Chapter 61

1.3K 136 9
                                        

Teras rumah.

"Kamu tadi ngapain si pake meluk-meluk ayah" Ucap Salsa sambil duduk di kursi

Rony sambil terteguk menggaruk belakang lehernya yang tak gatal.

"Aku di kerjain ini sama Anggis dan Nabila..." jawab Rony lalu ikut duduk di kursi samping Salsa

"Permisi, Non Den ini teh hangat tadi ibu minta tolong bibi buatin" ujar art

"Oohh iya bi, terimakasih banyak yaa..." ucap Salsa

"Makasih bi..."

"Sama-sama, bibi lanjut yaaa. Marih...."

Salsa dan Rony bersama mengangguk pelan.

"Di kerjain gimana maksud kamu?" tanya Salsa sambil meminum pelan teh hangat itu

"Mereka bilang....." Rony menceritakan kejadian sejam sebelum Salsa sampai

"Ya aku pikir bener kamu Ca yang buka pintu itu...taunya Ayah maluu aku" Salsa terkekh kecil

"Masih untung yang kamu tangkep Ayah, coba bunda apa ga di penggal tangan kamu Ron" ucapnya

"Serem banget Ca... jangan dong"

"Ya lagi. Bang Nayl bilang kamu ada meeting kok di sini?"

"Iya tadi pagi ada meeting memang, harusnya aku langsung ke kampus temenin kamu tapi kata Novia acara nya udah selesai terus aku di telpon Anggis Nabila di ajak buat surprise di rumah aja"

Salsa mengangguk mengerti

"Ooh iyaa, sayang sebentar yaa..." ucap Rony lalu ia memasuki rumah tergesa

Salsa melihat itu hanya terlihat santai, meski bingung.

Tak butuh waktu lama, Rony kembali menghampiri calon istrinya yang duduk manis menunggunya.

Tak butuh waktu lama, Rony kembali menghampiri calon istrinya yang duduk manis menunggunya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Happy graduation calon istri kuuu....." ucapnya lembut sambil mengelus puncak kepala Salsa

Salsa sontak menoleh, tersenyum tipis lalu berdiri sejajar dengan lelaki itu.

"Makasihh yaaa" Salsa menerima bunga mawar itu

"Maaf, aku ga datang di hari bahagia kamu tadi. Dan cuman bisa kasih bunga ini karna belum sempet buat suprise yang lebih prepare"

"Gapapa, aku tau calon suami ku sibuk" ujar Salsa

Rony tersenyum "Tapi nanti malam sebagai gantinya gimana kalau kita dinner? Mau?" ajak Rony

Salsa mengangguk "Mauuuuu"

Lalu Rony memeluk Salsa hangat

"Ekhem ekhem" suara deheman datang dari arah pintu rumah

"Di tungguin buat makan, taunya lagi mesra-mesraan" ucap nya

Salsa Rony kompak menoleh , namun tangan Rony masih merangkul kedua baju Salsa.

CINTA DARI MISI Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang