Part 17

998 47 24
                                        

"Antarkan kami ke kondominium ku, Pam."

"Baik, Khun."

Peat menyandarkan tubuhnya penuh pada kursi mobil, sembari menutup kedua mata dengan tangan terlipat didada. Coba menenangkan pikiran, juga suasana hati yang berhasil Ivy hancurkan. Dia tak pernah berhasil mengendalikan diri, jika sudah berurusan dengan wanita menyebalkan itu. Peat akan selalu berakhir dengan rasa kesal berkepanjangan, yang membuat emosinya menjadi sangat tidak stabil. Lihat saja sekarang, rasa lelahnya menjadi berkali-kali lipat lebih besar dari pada sebelumnya. Hanya karena bertemu sebentar saja dengan Ivy tadi.

"Khun, kau tidak apa-apa?"

Fort coba terlihat peduli, walau sebenarnya dia merasa sedikit takut sekarang. Sepertinya pria cantik terlihat begitu marah oleh wanita yang tadi mendatangi mereka. Itu kemarahan yang jelas, sehingga Fort menjadi sedikit awas. Juga mengingatkan diri untuk tak lagi terlibat dengan Ivy, karena itu akan dipastikan menjadi masalah untuk Fort. Dia sudah melangkah begitu jauh, juga sudah sangat dekat dengan tujuan awal. Dia tak ingin dibuang, lalu akan mengulang dari awal lagi.

"Tidak apa-apa, Fort. Aku hanya sedikit lelah."

Peat sedikit terkejut, dengan kenyataan bahwa dia masih dapat berbicara baik pada Fort. Padahal dia dalam keadaan kesal, hal yang biasa membuat semua orang juga kadang terkena imbasnya. Namun kali ini untuk Fort, Peat rasa dia tak akan memperlakukan nya seperti orang lain. Dia lebih menjaga perasaan pria itu, terlihat jelas bahwa ketertarikan nya bukan hal biasa. Sehingga Peat sampai menurunkan ego, juga sikap arogannya sampai ditahap Fort menjadi orang spesial untuknya.

GREEPP!SREETT!

Fort mengangguk mengerti, namun kedua tangan bergerak perlahan. Memiringkan sedikit badan Peat, lalu kedua tangan memijat bahu pelan. Coba membuat pria cantik menjadi rileks, juga membantu meredakan ketegangan. Berhasil memunculkan seulas senyum manis, Fort lagi-lagi begitu pintar merebut hati Peat. Dia melakukan usaha tak sia-sia, karena perlakuannya begitu menyenangkan hati pria cantik. Membuat Peat semakin keras menjatuhkan perasaan, memperhitungkan Fort lebih dari sekedar teman tidur. Mungkin jika mereka terlibat hubungan lebih, menjadi berkencan dikemudian hari Peat tak akan menolak kenyataan itu. Dia tak keberatan berkencan dengan Fort, walau kenyataan dia tengah di manfaatkan sekalipun. Toh, hubungan manusia memang untuk saling menguntungkan satu sama lain, bukan?

"Sudah memilih salah satu dari foto yang Aya kirimkan?"

"Maksud Khun?"

"Aku menyuruh Aya mengirimkan foto dari pameran hari minggu ini, kau tak menerimanya?"

Mengerjap berulang kali, Fort ingat tadi pagi sekali wanita sekertaris Peat itu mengirimkan beberapa foto padanya. Namun tak menerangkan sesuatu, sehingga Fort pikir Aya mungkin salah kirim foto, membuatnya tak berpikir lebih dan membuatnya bahkan tak menanggapi wanita itu. Tetapi mendengar pertanyaan Peat sekarang, membuat Fort mau tak mau memikirkan kembali foto yang Aya kirimkan padanya. Dan karena hal itulah sekarang Fort memasang wajah bodoh, tak percaya bahwa Peat bahkan menyuruhnya memilih salah satu. Tunggu, jika disuruh memilih bukankah berarti Peat akan memberikannya pada Fort? Benarkah?

"Maksud Khun, foto mobil yang sekertaris Khun kirimkan itu?"

"Tentu, memangnya Aya mengirimkan mu foto lain?"

"Tidak, Khun. Hanya saja, itu berarti Khun Peat ingin aku memilih salah satu dari mobil itu?"

"Kau ingin dua?"

Peat menolah kearah Fort, saat melihat Fort menggeleng cepat. Dia hanya menggoda, tetapi pria tan terlihat masih memasang wajah shock. Peat menggoda hanya dibagian tanya terakhir, namun menyuruh Fort untuk memilih salah satu dari foto mobil yang Aya kirim bukan candaan. Akan ada pameran mobil yang harus dihadiri minggu ini, dan Peat berencana untuk membelikan salah satu yang Fort sukai. Sehingga Peat menyuruh Aya mencari tahu jenis mobil, juga mengirimkan foto ke Fort agar pria itu bisa memilih dengan leluasa. Dia bisa mencaritahu terlebih dahulu, mobil jenis apa yang akan dia pilih dan sukai nantinya.

(Not) Love (FortPeat)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang