Matahari pagi menyinari kamar pasutri yang masih terlelap saling mendekat, semalam mereka baru saja melakukan pergelutan panas di atas ranjangnya, belum puas sampai di sana Lian pun meminta kembali setelah mereka melakukan salat subuh hingga pada saat sekarang mereka masih terlelap tanpa busana
"Eughh..." Salsa pun membuka matanya karena dia merasa silau
" Mas, bangun Ini udah siang" ucap Salsa sambil menepuk-nepuk kepala suaminya yang berada di atas dadanya
"Iss ayo bangun, aku mau mandi terus nyiapin sarapan yang Udah kesiangan buat kita ih" ucap Salsa yang berusaha untuk membangunkan suaminya
Namun sudah 5 menit Salsa berusaha membangunkannya, tapi masih tidak ada tanda-tanda bahwa suaminya itu akan segera bangun akhirnya Salsa pun berusaha untuk melepaskan niplenya mulut suaminya
"Shhh awssss...AAAA" teriak Salsa pada Lian karena lian dengan sengaja menggigit dada Salsa
"Moo komona syong" ucap Lian yang mulutnya masih dipenuhi oleh dada Salsa
" apaan sih Mas, orang masih pagi juga udah buat gara-gara sakit tahu gigit-gigit awas ah Salsa mau masak Salsa lapar"
Plokk
Lian melepaskan dada Salsa dan menatap wajah Salsa yang ada di atasnya
" Mas masih ngantuk sayang, kan ini hari Minggu jadi nggak papa ya kita bangun siang" ucap Lian dengan muka memelas kepada Salsa
" Salsa lapar mas, Ya udah kalau kamu mau istirahat istirahat aja tapi Salsa mau masak"
" kamu nggak usah masak sayang, biar Mas beli online aja ya... please Mas masih mau tidur tapi Mas gak bisa kalau nggak nenen"
"Ckk ya udah, cepat pesan aku udah laper banget ini juga gara-gara kamu Mas"
" iya iya ini Mas pesan ya tapi sambil nunggu pesanan kamu kelonin Mas lagi ya sambil nenen" ucap Lian sambil membawa handphonenya
"Eh sayang, kita belum dilepas ya ini lho berdiri lagi" ucap Lian karena merasa miliknya berdiri di dalam milik Salsa
"Ckk kebiasaan Makanya kalau habis main tuh langsung cabut nggak usah alasan alasan di dalam biar hangat kalau gini kan ujung-ujungnya minta lagi" ucap Salsa dengan mengerucutkan bibirnya, karena dia merasa capek melayani nafsu suaminya itu
"Hehehe nggak apa-apa sayang, biar dedek bayi cepat-cepat haditahukk"
" terserah deh ah, Aku udah capek" ucap Salsa dan langsung membelakangi Lian, dan berarti Salsa melepaskan milik Lian dengan tiba-tiba
Terdengar suara tangisan dari Salsa, Lian pun merasa bersalah karena melihat bahu istrinya bergetar. Lian mengabaikan miliknya yang masih berdiri namun perlahan Lian mendekat untuk memeluk istrinya dari belakang
" Sayang, maafin mas ya kalau Mas sudah keterlaluan"
"Hiks hiks hiks" masih tidak ada jawaban dari Salsa namun hanya terdengar suara tangisan
" sayang, mas janji Mas gak bakalan begitu lagi. Mas minta maaf ya,..." ucap Lian sambil mengusap perut Salsa dalam keadaan polos
"Hiks hiks Mas tu nggak ngerasain, gimana capeknya Salsa. Dari pagi sampai siang Salsa harus kuliah belum lagi kalau ada tugas-tugas kuliah atau kerja kelompok dari siang sampai sore Salsa kerja di toko mama bantuin mama dari sore sampai malam Selasa nyiapin semua kebutuhan rumah, tapi dengan enaknya Mas minta tiap hari, bahkan Mas gak segan-segan buat Salsa tidak tidur sampai subuh. Hiks hiks Mas ngerti nggak sih gimana capeknya Salsa hiks hiks " ucap Salsa langsung mengeluarkan semua yang ada di hatinya
Lian yang mendengarkan itu pun, sadar kalau dirinya tidak pernah memperhatikan keadaan istrinya
" ya, Mas sadar mas salah. Mas minta maaf ya sayang, mas janji Mas gak akan ngulangin lagi kesalahan kayak gitu"
KAMU SEDANG MEMBACA
LANTAS
Storie d'amoreSeseorang yang bertemu dengan masalalu dan di kagetkan dengan fakta yang ngejutkan...akan kah bisa menyatu da hidup bersama lagi....
