"Kaesha."
Aku perlahan membuka mataku saat mendengar suara seseorang.
Aduh, gara-gara melamun aku jadi ketiduran gini.
Mana masih ngantuk juga sih.
"Kaesha......"
"Hum?" aku menoleh ke samping ku dan kulihat wajah samar-samar seorang wanita yang sedang menatap ku dengan lekat.
"Aku kira kamu mati, soalnya ku bangunin, gak bangun-bangun," ucap nya.
Deg
Astaga... sejak kapan dia tiduran disebelah ku?
"Ermm.... a-aku masih ngantuk kak, capek," sahutku.
"Kamu kemana aja sih? udah 2 hari gak pulang sekalinya pulang malah tidur."
Ini semua karena nona Livy... dia menyuruh ku untuk menemani nya syuting 2 hari 2 malam, seharian full.
Gila banget gak tuh? mana aku gak ada kerjaan banget cuman bengong duduk manis sambil ngeliatin.
Aku menghela nafas kasar, "kerja kak... btw sejak kapan kakak ada dikasur ku?"
"Sekitar 2 jam an sambil ngeliatin istri aku tidur."
Istri gak tuh...
"Hum, terserah deh, aku masih ngantuk, mau turu."
"Ishh..."
Tubuhku seketika menegang saat Winter merangkak naik diatas tubuhku, "Gak boleh tidur."
"Aduh kak... ngapain? berat tau."
"Aku gak gemuk dan juga kamu kok kayak berubah sih? agak cuek sama aku."
Aku mengernyitkan dahiku dengan heran, "perasaan kakak aja."
Winter perlahan mendekatkan wajahnya kearahku, "Engga sayang..."
"Ngapain? ntar bang Karl masuk gima--"
"Udah aku kunci pintu nya."
Curiga bakal terjadi sesuatu nyampe dikunci segala.
Cup
Kecupan dipipiku membuat jantung tiba-tiba berdetak kencang.
"Aduh kak..."
"Kamu gak anggap aku istri kamu lagi ya?"
"Hah? kan kakak sendiri yang bilang waktu itu..."
"Jawab pertanyaan aku Kaesha."
Aku menghela nafas kasar, "aku masih anggap kok, masih cinta."
Kulihat Winter tersenyum, "kalau gitu coba cium."
Aku sedikit ragu untuk mencium Winter.
Meski bibirnya tampak menggoda tapi.. ada perasaan aneh yang membuat aku ragu.
Ahhh bodo amat lah.
Perlahan ku pegang tengkuk nya Winter dan aku mulai mencium permukaan bibirnya. Ku pejamkan kedua mataku.
Jantung ku berdegup sangat kencang. Kurasa Winter bisa mendengar nya, sungguh memalukan sekali..
Tiba-tiba Winter mencengkram rahang ku hingga bibir ku terbuka dan dia memasukkan lidahnya kedalam mulutku.
Deg
Winter membelit lidahku dan menghisap bibir atas-bawah secara bergantian.
Astagaa... perasaan apa ini? apa ini yang dimanakan ciuman aseli?
KAMU SEDANG MEMBACA
Arrange
RomanceKaesha Ryana terpaksa menikahin seorang perempuan lumpuh akibat ulah Abang nya, Namun beriringnya waktu ia menaruh hati kepada perempuan tersebut. Akankah Kaesha terus mengejar cinta seseorang perempuan yang tidak pernah menghargai nya? Atau ia akan...
