27

1.8K 48 3
                                        

" sayang...."

Salsa yang dipanggil pun langsung menengok ke arah pintu kamar yang telah Lian buka

"Mas.." jawab Salsa mau, karena sebelumnya dia tidak berniat seperti ini Namun ibunya menyarankan karena ini sudah menjadi kewajiban dia sebagai istri

" kamu mau coba goda Mas ya..."

Salsa yang ditanya seperti itu pun ngambek Karena sejujurnya Dia sangat malu dan ingin berlari ke kamar mandi untuk mengganti bajunya kembali

Lian mendekat ke arah Salsa dan duduk di samping kiri ranjang yang terdapat Salsa. Lian membawa Salsa untuk mendekat kepada dirinya

"Kamu udah selesai haid nya" tanya lian dengan lembut sambil menatap matanya

Salsa hanya menangguk karena dia sungguh sangat malu

"Kenapa pke baju kaya gini?hmmm?emng udah sil---...." tanya lian kembali sambil menaikan alisnya ke atas

Karena salsa sudah kepalang malu dan tidak ingin berlama lama di tatap oleh suaminya itu. Salsa langsung menyambar bibir lian yang belum tertutup sempurna akibat blum membereskan pertanyaanya. Lian merasa kaget dengan apa yang di lakukan istrinya pun masih terdiam dan menikmati ciuman yang salsa berikan

Berbeda dengan lian salsa merasa kesal yang melihat suaminya hanya diam itu dia menggigit bibir bawah suaminya. Lian yang mengerti itu pun langsung membalas ciuman salsa dengan hisapan yang lebih kuat,suara decakan memenuhi kamar mereka hingga salsa tidaj sadar jika tangan suaminya itu sudah berada di atas dadanya

Lian melepaskan ciumannya sejenak dan kembali menatap istrinya

"Sayang...mas boleh minta hak mas sekarang?..." tanya lian sambil menatap salsa ddengan tatapan lembut

Salsa yang di tatap lembut oleh suaminya itu pun menangguk dan dengan repleks salsa mengalungkan tangannya di leher suaminya

Lian tidak tinggal diam,lian kembali melumut bibir istrinya secara rakus...hingga turun menuju leher jenjang istrinya itu.

"Shhh" desah salsa yang merasa dadanya di remas oleh suaminya

Lian yang mendengarpun semakin semangat untuk turun ke area yang paling dia sukai itu,lian merobek baju yang salsa pakai,tanpa basa basi lian langsung melahap benda yang ada di depan nya berwarna pink muda itu seperti bayi yang kehausan

"Janghanh terlaluh kemcehngh"

Lian seakan tuli tidak mendengar apa yang salsa ucapkan,lian malah semakin liar bahkan tangan lian kini sudah ada di atas dada kanan salsa

"Shhh" desah salsa saat merasan tangan lian memaikan payudaran dengan memaikan bobanya itu

"Inih enyakhh"

"Shhh ahhh" salsa membusungkan dadanya karena tampa aba aba lian memasukan jarinya ke area bawah salsa.

"Mash udhah gak kuath syang..." ucap lian berdiri sambil membuka bajunya dan melempar kesembarang arah

"Mash masukinhnya inih udah basahhh" ucap lian dengan desahan nya

Salsa yang posisinya di bawah pun memangguk dan karena dia masih kaget melihan benda yang terjulur hitam penuh urat dan yang pasti sangat besar

"Kenapa sayang ?" tanya lian karena lian merasa istrinya itubsedang ketakutan

Salsa menggeleng,rasanya tidak mungkin jika salsa harus menceritakan ketakutanya sekarang

Lian mendekat dan mencium kening salsa

"Bismillah yaa..mungkin ini akan sedikit sakit,tapi percaya sama mas setelah sakit itu akan berubah menjadi nikmat" ucap lian lembut sambiil mengusap punggung polos istrinya

Salsa menggangguk jujur ada sedikir ketenangan setelah suaminya berbicara seperti itu. Namun masih sama sama dalam posisi nya tiba tiba tangan lian dengan iseng menggoyang kan dada salsa

"Lucu bangtt siii bulet sempurna ada boba di tengahh" goda lian

Salsa yang merasa malu pun langsung menutup dadanya dengan kedua tangganya menyilang

"Hahahaha gak papa sayang...katanya mau ngasih hak mas"

Salsa masih terdiam,namun rasanya lian sudah tidak tahan...lian kembali mrncium bibir salsa tiba tiba salsa lun terbawa suasana hingga akhirnya  sudah lian sudah merasakan milik salsa basah

"Yang...mas masukin sekrng yaa,kalo sakit cakar aja punggung mas " ucap lian,salsa yang berada di bawahpun mengangguk

Perlahan lian mulai menggesek gesekan miliknya dengan milik istrinya

"Ahhh"

Mendengar desahan salsa...lian pun mulai memasukan miliknya perlahan

"Awss mash sahkittthh" teriak salsa

Lian yang melihat salsa menangispun tidak tega dan memberi jeda sebentar

"Jangan di lanjut aja yaa kasian kamu sakitt"

Salsa menggeleng "lanjut aja salsa gak papa" dengan tatapan meyakinnkan

Tanpa menunggu lama lian pun langsung menghentakan miliknya dengan sekli hentakan,tertanam dengan sempurna rasa ketika lian melihat miliknya. Dan juga lian melihat ada darah menalir diantara penyatu mereka

"Hiks hiks sakithh sekalih massh" tangis salsa karena merasa ini adalah sakit yang baru dia alami selama hidupnya

"Maaf sayang maaf" hanya itu yang lian ucapkan

Lian mendiamkan miliknya sebentar dan lihat salsa sudah sedikit tenang

"Mas gerakan pelan pelan yaa" ucap lian yang di angguki oleh salsa

Lian pun mulai memanju mundurkan menyatuan nya terdengar dari bawah sana ada benturan benturan

Plok

Plok

Plokk

"Ahhh masshh enakhhh"

"Trushh mashh"

"Enahkk shekalih sayanghh punyahh kamuh legitthh"

"Ahhhh shhh"

"Akuh mau keluarh mashh"

"Brnghnl syanhhh tungghuuh"

Lian pun semakin brutal memaju mundurkan pinggulnya

"Ahhhhhh" desah keduanya bareng setelah lian berhasil menyeburkan spermanya kedalam rahim istrinya

Lianpun langsung merebahkan dirinya di samping istrinya,tampa melepas penyatuannya

"Makasih ya sayang...sudah menjaga untuk mas"

Salsa yang sudah kehabisan tenaga pun hanya mengangguk

"Kita istitahat dulu yaa 15 menit...udah itu kita coba gaya cicak di dingding"

Salsa yang mendengar pun rasanya ingin sekali menelan suaminya sekrng namun apalah daya dia masih lemas

Salsa yang mendengar pun rasanya ingin sekali menelan suaminya sekrng namun apalah daya dia masih lemas

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

-----------------

Spill gak gaya cicak di dingding?

Maaf yaa kalo banyak typo

LANTASTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang