Langit mendung menutupi kota saat Alayna duduk di salah satu kursi di ruang belakang sebuah bar kecil yang tersembunyi. Tempat itu jauh dari mewah, tetapi cukup aman untuk percakapan yang tidak boleh didengar siapa pun. Di hadapannya, seorang pria dengan postur tinggi dan tatapan tajam duduk dengan tenang, Heeseung.
Dia tidak berbicara banyak, pria itu hanya memandangnya dengan mata dingin, seperti sedang menganalisis setiap gerak-geriknya. Kehadirannya cukup untuk membuat siapa pun merasa terintimidasi.
Alayna menarik napas dalam-dalam, mencoba menyusun pikirannya. Dia tahu pria ini tidak akan melakukan apa pun tanpa alasan yang jelas dan dia harus meyakinkannya.
"Jadi, kau butuh bantuanku untuk melawan Jay" kata Heeseung akhirnya, suaranya rendah dan datar. "Suamimu sendiri"
Alayna menatapnya, menahan emosi yang bergejolak di dalam dirinya. "Ya" jawabnya dengan nada tegas.
Heeseung menyandarkan tubuhnya ke kursi, satu alisnya terangkat. "Dan kenapa aku harus peduli? Apa yang kau miliki yang bisa membuatku ingin terlibat dalam kekacauan ini?"
Alayna menundukkan kepalanya sejenak, mengumpulkan keberanian sebelum akhirnya berkata, "Karena aku sudah cukup lama menutup mata terhadap semua yang dia lakukan. Jay telah merusak hidup seseorang hanya untuk memuaskan ambisinya. Aku tahu semua itu, tapi aku diam saja. Aku pikir itu bukan urusanku"
Dia mendongak, tatapannya penuh dengan tekad. "Tapi kali ini berbeda. Aku tidak bisa membiarkannya terus begitu. Aku sudah muak melihat semua kehancuran yang dia ciptakan. Dan jika aku tidak melakukan apa-apa sekarang, aku tahu aku akan menyesalinya seumur hidup"
Heeseung tidak langsung merespons. Dia memiringkan kepalanya sedikit, mempelajari wajah Alayna dengan cermat. "Dan apa yang membuatmu berpikir kau bisa melawan Jay? Pria itu bukan hanya cerdas, dia juga kejam. Sekali kau melawannya, dia tidak akan berhenti sampai kau hancur. Apa kau siap untuk itu?"
Alayna mengepalkan tangannya di atas meja, berusaha mengendalikan emosi yang mendidih di dalam dirinya. "Aku tidak peduli apa yang terjadi padaku. Selama aku bisa menghentikannya, itu sudah cukup. Dia sudah melampaui batas, Heeseung. Jika aku tidak menghentikannya sekarang, tidak ada yang akan melakukannya"
Heeseung mengangkat bahu dengan santai, tetapi ada kilatan minat di matanya. "Kau punya nyali, itu jelas. Tapi nyali saja tidak cukup untuk melawan seseorang seperti Jay. Kau butuh rencana. Sesuatu yang solid, tanpa celah"
"Aku tahu" jawab Alayna cepat. Dia mengeluarkan peta kecil dari tasnya, membentangkannya di atas meja. "Jay tidak akan membawa Anna ke tempat yang mencolok. Aku yakin dia memiliki lokasi rahasia yang dia gunakan untuk menyembunyikan orang atau barang penting"
Heeseung melirik peta itu, lalu kembali menatap Alayna. "Dan kau pikir aku tahu di mana tempat itu?"
"Kau memiliki sumber daya, koneksi dan pengetahuan yang aku butuhkan," kata Alayna dengan nada memohon yang terselip dalam suaranya. "Aku tahu aku meminta banyak, tetapi kau satu-satunya yang bisa membantuku sekarang"
Heeseung tersenyum tipis, tetapi senyum itu tidak memberikan kehangatan. "Satu hal yang aku tidak mengerti, Alayna. Kenapa sekarang? Kau sudah tahu siapa Jay sejak lama. Kenapa baru sekarang kau memutuskan untuk melawan?"
Alayna terdiam sesaat, lalu berkata dengan suara yang hampir berbisik, "Karena kali ini, ada nyawa yang dipertaruhkan, nyawa gadis itu. Aku tidak bisa membiarkan Jay menggunakan dia seperti alat permainan. Itu tidak bisa dibiarkan terjadi"
Keheningan menyelimuti ruangan untuk beberapa saat. Heeseung akhirnya berdiri, mengambil peta itu dari meja. "Baiklah" katanya singkat. "Aku akan membantumu. Tapi aku punya satu syarat"
KAMU SEDANG MEMBACA
Master ft Jay Park of Enhypen [COMPLETED]
Fiksi Penggemar(END) Anna, seorang gadis muda yang hidup dalam keterbatasan di kota, menjalani hari-harinya dengan penuh perjuangan demi adik laki-lakinya, Niki. Tanpa orangtua, Anna tumbuh menjadi sosok mandiri yang tangguh, menyimpan luka dan kelelahan dalam dia...
![Master ft Jay Park of Enhypen [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/344420486-64-k976238.jpg)