Anna duduk di tepi tempat tidur, tubuhnya lelah dan pikirannya berantakan. Dia memeluk lututnya, menatap lantai tanpa ekspresi. Di sisi lain ruangan, Jay berdiri dengan tangan diselipkan di saku celananya, menatap Anna dengan wajah datar. Aura otoritasnya memenuhi ruangan.
"Kenapa kau diam saja ?" suara Jay akhirnya memecah keheningan, terdengar datar namun dingin. "Dimana keberanianmu yang kemarin ?"
Anna tetap diam, bibirnya terkatup rapat. Ia tidak ingin memulai argumen lagi. Ia tahu, pada akhirnya, Jay yang selalu menang.
Jay menghela napas panjang, lalu melangkah mendekatinya. "Aku bertanya padamu, Anna" ucapnya lagi, kali ini dengan nada yang lebih rendah, namun jelas penuh tekanan. "Kau tahu aku tidak suka diabaikan"
Ketika Anna masih tidak merespons, Jay berlutut di hadapannya, memegang dagunya dengan tangan kuat, memaksa Anna untuk menatapnya. "Lihat aku saat aku bicara denganmu" desisnya.
Mata Anna akhirnya mengangkat, namun yang terlihat hanyalah kelelahan dan rasa hampa. "Apa lagi yang kau inginkan, Jay ?" suaranya pelan, nyaris seperti bisikan.
"Apa yang kuinginkan ?" Jay mengulangi, tertawa kecil namun tanpa humor. Ia bangkit berdiri, melangkah menjauh beberapa langkah sebelum berbalik dengan tatapan tajam. "Aku menginginkan kau berhenti berpura-pura bahwa kau bisa pergi dariku. Aku menginginkan kau mengerti, Anna, bahwa tidak peduli apa yang kau lakukan, aku adalah satu-satunya pilihanmu"
Anna mengepalkan tangannya di sisi tubuhnya, napasnya mulai tersengal. "Kau tidak bisa mengendalikan hidupku selamanya, Jay. Kau bukan Tuhan"
"Tidak" jawab Jay dengan nada dingin. "Aku bukan Tuhan. Tapi aku adalah seseorang yang memegang semua kendali atas hidupmu sekarang dan kau tahu itu"
Jay mendekatinya lagi, kali ini dengan gerakan perlahan namun penuh kekuatan. "Kau tidak punya tempat untuk lari, Anna. Bahkan jika kau mencoba, aku akan menemukannya. Apa kau mengerti itu ?"
Anna menggigit bibirnya, air matanya mulai menggenang di mata. "Kau menyiksaku, Jay" bisiknya, suaranya pecah. "Kau menghancurkan aku"
Jay hanya menatapnya, wajahnya tetap dingin. "Kalau aku menghancurkanmu, itu karena aku ingin kau tahu siapa yang benar-benar memiliki kendali di sini"
Kata-kata itu seperti pisau yang menembus hati Anna. Ia terisak, tapi berusaha menahannya, tidak ingin terlihat lemah di depan Jay. Namun, Jay tidak memberi ruang untuknya melarikan diri. Ia kembali mendekap dagu Anna, kali ini dengan tekanan yang lebih keras.
"Kau milikku" ucap Jay, suaranya rendah namun penuh dengan otoritas. "Dan semakin cepat kau menerima itu, semakin sedikit rasa sakit yang akan kau alami"
Anna tidak tahan lagi. Air matanya mengalir deras dan ia terisak di hadapan Jay. Tubuhnya gemetar, rasa takut dan lelah bercampur menjadi satu. Ia merasa terkunci, tanpa jalan keluar.
Jay melepaskan pegangannya dan melangkah mundur. "Tangismu tidak akan mengubah apa pun" katanya datar. "Aku memberimu dunia, Anna. Dan satu-satunya yang kuminta darimu adalah kau menerimanya. Jangan mencoba melawan, karena itu hanya akan membuat segalanya semakin buruk"
Anna hanya bisa terdiam, menangis sejadi-jadinya. Jay menatapnya dengan ekspresi yang sulit ditebak, kemudian meninggalkan ruangan, membiarkan Anna dengan luka yang baru saja ia tambahkan di hatinya.
Ruangan itu kembali sunyi, hanya diisi oleh suara tangis tertahan Anna. Di dalam hatinya, ia tahu bahwa perlakuan Jay perlahan menghancurkan dirinya, baik fisik maupun mental. Namun, ia juga tahu bahwa ia tidak punya pilihan, tidak ada jalan keluar yang terlihat.
Hari itu, hujan turun dengan deras, membungkus rumah Jay dalam keheningan yang dingin. Anna duduk di meja makan, menatap secangkir teh hangat di depannya. Tubuhnya terasa berat, pikirannya berkabut. Seluruh energi yang tersisa dalam dirinya perlahan terkikis oleh perlakuan Jay yang semakin menekan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Master ft Jay Park of Enhypen [COMPLETED]
Fanfiction(END) Anna, seorang gadis muda yang hidup dalam keterbatasan di kota, menjalani hari-harinya dengan penuh perjuangan demi adik laki-lakinya, Niki. Tanpa orangtua, Anna tumbuh menjadi sosok mandiri yang tangguh, menyimpan luka dan kelelahan dalam dia...
![Master ft Jay Park of Enhypen [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/344420486-64-k976238.jpg)