" semoga kali ini gue nggak salah lagi" ucap Lian dalam hati.
Lian pun memasuki rumah dengan menggunakan baju yang sudah dia pesan semalam kepada orang kepercayaannya
" Halo, selamat pagi spada apakah ada orang di rumah ini" ucap Lian berteriak di ruang tengah
Salsa yang mendengar itu pun langsung turun dari kamar dan betapa kegirangannya Salsa begitu melihat apa yang ada di ruang tamu
"AAAAA akhirnya kamu datang juga, kamu ke sini pasti diundang sama suami aku kan" ucap Salsa kegirangan sambil memeluk badut tungtung sahur yang ada di depannya
" Iya aku diundang oleh suamimu, tadinya malam aku mau ke sini tapi semalam balerina Cappucino tidak mengizinkanku untuk keluar rumah" ucap Lian yang ada dalam kostum tersebut
" Oh iya, balerina Cappucino Kenapa tidak diajak"
" dia tidak bisa datang, karena dia sedang menjaga anak kita"
" Oh iya hahaha aku baru saja ingat kalau balerina cappucino baru saja melahirkan anakmu ya Selamat ya atas kelahiran anakmu"
" anjir, Kenapa pikiran istri gua jadi kayak gini jangan sampai gua kebawa-bawa kayak gini" ucap lian dalam hati
Setelah puas mengobrol dan bermain dengan tung tung sahur akhirnya Salsa menyuruh tung-tung sahur tersebut untuk pulang
" Eh tung, kamu kalau mau pulang pulang aja Soalnya suamiku bentar lagi juga pulang kok kasihan balerina cappucino di rumah sama anak-anak" ucap Salsa dengan kesadaran penuh
" Ya sudah kalau begitu aku pergi ya Salam buat suaminya"
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Kostum yang lian pakai
***
" eh Bu kita ke toko ikan laut dulu yuk soalnya Nadila lagi pengen cumi nih" ucap Nadila mengajak ibunya
Iya mereka berdua sedang berada di pasar untuk belanja kebutuhan mingguan mereka
" Oh anak Ibu pengen cumi ya, Ya udah yuk kita ke sana dulu kebetulan bahan-bahan yang sudah ibu beli ini sudah lengkap"
" Ya sudah Bu kalau begitu kita ke sana dulu yuk"
Akhirnya mereka pun berjalan menuju toko ikan laut yang mereka maksud
" Mang, ini cuminya sekilo berapa?" Hanya ibu kepada penjual
" Oh itu sekilonya 30.000 Bu"
" Ya udah kalau gitu, Saya mau 2 kilo"
" loh Bu kok banyak padahal sekilo saja cukup" ucap Nadila kepada sang ibu
" enggak Nad, Ibu mau sekalian masakin buat kakakmu Sekalian ibu mau jenguk mereka"
" Oh iya Bu, nanti Nadila ikut ya"
" Iya boleh anak cantik"
***
Keesokan harinya, Salsa bangun pagi-pagi karena hari ini terdapat kuliah pagi jadi dirinya harus mempersiapkan diri terlebih dahulu sebelum berangkat kuliah
" Mas Salsa hari ini kuliah, cuma satu jam kok"
" Ya udah kamu hati-hati. Nanti kalau ada apa-apa kabarin Mas ya" ucap Lian sambil mengusap perut rata Salsa
" anak Papa di dalam perut Mama jangan rewel dulu ya, Mamahnya mau sekolah" ucap Lian sambil mencium perut salsa
" Iya Papa siap" jawab Salsa sambil menirukan suara anak kecil
" gemes banget sih Mamah ini" Lian sambil mencubit hidung Salsa
" udah ah mas, kita sarapan soalnya aku buru-buru"
" ya udah kita makan dulu ya sebelum makan kita berdoa dulu"
Akhirnya pun mereka sarapan cerita-cerita kecil seperti biasa Salsa akan menghabiskan 3 piring nasi goreng yang telah Lian buat. Setelah selesai sarapan akhirnya Lian mengantarkan salah satu terlebih dahulu ke kampus sebelum dia berangkat ke kantor
***
" eh sal, Lu ke mana aja gua kangen tahu" Ucap Nadia kepada Salsa yang baru saja duduk di sebelahnya
" gua ada kok, cuma gua lagi males buka HP sama keluar nih" jawab Salsa
" eh si Namira ke mana biasanya dia datang paling pagi" lanjut Salsa
" Iya ke mana, tumben banget tuh anak jam segini belum datang ke kelas" jawab Nadia
" palingan dia bangun kesiangan kali, malam nonton drakor sampai tengah malam"
" udah deh, nanti juga dia datang Sal ke kantin yuk temenin gua buat sarapan gua tadi gak keburusarapann"
" Iya yuk, gue juga mau nyemil deh" jawab Salsa
" Lah kenapa nggak sekalian sarapan aja lu"
" enggak lah gua udah sarapan tadi sama ayah ibu gua" jawab Salsa
Karena teman-temannya belum ada yang tahu jika Salsa sudah menikah dan sama-sama milih untuk menyembunyikan statusnya dari sahabat-sahabatnya bukannya Salsa tidak percaya kepada sahabat-sahabatnya tapi Salsa takut jika dirinya dicap sebagai perempuan yang tidak benar dan menerima laki-laki yang sudah mempunyai istri
" Ya udah yuk kalau gitu"
Akhirnya mereka berdua pun pergi ke kantin sebelum jam pelajaran mereka berdua dimulai
***
" pokoknya Lu harus cari cara biar si lian-lian itu bisa masuk perangkat lu"
" siap lid, gua gak akan biarin hidup lu menderita gara-gara lelaki itu. Tapi gua mohon lu jangan pernah nyakitin sahabat gue Salsa karena gue tahu Dia anak baik"