Chapter 53

2.1K 125 6
                                        

Hari telah berganti, semua manusia di sibuk kan dengan pekerjaan masiang-masing. Seperti keluarga umumnya yang melakukan sarapan bersama di meja makan sebelum memulai kesibukan, ini juga yang dilakukan keluarga Salsa.

Pukul 05.30

"Aduh Ca, bunda kesiangan kamu kok ga bangunin bunda si nak?"ujar Bunda yang masih menggunakan baju tidurnya dengan bergo di kenakannya

"Gapapa bunda, sebentar lagi juga siap nih sarapannya" Jawab Salsa sambil mengoseng sayuran di atas kompornya

"Maaf ya nak ya, kamu jadi yang siapin semuanya pagi ini"

"Ihh Caca suka kok, nih caca buat Sup ayam dan telur balado nanti bunda rasain dulu ya takut kurang bumbu" ujar Salsa

"Kalau masakan kamu si bunda optimis Ca, selalu topp"

"Makasih bundaa"

25 menit kemudian sarapan sudah rapih tertata dj meja makan.

"Sudah siapp"

"Kalau gitu bunda mandi sekalian panggil ayah mu dulu yaaa Ca"

"Okeee bunda, Caca juga panggil Bila deh sekalian ambil tas"

"Oke sayang"

Kini semua sudah kumpul di meja makan.

"Nah, gimana persiapan ujian kamu?" tanya Ayah

"Aman pah, Nab juga sama anggis sekarang lagi sering kok Kompromi tentang ujian ini juga tentang snptn, do'ain Nabila ya bunda ayah dan ka Caca"jawab Nabila

"Itu mah selalu sayang, bunda kaka dan ayah pasti selalu do'ain kamu" jawab Bunda

"Tapi kok cuman berdua? Raden kemana nak?" tanya Ayah

"Nah itu, semenjak pulang dari kore dia sibuk banget ayah. Hari ini ke sini besok dia ajak diskusi bilangnya mau ke sana, pokonya super sibuk aku gatau dia sibuk apa" jawab Nabila

Salsa menatao Nabila

"Apa karna mau ungkap ini semua, Raden jadi ninggalin kewajiban dia buat belajar? " *batin Salsa

"Ka Caca, gimana?" tanya Nabila membuyarkan lamunan kaka nya itu

"Alhamdulillah, kaka wisuda 5 hari lagi Nab" jawab Salsa

"Wahhh beneran? aku kok dadakan gini si di kasih taunya. Kan belum diapain kado, belum lagi baju biar seragam ihh ka Caca" ucap Nabila

"Tenang aja sayang, semua udah bunda atur kamu tinggal duduk manis oke?" ujar Bunda

"Kalian berdua emang anak-anak hebat dan membanggakan, ayah ga salah pilih bunda untuk jadi istri dan ibu buat kalian" ucap Ayah

"Aaaaaa ayahhh, sini Nab peluk dulu" Nabila bergegas lalu memeluk ayahnya hangat

"Kita juga pasti bangga ya de, di takdirkan menjadi anak-anak dari dua orang yang hebat" jawab Salsa

"Aduh, bunda ga bisa nih begini udah ayo abisin sarapannya kalian semua udah telat ini yuk" Lerai bunda

________

Rumah Rony.

"Enaknya abis ini lanjut ke luar apa di sini aja ya pah, mah?" tanya Anggis sambil memotong roti yang kini menjadi sarapan pertamanya

"Emang kamu udah daftar dimana aja sayang?" tahya Mamah

"Di indo niatnya si di kampus ka Rony sekarang, kalau luarnya ada di negara Korea sama Singapur mah" Jawab Anggis

"Waww, keren-keren tuh kampusnya. Dimana pun itu papah akan support penuh kamu" ucap Andi

"Betul, mamah juga"

CINTA DARI MISI Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang