Sore harinya didiet tampak sangat ceria selesai mandi. Ia menghampiri ibunya yang sedang mengobrol santai dengan annet.
"Sehat mba?" Tanya didiet.
"Alhamdulillah sehat dong. Memang nya mas didiet yang baru sembuh sakit" canda annet.
"Tidak sakit mba, cuma kecapean saja. Sekalian alasan karna rindu papa dan mama" balas didiet.
"Ah kalo rindu gak perlu sakit, bilang saja nanti kita pasti datang" ungkap titiek.
"Tapi gak barengan gini kan? Gak ada momentnya gitu." Elak didiet.
"Mba annet kapan menikah?" Tanya didiet iseng.
"Aduhh! Masih lama mas, fokus sama karir dulu. ."
"Mba annet berapa saudara? Pasti seru sekali kalo punya saudara ya mba."
"Iya begitulah mas. ."
"Mengapa? Mengapa tanya begitu? Kok tiba-tiba."
"Ya gak adil saja, papa punya kakak dan adik mama juga begitu. Mengapa didiet tidak punya?" Tanya didiet yang mendapat Jawaban tawa antusias dari titiek dan senyum dari annet.
prabowo datang setelah selesai mandi dengan beberapa lembar pekerjaan ditangannya. Kedatangan prabowo membuat annet pamit pergi meninggalkan keluarga kecil itu untuk lebih instens bersama.
Rudi dan andi datang berdiri disamping prabowo sambil menggenggam beberapa kertas ditangan juga.
"Ngapain pa?" Tanya didiet cepat.
"Ada kerjaan sedikit."
"Nanti saja kerjaannya habis makan malam. Ikut obrolan kita dulu.." pinta didiet.
"Biar saja. . " Ucap titiek pelan memperingatkan didiet sambil tersenyum mengelus bahunya.
Prabowo yang masih fokus berargumen dengan ajudannya membuat didiet menyipitkan mata. Membuat ide jahil muncul dikepalanya.
"Jadi siapa cinta pertama mama?" Tanya didiet tiba-tiba yang membuat semua disana kompak melirik titiek.
Senyum menyala dikedua pipi titiek. "Kenapa tanya begitu?"
"Mau tau saja! Tidak mungkin papa kan? Mama kan cantik pasti dulu banyak yang naksir"
"Apa sih. . " Titiek tertawa kecil enggan menjawab. Beberapa kali ia mengelus kedua pipi anaknya itu dengan gemas sementara didiet tertawa.
Prabowo masih berusaha fokus pada kertas-kertas dihadapannya. Sementara rudi dan yang lain sibuk curi pandang titiek dan didiet diseberang meja.
"Pindah ah, ganggu orang yang lagi kerja gak boleh. . " Ucap titiek seraya beranjak bangun.
"Ah enggak. Sudah selesai pekerjaannya" balas prabowo memberikan kertas-kertas ditangannya kepada rudi dan annet.
Keduanya permisi beranjak pergi.
"Pa, bagaimana keadaan di indonesia?" Tanya didiet.
"Baik. Semua baik. . Yahhh sedang berproses kearah yang lebih baik" jawab prabowo.
Didiet menceritakan soal hashim yang memberitahunya bagaimana ia bertemu dengan istrinya.
Didiet juga menanyakan soal keluarga masih. Didiet juga memberitahu sigit, tutut sering menghubunginya. Tak lupa tomy menjadi sosok yang paling sering menghubunginya.
Begitu juga bianti dan hashim, atau maryani yang akan tiba-tiba datang berkunjung. Didiet juga memberitahu bahwa hashim sangat cerewet melebihi 'papa'nya. Sontak saja pernyataan itu membuat titiek maupun prabowo tertawa.
Didiet juga menceritakan ia berhubungan baik dengan sepupu-sepupunya.
Akrab dengan teman-temannya, dan ia sedang mencari beberapa relasi untuk memperluas bisnis yang sedang ditekuninya.
KAMU SEDANG MEMBACA
KESETIAAN
FantasyKisah ini bukan tentang titiek dan prabowo, kisah ini tentang penyatuan dua keluarga yang besar, berpengaruh pada masanya. Dua keluarga yang sangat berbeda budaya dan latar belakangnya. Banyak yang berkata, kisah mereka berakhir dengan tragedi nan...
