Setelah pertemuan nya kemarin dengan Rony di temenin Nayl, Novia pagi nya langsung mengajak tim makcomblang untuk berkumpul kembali.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Rumah Nabila.
"Siang bunda"
"Siang sayang, eh udah rapih mau kemana nih?"
"Mau keluar sama Anggis, boleh kan bund?"
"Boleh, tapi jangan malam-malam ya pulang nya"
"Itu sudah pasti"
"Tapi bentar deh, ini sepi banget ya rumah kan yang keluar ayah aja? ka Caca dimana bund?"
"Oohh ka Caca, dia baru juga jalan katanya mau lanjutin ketemu dosen buat skripsi dia" jawab Bunda
Nabila mengangguk
"Assalamu'alaikum, Biyaa ini Anggis" teriak seseorang lantang
"Waalaikumsalam"
"Anggis udah sampai bund, aku jalan sekarang ya"
"Iya iya, salam buat Anggis ya bunda ga bisa temuin nih lagi ngadon kue buat di bawa ke butik"
"Oke bunda, dah bund Assalamu'alaikum"
"Waalaikumsalam"
Nabila pun membuka pintu rumahnya dan benar sahabatnya sudah menunggu di halaman.
"Hay"
"Bil, halloo bunda mana?" tanya Anggis
"Lagi buat kue katanya salam aja buat Anggis, maaf ya gabisa nemuin"jawab Nabila
"Oohh gapapa, tapi lo udah izin kan?" tanya Anggis
"Udah aman, lo sama supir?"Anggis mengangguk
" Mana boleh gua pergi nyetir mobil sendiri bil, lo tau abang gue kaya singa kalau marah"
"Hahaha iya juga, yaudah yuk jalan"
"Ayo"
___________
Caffe.
"Bu Noooo, hayy. Loh gua pikir Anggis sama Nabila udah datang" ujar Syarla saat sampai
"Belum kok, mereka masih di rumah Nabila katanya baru mau jalan. Lo dari kampus kan Cal?" jawab Novia
"Iyaa, gua ketemu Caca si Nov"
"Loh terus gimana?"
"Awalnya gua pusing ya harus jawab dan ngeles apa kalau dia nanti ngajak keluar eh waktu kita makan di kantin dia banyak diemnya, ya paling ngajak diskusi skripsi aja" jawab Syarla
"Banyak diem?"
Syarla mengangguk "Aneh kan lo? Pokonya diem aja deh makan ya makan minum ya minum, kayaknya dia lagi banyak pikiran gtu"