SEBENARNYA...
"Dan untuk deran dan ravael coba kalian lebih mendekatkan diri kearah gadis itu. Opa merasa janggal dengan nya karna latar belakangnya yang tidak jelas dan susah ditembus" ucap keandric.
"Baik opa" jawab mereka berdua.
LANJUT...
Keandra baru saja menyiapkan serapan paginya atau bisa disebut serapan siang dikarenakan hari yang sudah menunjukan pukul 11.00 siang. Ternyata berjauhan dengan anak-anaknya itu membuatnya bebas melaksanakan apapun, dan memakan sesuatu sesuka hatinya. Karna selama ini dirinya selalu diawasi gerak-geriknya oleh sang anak, walau itu hanya memakan mie intan dirinya akan ditatap dengan tajam kalau dirinya ketauan memakan makanan yang tidak sehat itu. Dan yang paling parahnya ia akan dikurung didalam kamar seharian, Tampa bisa melakukan apapun aktivitas selain tidur dan menonton televisi, Sungguh membosankan.
Tetapi walaupun begitu Keandra senang karna ada orang yang menghawatirkan dirinya, tetapi kali ini dirinya butuh revesing untuk merilekskan pikirannya, Tampa diganggu oleh orang rumah satupun.
Keandra langsung menggelengkan kepalanya menghilangkan pikirannya tenteng anak-anak sementara waktu. Keandra bersiap-siap untuk meninggalkan hotel dan menuju apartemen yang baru saja ia beli.
Tidak membutuhkan waktu yang lama Keandra sudah siap dengan barang-barangnya dan mengganti baju yang lebih tertutup agar para pengawal keluarganya tidak mengetahuinya. Dia yakin kalau keluarganya telah menyebarkan para pengawal untuk mencari keberadaannya berada. Apalagi hotel yang Keandra tempati saat ini adalah aset keluarganya, dan dia berhasil menginap disini semalam dengan damai Tampa ketahuan kalau dirinya menginap disini. Itu dikarenakan ia memintaku tolong kepada taksi online yang ia pesan semalam untuk memesankan salah satu kamar hotel dengan menggunakan nama bapak taksi online, dan untungnya hotel keluarga ini bukanlah hotel bintang lima melainkan bintang tiga yang dimana itu membuat bapak taksi online tidak dicurigai.
Keandra langsung keluar dari dalam hotel dan menuju resepsionis untuk menyerahkan kunci kamar yang disewa oleh bapak taksi online. Ketika Keandra menuju lif untuk turun kelantai satu, tiba-tiba jantungnya bersama mau copot dikarenakan dia melihat bodyguad keluarganya yang berisi tiga orang didalamnya. Keringat dingin bercucuran dari dahi Keandra, dengan tangan yang menggigil Keandra langsung menekan tombol 1.
Kenapa Keandra bisa mengetahui kalau itu adalah salah satu bodyguard keluarganya?. Itu ditandai dengan lambang kalajengking di bajunya.
Sedangkan para bodyguard yang melihat tingkah laku keandra yang aneh langsung menyergitkan dahinya.
Apakah semenakutkan itu mereka hingga Keandra langsung menggigil melihat mereka. Tetapi mereka memilih abai tentang itu, karna tujuan mereka hanya untuk mencari tuan mereka, kalau mereka tidak menemukannya nyawa merekalah yang akan menjadi taruhannya.
Tak terasa Keandra sudah berada dilantai satu, dengan terburu-buru Keandra langsung meninggalkan ketiga bodyguard yang masih berada didalam lif.
"Apakah kita semenyeramkan itu Hinga dia langsung pergi begitu saja"ucap salah satu bodyguard.
"Sepertinya begitu"ucap dua lainya yang menyetujui ucapan rekan mereka.
*
Tak terasa sekarang Keandra sudah berada didalam unit apartemen yang baru saja ia beli. Terlihat ruangan yang begitu luas dengan perabotan-perabotan yang begitu lengkap didalamnya, dan jarak antara ruangan satu dengan yang lain begitu jauh.
"Hah, selamat datang wktu yang damai untuk sementara waktu" ucap Keandra sambil merenggangkan otot-otot tubuhnya yang terasa kaku. Dikarenakan baju yang Keandra pakai agak pendek, dan ketika Keandra mengangkat tangannya keatas otomatis bajunya akan ikut keatas dan memperlihatkan perut buncit keandra, Tampa sengaja matanya melirik kearah cermin yang melekat kearah dinding dan memperlihatkan perutnya. Keandra merasa bersalah dengan pemilik tubuh yang asli yang susah payah menciptakan otot ditubuh ini dan dengan gampangnya dirinya menghilangkannya. Tetapi jangan salahkan Keandra sepenuhnya salahkan saja anak-anak nya yang menyiapkan satu ruangan khusus yang dijadikan sebagai mini market mini di kamarnya.
"Cih, Tampa otot pun diriku akan tetap mengalahkan ketampanan semua keturunan alexsander" ucap sombong Keandra.
Hay, tolong katakan darimana datanya kata dia yang paling tampan di keturunan alexsander yang begitu wow. Jika dibandingkan dengan Keandra maka Keandra yang berada paling bawah, dikarenakan semua keturunan alexsander(-keandra) memilki postur tubuh, wajah, dan harta yang sangat diinginkan oleh setiap orang. tetapi kalau masalah siapa yang paling imut maka Keandra lah yang paling teratas.
***
Plak
Suara tamparan menggelegar disuatu ruangan yang terlihat tiga orang didalamnya, satu laki-laki dan dua perempuan. Dan seseorang yang ditampar adalah perempuan yang lebih terlihat muda daripada perempuan yang satunya.
"Sudak ku bilang kepadamu gadis sialan untuk mendekati mereka berdua, dan porotti harta mereka" ucap menggelegar dari sang pria yang menampar perempuan yang paling muda.
"A-aku sudah berusaha a-ayah" lirih gadis itu yang diketahui adalah anak dari pria yang menamparnya tadi.
"Ta-tapi mereka berdua menjauh beberapa hari ini dikarenakan ada seseorang yang mendekatinya" ucap gadis itu dengan menundukkan kepalanya.
"Siapa, siapa gadis itu" ucap pria itu dengan nafas yang kembang-kempis menandakan kalau dirinya sedang menahan emosi yang kapan saja akan meledak.
"Na-namanya Anatasya ayah" ucap gadis itu.
"Kau urus itu, dan ketika kau menemui diriku membawa kabar baik"ucap pria itu dan langsung meninggalkan ruangan itu dan diikuti oleh wanita yang menyaksikan sedari awal drama itu. Ia adalah ibu kandung dari gadis itu dan istri dari pria yang menampar gadis itu.
"Awas kau Natasya" ucap gadis itu dengan mengetatkan giginya dengan tatapan penuh kebencian ketika menyebutkan nama wanita yang bernama Natasya.
***
Didalam sebuah ruangan kelas yang terasa begitu sesak ketika seseorang yang masuk kedalamnya. Terlihat seorang pria yang membawa hawa yang sangat menyesakan itu dlm keadaan yang tidak bisa dikatakan baik dengan mata yang menyorot tajam kearah papan tulis yang seakan-akan siap untuk melubangi papa tulis itu. Semua orang yang berada disana hanya diam bagaikan patung dan berusaha untuk tidak membuat singa jantan itu mengamuk.
Dia adalah Rafael, dirinya begitu marah karna tidak mendapatkan kabar dari sang papa dua hari ini. Ketika para bodyguard yang diutuskan untuk mencari sang papa lagi-lagi membawa kabar yang sama seperti sebelum-sebelumnya.
Para sahabat rafael pun tidak berani mengganggunya yang dalam suasana hati yang tidak baik-baik saja. Mereka merasa aneh kenapa mood ravael dua hari ini begitu buruk, dan ketika mereka mencoba untuk menanyakan sesuatu padanya yang ada ravael yang akan mengamuk dan akan memukul siapapun yang bisa ia gapai walaupun itu guru sekalipun.
***
Tidak berbeda jauh dengan kelas duo d yang begitu mencekam dan lebih menyesakan dari pada kelas ravael.
Duo d mengeluarkan aura yang begitu mengindentifikasi lawannya. Semua orang disana bertanya-tanya apa hal yang membuat Duo d.
Para sahabat duo d sudah menanyakan apa gerangan yang membuat mereka berdua begitu marah, tetapi mereka tidak mendapatkan jawabannya sama sekali yang ada malah mereka yang akan ditatap dan membuat mereka terintemi dasi akan hawa mereka.
Hallo, gimana nyambung gak cerita Mimin dengan cerita sebelumnya. Mimin merasa ada yang kurang tapi Mimin ngak tau itu apa. Coba kalian komen nantik ya biar Mimin bisa memperbaiki atau menambahnya....
KAMU SEDANG MEMBACA
Transmigrasi papa
Novela JuvenilTidak pernah berbayang di dalam hidupnya. Kenzie kalau dirinya akan menjadi seorang ayah antagonis dan protagonis pria di novel yang dibuat oleh temen perkantorannya. "Jadi duda nih? Belum juga esek esek udah jadi duda aja monyet" *** Kenzie Agustin...
