04

1.8K 146 1
                                        

!!! 19+ kl gasuka boleh diskip aja !!!



Anna berlari sambil beberapa kali mengecek arloji ditangannya, berharap semoga sampai dirumah majikannya dia tidak kena omel karena datang terlambat. Anna sedikit menggerutu mengingat Niki yg membuatnya terlambat pagi ini, akibat kecerobohan adiknya yg menumpahkan susu ke seragam sekolahnya membuat Anna jadi harus mencuci dan menyetrika ulang kemeja putihnya. Ditambah lagi Niki hanya punya satu kemeja putih jadi tidak ada alternatif lain selain mencuci ulang.

Anna melihat Alayna yg baru saja masuk ke dalam mobil dari depan pagar, dia langsung membungkuk saat mobil itu melewati dirinya.

"Bibi maaf aku terlambat" ucap Anna memasuki dapur.

"Kupikir kau tidak datang lagi" Anna meringis kemudian kembali membungkuk.

"Maaf Bi"

"Sudah, lekas ganti pakaianmu dan bekerjalah" ucap Bibi.

"Baik Bi, oh iya tadi aku melihat Nyonya pergi menggunakan mobil"

"Nyonya akan berada di Italia selama tujuh hari" Anna mengangguk paham.

Anna menyusuri lorong menuju kamar majikannya sambil membawa vacuum cleaner, dia melihat kamar yg begitu berantakan sehabis Alayna membereskan keperluan yg dibutuhkan nya selama berada di Italia.

Anna menyingkap kain seprai dan mulai membersihkan bagian kolong ranjang beserta sudut-sudut kamar, tiba-tiba pintu kamar mandi terbuka diikuti dengan keluar nya Jay yg baru saja selesai mandi. Anna menoleh, sorot matanya terkejut melihat Jay yg ternyata masih berada di kamar mandi.

"M-Maaf Tuan" kata Anna sambil membungkuk dan pergi.

"Berhenti" Anna refleks menghentikan langkahnya.

Napasnya naik turun sambil menunggu apa yg ingin Tuan nya itu lakukan, Jay duduk di pinggir kasur.

"Sit" ucap Jay sambil menepuk sebelahnya. Dengan kaku, Anna menuruti ucapan Jay untuk duduk di sebelahnya, dia mengambil space yg cukup jauh dari Pria itu.

Jay tertawa kecil melihatnya dan malah menggeser posisinya hingga tidak ada jarak yg tersisa. Bisa Jay lihat dari raut wajah Anna yg tampak tidak nyaman sambil beberapa kali memainkan kukunya.

Badan Anna langsung menegang saat Jay memegang kedua bahunya untuk menghadapnya, dia hanya bisa menunduk tidak berani menatap wajah Jay.

"Apa kau takut padaku?" tanya Jay dengan suara beratnya, Anna diam tidak menjawab.

Sedangkan Jay, memiringkan kepalanya menjelajahi seluruh wajah Anna dengan tatapan yg sangat lembut. Matanya terpaku melihat bibir pink milik gadis itu, sebelah tangan Jay memegang wajah Anna tanpa sadar dia mendekatkan wajahnya. Dahi Anna mengerut melihatnya, dia mundur saat wajah Jay semakin mendekat. Anna panik, saat sudah terpojok tanpa sadar dia mendorong dada Jay hingga membuat Pria itu terkejut dengan pergerakan Anna yg tiba-tiba.

"M-Maaf Tuan, aku tidak bisa"

Jay menahan tangan nya saat dia ingin pergi.

"Kau tidak diberi pilihan untuk menolak" ucap Jay.

Anna hanya terdiam mendengarnya, "Pikirkan adikmu" lanjut Jay.

Anna mengurungkan niatnya dan kembali terduduk di sebelah Jay, "Good girl" ucapnya sambil tersenyum.

Jay membelai rambut Anna, kemudian menautkan nya ke belakang telinga agar dapat melihat wajah Anna dengan jelas.

"Lihat aku" ucap Jay.

Dengan perlahan, Anna menatap kedua matanya. Jay terpaku melihat mata indah gadis di depannya yg berwarna coklat terang, Jay meneguk saliva nya susah payah saat perasaan di dadanya sudah tidak bisa dia tahan.

Anna membeku saat bibir Jay menyentuh miliknya secara tiba-tiba, dia sempat termenung namun kembali tersadar saat Jay melumat lembut bibirnya.

Tangan Anna beralih menepuk dada Jay meminta untuk berhenti, tapi Jay tidak peduli. Pria itu menahan kedua tangan Anna dengan satu tangannya. Posisi mereka yg tadinya duduk juga sudah berubah karena Jay kini sudah berada diatasnya.

"T-Tuan" tahan Anna sambil menggeleng saat Jay membuka bathrobe yg Pria itu kenakan.

Jay hanya tersenyum dan kembali tidak peduli dengan permintaan Anna, pipi Anna memerah melihat bagian atas Jay yg sudah polos.

Dia memalingkan wajahnya.

"Mengapa kau memerah? apa kau malu?" tanya Jay diselingi tawa kecilnya.

Anna sudah gemetar ketakutan, dia tidak ingin melakukannya. Dia khawatir jika Jay akan bertindak lebih jauh, namun dia tidak ada nyali untuk melawan Pria ini.

Jay kembali melanjutkan kegiatan yg sebelumnya tertunda, dia membawa kedua tangan Anna untuk mengalungi lehernya.

Ciuman Jay berubah menjadi sedikit kasar dan terburu-buru membuat Anna tidak bisa bernapas, seolah tidak puas dengan bibirnya, Jay beralih mengecupi leher Anna.

Anna menahan suara lenguhannya yg malah membuat Jay semakin bersemangat, Anna menggeleng saat Jay mulai melepas pakaian yg dia kenakan.

"T-Tuan kumohon jangan" lirih Anna dengan matanya yg sudah berair menahan tangis.

Melihat hal itu, Jay mengusap kristal bening diujung mata Anna. Kegiatan yg sebelumnya ingin dilakukan langsung dia urungkan saat melihat gadis dibawahnya kukungannya menangis, Jay bangkit kemudian membawa tubuh Anna untuk ikut terduduk.

Jay membawa Anna ke dalam dekapannya saat gadis itu masih tersedu-sedu, tangannya mengusap kepala Anna untuk menenangkannya.

"I'm sorry" ucap Jay disela mengusap kepala Anna.

Saat merasa Anna sudah sedikit tenang, Jay menarik tubuhnya kemudian mengusap sisa airmata yg sudah mengering disekitaran mata Anna. Jay mengecup pipinya dengan lembut, membuat Anna menatap Pria itu sedangkan Jay hanya menghadiahinya dengan senyuman manis.

"Lanjutkanlah pekerjaanmu"

Anna sempat terdiam namun setelahnya dia mengangguk, gadis itu beranjak untuk pergi keluar kamar. Anna menyandarkan punggungnya setelah menutup pintu, tangannya beralih merapihkan seragamnya yg acak-acakan setelah itu dia turun kebawah melanjutkan pekerjaannya.

Jay menatap pantulan dirinya di cermin sambil memasang dasi, tiba-tiba pikirannya teralihkan oleh manisnya bibir Anna saat dia mengecupnya, rasanya masih terbayang hingga sekarang yg membuatnya jadi tersenyum sendiri.

"Anna..."

"...I'll keep you by my side"


***

hi maaf ya up nya lama, terimakasih yg udh setia buat vote dan selalu dukung story ku! sampai ketemu di next chap ya ^^

Master ft Jay Park of Enhypen [COMPLETED]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang