Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

KEBIASAAN

5.4K 198 88
                                        

Didiet menelpon titiek memintanya untuk datang keparis bersama prabowo.
Ia mengatakan akan mengadakan sebuah acara pameran seni bersama teman-temannya.
"Kok suruh mama yang bilang? Kamu saja yang langsung telpon" ucap titiek.

"Enggak ah! Mama saja yang bilang papa ya. Ngomongnya pas ketemu saja biar lebih jelas"

"Ahh kamu ini. . " Balas titiek dengan tawa kecilnya.
Disudut telpon terdengar didiet juga ikut tertawa.

Prabowo sedang melakukan pertemuan bisnis kali ini. Pertemuan berjalan lancar.

Ia juga mendapat telepon dari pengacara yusril mengingatkan ada pertemuan dengan beberapa rekan-rekannya nanti malam.

Dirumah bianti sore harinya hashim, prabowo, fadlyzon dan beberapa orang lainnya sedang berkumpul membahas strategi kampanye yang akan berlangsung sebentar lagi.
Hashim yang selalu blak-blakan langsung saja membahas soal pro dan kontra keterlibatan keluarga cendana. Dan hashim mengatakan bahwa ia bagian dari kontra.
"Bagaimana dengan mas?" Tanya hashim pada kakak iparnya itu yaitu suami dari bianti"

"Ya memang ada baiknya kita harus memilah, menghitung dengan tepat baiknya bagaimana"
Jawabnya.

"Tidak tepat juga kamu bahas hal ini disini" ucap prabowo Mengingatkan adiknya pada adanya beberapa orang lain yang bukan keluarga ada disana.

"Saya sengaja bahas, karna saya tau mereka pro dengan kehadiran keluarga cendana" jawab hashim merujuk pada fadlyzon dan 2 orang lainnya.

"Jika kita menelaah kampanye yang lalu, kehadiran ibu titiek cukup baik pak. Menghindari isu permusuhan antara dua keluarga" jawab salah seorang mengingatkan.

"Lagipula jika kita mengingat sebenarnya kedua belah pihak sama-sama mengalami masa yang sangat sulit ditahun-tahun itu pak" sambung orang kedua.

Fadlyzon mulai khawatir akan terjadi sesuatu sebab ia sudah bertahun-tahun ikut prabowo dan cukup mengenal sosok adik laki-laki tunggal atasannya itu.
Dan benar saja, hashim marah mendapat jawaban itu.
"Apa? Enak saja kamu bilang begitu! Sama bagaimana?" Teriak hashim emosi.

"Heyy. . Ada orang yang lebih tua disini. ." Prabowo menegur hashim, mengingatkan ada kakak iparnya dan juga dirinya disitu.

"Sebaiknya yang lain keluar dulu. . " Pinta kakak iparnya itu.

Prabowo menyetujui hal itu. Mereka langsung berdiri dan izin tunggu diluar lebih dulu. Kedua orang itu keluar ruangan dengan suasana hati yang sangat tidak menduga sosok hashim yang dikenal ramah dan ceria itu sangat sensitif saat membahas perihal keluarga cendana.

Setelah fadlyzon dan yang lainnya keluar, soedrajad mengingatkan hashim "lain kali jangan tampaknya isi hatimu didepan oranglain, isi hatimu cukup jadi rahasiamu saja" tuturnya.

"Saya kesal mas. . Bisa-bisanya mereka bilang sama saja. . Apa yang terjadi pada keluarga kita jelas berbeda tidak sama.. Saya marah dan tidak terima jika disama-samakan. Apanya yang sama??
Pak harto lengser karna jalan yang dipilihnya sendiri, anak-anaknya mendapatkan berbagai masalah adalah karna tingkah mereka sendiri. Segala keterpurukan yang terjadi pada mereka adalah kesalahan mereka sendiri. Tapi apa yang terjadi pada keluarga kita bukan kesalahan kita mas! Kita tidak bersalah, namun justru menjadi korban. Keluarga besar kita mendapatkan dampak buruk yang seharusnya tidak layak kita dapatkan. " Ucap hashim panjang lebar meluapkan emosinya.

Mas soedrajad nya hanya diam mendengar keluhan itu. Sementara prabowo meminta hashim untuk mengiklaskan dan melupakan semua kejadian dimasa lalu.

Mata hashim memerah, "abangkan tidak tau bagaimana papi selama abang di jordan. Wajar abang bisa bilang begitu. Namun saya ada disamping papi, saya di tengah-tengah keluarga besar kita, saya lihat bagaimana mereka semua menerima dampak dari sesuatu yang bukan kesalahan mereka. Saya melihat bagaimana papi berjuang hingga akhirnya lemah dan sakit. . Bahkan papi masih bisa bilang kesaya 'temani mas mu disana' . Padahal ia sendiri butuh teman untuk menemani perjuangannya membela putranya. Cuma papi yang bersuara bang, cuma papi..." Jawab hashim sedih.

KESETIAANCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang