"Kamu tadi ngapain si pake meluk-meluk ayah" Ucap Salsa sambil duduk di kursi
Rony sambil terteguk menggaruk belakang lehernya yang tak gatal.
"Aku di kerjain ini sama Anggis dan Nabila..." jawab Rony lalu ikut duduk di kursi samping Salsa
"Permisi, Non Den ini teh hangat tadi ibu minta tolong bibi buatin" ujar art
"Oohh iya bi, terimakasih banyak yaa..." ucap Salsa
"Makasih bi..."
"Sama-sama, bibi lanjut yaaa. Marih...."
Salsa dan Rony bersama mengangguk pelan.
"Di kerjain gimana maksud kamu?" tanya Salsa sambil meminum pelan teh hangat itu
"Mereka bilang....." Rony menceritakan kejadian sejam sebelum Salsa sampai
"Ya aku pikir bener kamu Ca yang buka pintu itu...taunya Ayah maluu aku" Salsa terkekh kecil
"Masih untung yang kamu tangkep Ayah, coba bunda apa ga di penggal tangan kamu Ron" ucapnya
"Serem banget Ca... jangan dong"
"Ya lagi. Bang Nayl bilang kamu ada meeting kok di sini?"
"Iya tadi pagi ada meeting memang, harusnya aku langsung ke kampus temenin kamu tapi kata Novia acara nya udah selesai terus aku di telpon Anggis Nabila di ajak buat surprise di rumah aja"
Salsa mengangguk mengerti
"Ooh iyaa, sayang sebentar yaa..." ucap Rony lalu ia memasuki rumah tergesa
Salsa melihat itu hanya terlihat santai, meski bingung.
Tak butuh waktu lama, Rony kembali menghampiri calon istrinya yang duduk manis menunggunya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.