Setelah beberapa jam berlalu, Niki akhirnya kembali ke rumah sakit dengan buah-buahan segar yang ia beli untuk Anna. Dengan langkah yang sedikit lebih ringan, ia berharap bisa membawa sedikit keceriaan untuk kakaknya yang tampaknya sangat tertekan. Namun, saat melangkah memasuki lorong rumah sakit, ia merasakan ketegangan di udara yang tidak biasa.
Begitu sampai di depan ruang rawat inap Anna, Niki melihat pintu terbuka sedikit dan suara percakapan pelan menyusup ke telinganya. Niki berhenti sejenak, merasa ragu, namun rasa khawatir yang terus menerus mengganggu pikirannya membuatnya mendekat perlahan.
Saat ia melangkah lebih dekat, Niki melihat Anna sedang duduk di ranjang rumah sakit dengan pandangan kosong. Wajah Anna terlihat pucat, matanya memerah dan raut wajahnya begitu murung. Di sampingnya, berdiri dokter yang sebelumnya memeriksa Anna, sedang menjelaskan sesuatu dengan nada serius. Namun, apa yang paling mencuri perhatian Niki adalah ekspresi Anna, begitu penuh kekhawatiran dan ketegangan, seolah seluruh dunia sedang menekan dirinya.
Niki menghentikan langkahnya untuk sejenak, berdiri di luar ruangan, mengamati dengan cermat. Meskipun tak ada kata-kata yang terdengar jelas, Niki bisa melihat dari gerakan tubuh Anna yang kaku dan tatapan kosongnya bahwa ada sesuatu yang sangat serius yang sedang terjadi.
"Apa yang mereka bicarakan ?" pikir Niki, hatinya mulai dipenuhi dengan kecemasan. "Apakah Anna sudah tahu ?"
Niki merasakan hatinya berdebar lebih cepat. Setiap detik berlalu seakan semakin sulit untuk menunggu. Ia memutuskan untuk tidak mengganggu dan memilih menunggu sedikit lebih lama di luar ruangan. Namun, dalam hati Niki, pertanyaan besar menggantung,apakah Anna sudah mengetahui kenyataan tentang kehamilannya ? Sejak tadi, tubuh Anna terlihat semakin lemas dan lesu, tapi sekarang raut wajahnya yang termenung, seakan tak bisa menghindari kenyataan, membuat Niki semakin yakin bahwa dokter baru saja memberikan kabar yang mengejutkan itu padanya.
Ketika pintu akhirnya tertutup dan suara percakapan itu hilang, Niki tahu ini saat yang tepat untuk masuk. Dengan perlahan, ia melangkah masuk ke dalam ruangan, buah-buahan yang baru dibeli di tangannya. Suasana di dalam ruangan terasa hening, meskipun hati Niki berdebar keras.
Anna menoleh perlahan saat Niki masuk. Ekspresi wajahnya masih menunjukkan kebingungan dan saat matanya bertemu dengan Niki, sebuah senyum tipis terukir, meskipun tidak menyembunyikan kelelahan dan kerapuhan yang jelas terlihat.
“Kak, ini buahnya” kata Niki, meletakkan buah-buahan di meja samping ranjang. Ia mengamati wajah Anna dengan perhatian, mencoba melihat lebih dalam.
Anna hanya mengangguk perlahan, namun matanya kembali menatap kosong ke arah dinding, seolah ada banyak pikiran yang bergejolak di dalam dirinya.
Anna menghela napas dalam, matanya masih tampak sedikit kabur. Kemudian, dengan suara yang sangat pelan, ia mengucapkan kata-kata yang terasa begitu berat, “Dokter bilang aku hamil” Sebuah tawa kecil keluar dari bibirnya, namun tawa itu lebih terdengar seperti kebingungannya sendiri, seolah ia tidak percaya dengan kenyataan yang baru saja ia dengar.
Niki berdiri diam di samping ranjang Anna, tak tahu bagaimana merespons. Hatinya terasa tertekan mendengar kalimat itu dan ia hanya bisa menatap wajah Anna yang tampak lebih rapuh dari sebelumnya.
Anna menggeleng pelan, mulutnya terkulum sedikit senyum pahit yang lebih seperti sebuah ketidakberdayaan. “Aku tidak tahu harus bagaimana, Niki" Tawa kecil yang tadi terdengar kembali keluar dari bibirnya, kali ini lebih gelisah, lebih tidak percaya dengan situasi yang kini ia hadapi.
Di antara tawa dan isaknya, Niki merasakan beratnya perasaan Anna. Ia bisa melihat betapa hancurnya Anna, betapa kebingungannya membelit dirinya dan betapa dia merasa begitu tak berdaya dalam keadaan ini. Niki merasa sedih melihat kakaknya dalam keadaan seperti ini dan rasanya ia ingin sekali memberikan semua kenyamanan yang Anna butuhkan, namun kata-kata seakan tersangkut di tenggorokannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Master ft Jay Park of Enhypen [COMPLETED]
Fanfiction(END) Anna, seorang gadis muda yang hidup dalam keterbatasan di kota, menjalani hari-harinya dengan penuh perjuangan demi adik laki-lakinya, Niki. Tanpa orangtua, Anna tumbuh menjadi sosok mandiri yang tangguh, menyimpan luka dan kelelahan dalam dia...
![Master ft Jay Park of Enhypen [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/344420486-64-k976238.jpg)