[Season 2] Gym Buddy

812 36 0
                                    



~

Gym Exclusive di Bangkok

Sky mengatur waktu dengan cukup matang meskipun jadwalnya penuh. Malam itu, ia memutuskan untuk mengajak Nani gym bareng. Selain untuk menjaga kebugaran tubuh mereka sebagai aktor, Sky juga merasa ini kesempatan santai untuk melepas penat dari rutinitas shooting yang padat. Ia bahkan mengajak Tay, salah satu captain imina Skynani, yang langsung setuju tanpa pikir panjang.



~

"Gue nggak nyangka lo beneran ngajakin gue gym," komentar Nani sambil memandang interior gym yang modern dan penuh peralatan canggih. Ia mengenakan kaos hitam pendek dengan celana training abu. "Biasanya lo sibuk kan? Apa ini cara lo ngajak gue quality time?"

Sky yang sudah mengenakan tank top olahraga hitam dan celana training pendek, hanya tertawa kecil. "Gue serius soal kesehatan, bro. Lagian, lo kan juga butuh olahraga biar nggak cuma nonton gue pas shooting."

"Padahal itu salah satu hiburan gue," balas Nani santai sambil nyengir, membuat Sky geleng-geleng kepala.

"Eh, jangan lupa, Phi Tay bakal dateng juga." tambah Sky sambil memulai pemanasan.

Beberapa menit kemudian, Tay muncul dengan gaya khasnya yang selalu enerjik. "Oke, gue siap! Hari ini kita bakal push limit!" serunya dengan nada semangat. Tay langsung menyalami Sky dan Nani sebelum memulai sesi mereka dengan personal trainer.



~

Sky terlihat sangat serius saat mengangkat dumbbell dengan gerakan yang teratur, otot-otot lengannya terlihat semakin menonjol dengan setiap repetisi. Nani, yang awalnya mencoba mengikuti gerakan Sky, justru lebih sering melirik ke arah Sky dengan ekspresi malas-malasan.

"Lo yakin ngajak gue buat gym? Gue lebih cocok jadi cheerleader lo kayaknya," kata Nani sambil duduk di bench press, tangannya sibuk menggulung lengan kaos-nya yang sudah pendek.

Sky mendongak, menghapus keringat di dahinya dengan handuk. "Coba fokus, Nan. Kalo lo nggak olahraga, gue bakal bilang ke trainer lo buat push lebih keras."

"Tenang aja, Sky," sela Tay yang sedang menggunakan alat rowing, "Nani emang lebih cocok jadi tim support. Dia mah diam-diam, tapi killer."

"Yoi, gue killer pas nonton lo semua struggle," sahut Nani sambil tertawa kecil, membuat Tay dan Sky melotot pura-pura sebal.



~

Meski ada trainer yang membantu, Nani hanya bertahan sekitar 15 menit sebelum memutuskan untuk duduk di dekat treadmill, menonton Sky yang berlatih dengan intens. Ia memasang pose santai, menyesap air dari botolnya.

"Lo tuh ya, males banget," sindir Tay sambil mendekati Nani, duduk di sebelahnya. "Tapi jujur, gue suka liat lo berdua. Chemistry kalian tuh natural banget."

Nani menghela napas, tersenyum tipis. "Mungkin itu efek dari fans yang terus-terusan nge-ship. Kita jadi terbiasa."

"Bukan cuma efek fans, Nan. Lo liat Sky tuh," Tay menunjuk ke arah Sky yang sedang melakukan pull-up dengan sempurna. "Orang lain pasti ngira lo beneran suka dia."

"Eh, nggak usah sotoy," jawab Nani pura-pura cuek, tapi matanya tetap terpaku pada Sky.



~

Akhir Sesi Gym

Setelah hampir satu jam, Sky akhirnya menyelesaikan sesi latihannya. Ia berjalan ke arah Nani yang masih terlihat segar, sama sekali tidak berkeringat.

"Gue udah tau lo bakal gitu. Males-malesan sambil nonton gue," Sky menyodorkan handuk bersih ke Nani.

"Lo udah cukup buat ditonton, jadi gue nggak perlu capek-capek," balas Nani sambil mengambil handuk itu.

Tay hanya tertawa melihat interaksi mereka, lalu melirik ke trainer. "Mereka ini udah kayak couple beneran ya, Phi?"

Trainer itu hanya tersenyum, tidak ingin ikut campur, tapi diam-diam dia sudah paham kenapa fans begitu tergila-gila pada mereka berdua.

"Next time, gue yang bakal mimpin sesi. Lo nggak boleh males, Nan," ujar Sky sambil menepuk bahu Nani dengan nada setengah mengancam.

Nani mengangkat bahu dengan senyum tipis. "Liat aja nanti. Mungkin gue bakal lebih niat kalo lo bayarin makan gue abis ini."

Sky tertawa kecil. "Deal. Tapi lo harus olahraga beneran minggu depan."

Nani tidak menjawab, hanya menatap Sky dengan pandangan penuh makna, sementara Tay diam-diam mengambil foto mereka berdua untuk koleksi shipper pribadi. "Imina Skynani abadi, bro," bisiknya pelan.






TO BE CONTINUED~

Imina SkyNani | Behind the ScenesTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang