Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

Hubungan Baik!

2.7K 184 43
                                        

Prabowo sibuk dengan kegiatannya. Bagi sosok prabowo tidak ada waktu untuk istirahat. Kesibukannya jauh dari sorot kamera.

Prabowo lebih suka seperti itu, dari dulu ia menjaga privasinya.

Baru minggu lalu ia mengunjungi putranya di paris. Walaupun hanya dua hari namun sangat meyenangkan bagi sang putra maupun dirinya.

Prabowo masih tidak percaya putra kecilnya kini sudah benar-benar dewasa. Sudah bisa beetanggung jawab untuk bisnis kecilnya sendiri. Diparis didiet mengelola sebuah perusahan kecil dibidang fashion bersama kedua temannya.

Ia mengelola bagian pemasaran sementara salah satu temannya menjadi desainer bagi produk-produk mereka.

Hari ini prabowo yang duduk dirumahnya meminta asprinya untuk menghubungi ibu titiek. Prabowo mengatakan bahwa ia akan mengirimkan oleh-oleh dari didiet.

--
Malam harinya titiek yang baru pulang dari kegiatannya terkejut melihat beberapa kotak besar diruang tengah tersusun rapi. Ada bunga anggrel baru juga diatas meja. Titiek gembira melihatnya ia bertanya apakah ini kiriman pak prabowo.

Asprinya membenarkan hal itu.

Melihat jam ditangannya titiek memilih mandi lebih dulu.
Beberapa menit kemudian selesai mandi titiek dibantu ajudan dan asprinya membuka kotak-kotak itu.
Ada gucci, ada beberapa potong kain dan sebuah tas branded disana. Dalam kotak tas itu ada tulisan pesan cinta dari sang putra. "Lov mom"

Titiek senang menerima barang-barang itu, namun  barang lainnya terasa janggal bagi titiek sebab rasanya sang putra tidak akan berfikir sejauh itu untuk membelikan barang-barang lainnya.

Titiek menghubungi prabowo melalu asprinya.
Aspri prabowo berlari kecil membeei tahu telpon dari titiek.
"Haloo"

"Assalamualaikum mas"

"Walaikumsalam"

"Ini barang-barangnya sudah titiek terima, utuh semua"

"Syukurlah kalo begitu. Jangan lupa hubungi didiet. ."

"Iya mas. Tumben ini didiet titip oleh-olehnya banyak sekali. Ada bunga anggreknya juga"

"Ohh itu ada oleh-oleh yang dari saya juga sekalian"

"Ohh begitu. Anggreknya dari siapa?"

"Kemarin lihat bagus sepertinya kalo ditaruh disana jadi mas beli"

"Kainnya?"

"Ya sepertinya bagus juga, jadi mas ambil. ."

Titiek tertawa kecil. "Jadi ini yang dari didiet yang mana saja?"

"Tas itu. Kan ada tulisannya"

"Jadi yang tidak ada tulisannya oleh-oleh dari mas semua?" Tanya titiek tersenyum disudut telpon.

"Iya. Waktu disana kelihatan bagus jadi mas beli saja" jawab prabowo grogi.

Titiek tertawa kecil. "Terimakasih mas"

"Kenapa ketawa?"

"Ndak apa-apa mas" terdengar suara titiek yang masih tertawa teertahan.

Prabowo akhirnya tertawa kecil juga sebelum mereka mengakhiri telponnya.

Titiek tersenyum melihat semua barang-barangnya.

Besoknya titiek acara makan-makan dipuncak bersama keluarga cendana. Dengan saudara-suadaranya. Bambang datang sendiri tidak dengan mayang. Begitu juga tommy yang datang sendirian.

Mereka makan-makan bersama dan mengobrol.
Mamiek meneteskan air mata mengenang orangtua mereka.

Sigit bertanya pada titiek kabar prabowo.
Hal itu menjadi perhatian bagi yang lainnya. Sementara titiek sendiri agak terkejut dengan pertanyaan itu.

KESETIAANCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang