Anna merasa tubuhnya masih lemah, tetapi pikirannya jauh lebih ringan setelah menghirup udara luar meski hanya sebentar. Ia tidak menduga bahwa Jay, pria yang biasanya penuh kendali dan otoritas, kini tampak berbeda. Anna menatapnya dengan diam ketika Jay membawanya ke ruang tengah dan mempersilakannya duduk di sofa. Biasanya, ia langsung dibawa kembali ke kamar, dikurung dalam keheningan yang mencekam. Namun kali ini, Jay justru bergerak ke dapur, punggung lebarnya membelakangi Anna.
Jay sibuk dengan sesuatu di sana, mengeluarkan suara kecil dari alat-alat dapur. Anna memperhatikan pria itu dari kejauhan, rasa penasaran mulai memenuhi pikirannya. Apa yang sedang terjadi? Anna bertanya-tanya, matanya tetap tertuju pada Jay yang tampak tenang, berbeda dari sebelumnya. Sejak hari ketika Jay datang dalam keadaan kacau, ada perubahan dalam sikapnya yang tidak bisa Anna abaikan.
Tak lama kemudian, Jay kembali ke ruang tengah membawa semangkuk bubur hangat. Aroma yang lembut dan hangat menyebar ke seluruh ruangan. Ia berjalan dengan langkah mantap, menaruh mangkuk itu di atas meja kecil di depan Anna. "Makanlah. Kau perlu energi" katanya singkat, tetapi suaranya terdengar lebih lembut dari biasanya.
Anna hanya memandangnya, tidak tahu harus berkata apa. Ketika Jay mengambil sendok dan berniat menyuapinya, Anna segera menolak. "Aku bisa makan sendiri" ujarnya dengan nada datar.
Namun, Jay menggeleng pelan. "Biarkan aku melakukannya" katanya, suaranya tenang namun penuh tekad. "Kau lelah, istirahat saja. Anggap ini salah satu caraku menebus semuanya"
Anna terdiam. Tubuhnya terasa terlalu lemah untuk berdebat dan ia memilih untuk tidak memperpanjang masalah. Ia membiarkan Jay menyuapinya. Suapan pertama terasa hangat di lidahnya. Bubur itu lembut, dengan rasa yang pas. Tak disangka, Jay bisa memasak.
"Bagaimana? Enak?" tanya Jay dengan senyum kecil yang jarang terlihat di wajahnya.
Anna menatapnya sebentar sebelum mengangguk pelan. "Ya, ini enak" jawabnya jujur.
Melihat respon itu, Jay tersenyum, senyum yang hampir membuat Anna merasa tidak nyaman karena terlalu berbeda dari sosok pria dingin yang biasa ia kenal. "Kalau kau suka, aku bisa memasak setiap hari untukmu" kata Jay. "Aku bisa menjagamu, merawatmu dan juga... bayi kita"
Ucapan itu membuat Anna terdiam seketika. Ia mengangkat wajahnya, menatap Jay dengan ekspresi yang sulit diartikan. Bayi kita? Kata-kata itu terasa asing di telinganya. Hati Anna bergetar dan perasaan campur aduk langsung menyeruak dalam dirinya. Ia tak tahu harus merasa apa, takut, marah, bingung, atau mungkin... sedikit terharu?
Jay menyadari tatapan Anna yang kini tertuju penuh padanya. Ia menatap balik, wajahnya tampak lebih lembut dari biasanya. "Aku serius, Anna" katanya pelan. "Aku tahu aku telah membuat banyak kesalahan. Aku tahu aku telah menyakitimu, tapi... aku ingin mencoba memperbaiki semuanya. Aku ingin kita memiliki kesempatan untuk hidup lebih baik"
Anna mengalihkan pandangannya, matanya terasa panas oleh air mata yang hampir jatuh. "Kesempatan untuk hidup lebih baik?" gumamnya, hampir seperti bertanya pada dirinya sendiri. Lalu, ia kembali menatap Jay dengan ekspresi yang sulit diartikan. "Jay, kau tahu betul apa yang telah kau lakukan padaku. Kau tahu betapa aku menderita karena semua ini. Lalu sekarang... kau bicara tentang kesempatan?"
Jay terdiam. Ia meletakkan sendok di atas mangkuk dan menundukkan kepalanya sejenak. "Aku tahu" katanya akhirnya. "Aku tahu aku tidak pantas mendapatkan pengampunanmu, tapi aku tidak ingin menyerah begitu saja. Aku tidak ingin menyerah pada kita... atau pada bayi ini"
Anna menelan ludah, dadanya terasa sesak. "Bayi ini..." ia mengulang, suaranya bergetar. "Apa kau tahu seperti apa rasanya menjadi seorang ibu dalam situasi seperti ini, Jay? Aku bahkan tidak tahu apa aku bisa... apa aku mampu..."
KAMU SEDANG MEMBACA
Master ft Jay Park of Enhypen [COMPLETED]
Fanfiction(END) Anna, seorang gadis muda yang hidup dalam keterbatasan di kota, menjalani hari-harinya dengan penuh perjuangan demi adik laki-lakinya, Niki. Tanpa orangtua, Anna tumbuh menjadi sosok mandiri yang tangguh, menyimpan luka dan kelelahan dalam dia...
![Master ft Jay Park of Enhypen [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/344420486-64-k976238.jpg)