Chapter 38

1.9K 108 8
                                        

16.45

"Sal, aku duluan yaa" ucap Tari

"Ooh iya di jemput mba?"

"Iya Sal, sama tunangan ku hehe"

"Iya deh percaya. Hati-hati ya mba" ucap Salsa

"Okee, kamu juga ya dahhh. Assalamu'alaikum"

"Waalaikumsalam, dahh mbaa"

Salsa kini sedang berjalan ke arah halte yang ada tidak jauh dari kantor.

Namun belum sampai halte Salsa sudah di hadang oleh....

"KAA CACAAA"

Reflek Salsa menutup kedua telinganya, saat teriakan itu menggema di dekatnya

Salsa membalikan badannya "Astaga Nabila Raden. Kalian ini bikin kaka kaget aja" omel Salsa

"Hehehe maaf ya kaka ku" jawab Nabila

"Ka Sal, maaf ya kita ga bermaksud" tambah Raden

"Iya gapapa, ada apa? kalian bukannya lagi menikmati cuti sekolah kalian sejak olim kemarin?" tanya Salsa

"Betul, itu mangkanya kita ke sini susul ka Salsa"

Salsa menatap adiknya heran "Kenapa begitu? apa hubungannya Nab?"

"Karnaa-"

"Haloooo semuanyaaa" sapa Anggis

"Nah ini dia, Hai Ka Rony" sapa Nabila

Ya memang mereka ber3 berpencar, Nabila dan Raden bertemu Salsa sementara Anggis ia bertugas memanggil Rony yang masih di dalam kantor.

"Hai Nab, Raden"jawab Rony

Mata Salsa dan Rony bertemu. Keduanya merasa bingung ada apakah mereka di pertemukan ini?

"Ini ada apaa Anggis?" tanya Rony

"Ada apa si Nab?" bukan menjawab Anggis malah melempar pertanyaan kepada sahabatnya

"Ha-, emm a-ada kita yang mau nagih janji kalian buat jalan-jalan ke pantai lagi. Kaya waktu pertama kalian ketemu" ucap Nabila

"Sekarang?"

"Iyalah, karna lusa kita udah berangkat ke korea, jadi ga-"

"Hah korea?" ucap Salsa dan Rony bersama

"Eh, maksudnya kamu dapet izin dari siapa ke Korea Nab? Kok bunda ayah ga bilang tadi pagi?" Ucap Salsa

"Aku juga baru tau tadi pagi waktu kaka berangkat" jawab Nabila

"Tau gimana maksud nya?"

"Gini ka Salsa biar aku bantu jelasin" ucap Raden

"Tim Olimpiade semalam tiba-tiba menghubungi pak Bima dan bilang kalau ada satu hadiah tambahan yang terlewat, yaitu trip ke Korea selama 10 hari untuk para pemenang gitu kak" tambah Raden

"Bunda ayah tau ini Nab?" Nabila mengangguk

"Diiizinin?" Nabila mengangguk lagi

"Kalian bertiga aja nanti?" Nabila kali ini menggeleng

"Terus?"

"Sama pak Bima kak, kaka ga usah khawatir aku janji bakal jaga diri baik-baik, ga akan nakal, suerr deh boleh ya?" Ucap Nabila dengan raut penuh harapan

"Ka Salsa tenang aja Nabila akan aman sama aku dan Raden" ucap Anggis

"Sekarang kita mau kemana?" alihan Salsa

"Ke pantai pik, kali ini Raden ikut gapapa kan?"

"Yaudah"

"Kalian bawa mobil?" tanya Salsa

CINTA DARI MISI Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang