajaTidak pernah berbayang di dalam hidupnya. Kenzie kalau dirinya akan menjadi seorang ayah antagonis dan protagonis pria di novel yang dibuat oleh temen perkantorannya. "Jadi duda nih? Belum juga esek esek udah jadi duda aja monyet" *** Kenzie Agustin...
