🕊Ch {18}

2.2K 166 6
                                        

Happy Reading

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Happy Reading

....

Malam ini, Axvel mengajak Louis untuk berkencan dengannya. Tidak, lebih tepatnya untuk menemani Axvel yang mengajak Keponakannya pergi ke Taman Hiburan.

Kakak laki-laki Axvel menyuruh laki-laki itu untuk menjaga Putranya pada malam ini, sebab pria itu ingin menghabiskan waktu berdua dengan istrinya untuk merayakan Anniversary pernikahan mereka.

Karena kebetulan Kakak Axvel dan Louis tinggal di gedung Apartemen yang sama, Axvel mengajak Louis untuk menemaninya mengajak Keponakannya bermain di Taman Hiburan.

Louis yang memang suka jalan-jalan langsung mengiyakan. Lagipula, dirinya juga sangat menyukai anak kecil.

Melihat anak laki-laki imut berusia lima tahun dalam gendongan Axvel, Louis langsung terpanah. Pemuda itu merasa bahwa Keponakan sahabatnya itu begitu menggemaskan.

"Halo, siapa namamu?" Louis bertanya dengan senyuman ramah pada Keponakan Axvel yang sedang memeluk erat leher Pamannya itu.

Apartemen Kakak laki-laki Axvel berada di lantai 21, tepatnya satu lantai di atas lantai Apartemen Galen.

Dan saat ini, mereka sedang berada di lorong lantai Apartemen Galen. Louis berniat bertemu dengan Axvel di lantai atas, namun ternyata laki-laki itu sudah turun dengan Keponakannya, ingin menjemput dirinya. Mereka malah tidak sengaja bertemu di lorong lantai 20.

Menatap Louis, anak itu menjawab singkat dan malu-malu. "Yujin."

"Nama yang bagus. Gemasnya." Louis tersenyum lebar seraya mencubit pelan pipi chubby Keponakan Axvel.

Melihat interaksi Sahabat dan Keponakannya, Axvel hanya mendengus pelan. "Menggemaskan darimananya?" Gumamnya pelan.

Namun, Louis dan Yujin mendengar gumaman laki-laki itu.

PLAK!!

"Aw!" Axvel menutup mulutnya yang baru saja ditampar oleh Keponakan dalam gendongannya. Ia melotot tajam pada bocah itu.

Louis yang baru saja melihat bagaimana anak yang baru saja dirinya puji menggemaskan menampar mulut Axvel dengan keras sedikit terkejut.

"Kau lihat? Anak ini adalah Iblis." Ucap Axvel pada Louis yang masih menatap padanya dengan terkejut.

Mendengar perkataan Pamannya, Yujin berubah cemberut. Dan tiba-tiba saja anak itu menangis histeris hingga membuat Axvel yang tengah menggendongnya merasa akan tuli mendengar tangisan menggema Keponakannya itu di telinganya.

"HUAAAA!!"

Louis lagi-lagi terkejut melihat Yujin yang tiba-tiba saja menangis dengan suara keras di lorong Apartemen dimana ia dan Pamannya tinggal.

Menghela napas, Axvel akhirnya mencoba berbicara dengan suara lembut. "Berhenti menangis, aku hanya bercanda. Seperti yang dikatakan oleh Kakak Louis, kau sangat menggemaskan, ew."

Dein GiftCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang