11.

9.3K 397 2
                                        

SEBELUMNYA...

Semua orang yang berada disana melihatkan taringnya, dan bodyguard dan maid yang ada disekitar sana merinding melihat taring semua orang mengeluarkan taringnya.

LANJUT...

Disebuah gedung tua terbengkalai ditengah hutan terdapat beberapa orang yang sedang mengacungkan senjata, dan terlihat mayat dan darah yang berceceran disana. Terlihat dua kelompok mafia yang saling tembak menembak. Kelompok mafia itu adalah Demon king dang blue diamond.

Dor
Dor
Dor

Kedua mafia itu saling menembak satu sama lain walaupun kelompok dari demon king kalah jumlah tetapi cara bertarung mereka tidak bisa diragukan dikarenakan anggota lawan yang banyak terkapar dilantai dibandingkan dengan anggota mereka."Kalian mau apa hah bajingan" teriak salah satu dai orang yang berada disana. Dia adalah pemimpin dari kelompok blue diamond yang bernama BERNART KAVIER.

"Jangan banyak bicara bernart, kau tau kedatangan saya kesini untuk apa dan kau bersikeras untuk tidak mau memberitahu kepada saya kemana bajingan itu pergi" ucap arhan kepada bernart dengan tatapan tajamnya, dan mengarahkan pistolnya ke arah kepalanya bernart.

"Sudah saya katakan king Alexsar, kalau saya tidak tau dimana dia berada" ucap berarti kepada arhan dengan rahang yang mengeras dn tatapan tajamnya. King alexsander adalah nama samaran yang digunakan oleh arhan didunia bawah dan juga memakai topeng agar musuh-musuhnya tidak mengetahui identitas aslinya, karna dia tau kalau sampai musuh-musuhnya tau identitas aslinya maka keluarganya akan menjadi sasaran dari musuh-musuhnya.

"Kau pikir diriku bodeh bernart, saya tau kau yang telah menyembuhkannya dan saya disini menanyakan dimana kau telah menyembunyikan bajingan itu, kalau kau tidak mau memberi tahu kepada saya maka keluargamu lah yang kan menanggung akibatnya" ucap arhan. Bernart yang mendengar itu menggeram dirinya tahu siapa yang menjadi lawannya saat ini bukanlah orang biasa dan dia juga tau kata-kata yang dia ucapkan bukan hanya sebuah bulan semata.

"Okeh saya akan mengatakan dimana dia berada tapi saya mohon jangan sentuh keluargaku king alexsar" ucap bernar dengan tatapan tajamnya. Artur yang mendengar itu menyeringai. "Baiklah, jadi dimana kau menyembunyikannya" ucap artur.

"Dia berada di gedung tua didekat dermaga yang berada disebelah Utara pantai ****" ucap berarti. Artur yang mendengar itu menyeringai puas karna tujuan dirinya kesini sudah diselesaikan.

Dor

Artur memberi tembakan kearah kepala bernart. "Selamat tinggal bernart dirimu sudah tidak kuperlukan lagi karna tujuanku disini sudah kudapatkan jadi lebih baik dirimu mati dan salah satu dari beban dunia telah hilang" ucap artur dengan tatapan tajamnya dan seringaian kejamnya, semua orang yang ada disana bergidik ngeri melihat artur yang seperti iblis yang tidak memiliki hati, Artur langsung melangkah keluar dari ruangan itu. "Bakar gedung ini dan hilangkan jejak yang tertinggal" ucap artur kepada anak buahnya sebelum memasuki mobilnya dan meninggalkan kawasan itu dengan tatapan dinginnya.

.
.
.
.
.
.

Terlihat disebuah ruangan terdapat beberapa orang yang sedang berdiskusi mereka berjumlah tujuh orang. "Bagai mana rencana kita untuk kedepannya"ucap seorang wanita yang berada diruangan itu, dari perawatannya dia adalah wanita tomboy dengan tato yang hampir memenuhi tubuhnya.

"Kita lihat dulu situasi kedepannya, kita semua tau musuh yang kita lawan sekarang bukan orang sembarangan dan yang kita sakiti merupakan berlian yang keluarga itu dan kita semua tau apa yang akan mereka lakukan kedepannya" ucap salah satu laki-laki yang berada disana sambil memutar-mutar katana yang ada ditangannya.

Transmigrasi papa Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang