21| Benjamin : My Dangerous Boyfriend - The Dark Side of Wiradmaja's Past

4.1K 353 34
                                        

Halo, dengan feign disini.

Selamat menikmati Benjamin, terima kasih karena sudah percaya dan menungguku dengan kurun waktu yang sangat lama.

Semoga kalian selalu berbahagia.

Salam hangat, feign.

*****

Kamala mengucapkan terima kasih kepada Pak Syarif yang sudah mengantarkannya pulang dengan selamat, beberapa hari setelah acara pertunangan mereka dilaksanakan. Mereka berdua harus segera kembali ke Indonesia, menjalani kehidupan sebagai seorang pelajar seperti biasanya. Apalagi mengingat bahwa Benjamin berada di tingkat akhir dan akan segera menyelesaikan masa studi nya - selama beberapa hari ini juga Benjamin diharuskan mengikuti kelas tambahan yang diberikan oleh pihak sekolah, mengakibatkan Kamala sering kali pulang bersama dengan Pak Syarif tidak lupa dengan Adam yang selalu ikut serta.

Memastikan bahwa mobil yang dikendarai oleh Pak Syarif sudah berjalan keluar dari gerbang rumahnya membuat Kamala segera bergegas untuk masuk ke dalam, pemandangan pertama yang Kamala lihat adalah Bude Ratih yang berjongkok sembari terisak di samping tangga. Melihat hal itu dengan spontan Kamala berjalan mendekat, "Bude kenapa?" Tanya Kamala panik, berusaha untuk menenangkan Bude Ratih yang semakin terisak di dalam pelukannya. "Pak Ahmad kemana, kenapa nggak ada? Bude kenapa?"

Bude Ratih masih terlihat shock-pelan, Kamala menuntun Bude Ratih untuk berjalan ke arah sofa yang terletak di ruang keluarga, mendudukkan Bude Ratih disana. Tubuh Kamala dengan gesit segera menuju ke arah dapur, mengambil satu gelas air putih sebelum memberikannya pada Bude Ratih.

Papa dan mama nya sedang tidak ada dirumah, setelah pertunangan dilaksanakan. Papa memiliki banyak agenda padat yang harus diselesaikan, banyak kunjungan kerja yang harus mereka hadiri diluar kota. Dirumah hanya ada Kamala, Bude Ratih, dan juga Pak Ahmad. Namun sekarang, Kamala mendapati Bude Ratih yang menangis sesenggukan dan Pak Ahmad sama sekali tidak terlihat.

"Bude minum dulu ya, tenang..." Kamala berujar sembari membantu Bude Ratih meminum air, setelah dirasa tenang Kamala masih dengan setia mengelus punggung milik Bude Ratih.

"Non, Bude mau pulang ke kampung saja. Tadi Bude dapat kabar, kalau anak di kampung masuk ke rumah sakit. Harus segera dioperasi karena kecelakaan."

"Non Mala, Bude mau pulang."

Kamala memeluk erat tubuh Bude Ratih, turut prihatin dengan apa yang menimpa anak Bude Ratih. "Mala pesankan tiket pesawat ya Bude, Bude bisa langsung pulang hari ini juga."

"Pak Ahmad ada dimana?"

Bude Ratih mengangguk, "Pak Ahmad, pergi menyusul Pak Wirawan dan Bu Anita, Non-ada beberapa berkas yang tertinggal dan harus diantarkan." Kamala mengangguk, dengan cekatan lengan ramping miliknya guna memesan tiket penerbangan yang akan digunakan oleh Bude Ratih.

"Bude packing dulu ya, sudah Mala pesankan tiket. Mala bantu." Kamala dengan hati-hati menggandeng Bude Ratih untuk masuk ke dalam kamar miliknya, mempersiapkan apa-apa saja yang harus dibawa oleh Bude Ratih. Kalut, Kamala tidak bisa berpikir jernih sekarang. Mengabaikan segala notifikasi yang ada di ponsel miliknya, Kamala memilih untuk menuntun Bude Ratih kedepan. Kamala memilih untuk memesan taksi, mengantarkan Bude Ratih ke bandara, karena tidak mungkin bukan jika Kamala membiarkan Bude Ratih pergi sendiri dengan keadaan seperti ini. Kamala tidak bisa membiarkan Bude Ratih begitu saja.

Perjalanan terasa sangat lama bagi Kamala, jemari lentik miliknya hanya bisa mengelus pelan punggung milik Bude Ratih, berusaha menenangkan Bude Ratih yang terlihat masih terpukul dengan kabar yang baru saja di dengarnya. Kamala sangat paham dengan apa yang Bude Ratih rasakan, Bude Ratih sudah bekerja di kediaman keluarganya sejak lama. Selama mama dan papa nya bekerja, Bude Ratih yang selalu menemani Kamala. Kamala menyayangi Bude Ratih, Bude Ratih sudah seperti keluarga bagi Kamala. Melihat keadaannya yang seperti ini membuat Kamala turut merasakan kesedihannya.

Benjamin : My Dangerous BoyfriendCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang