Chapter 56

1.4K 129 25
                                        

Setelah mereka jemput adik mereka, masing-masing.

Mobil Rony, kini di isi oleh

Rony dan Salsa di depan dan Nabila Anggis di belakang.

Suasana hening tidak ada percakapan apapun di antara ke empat nya.

Menyadari suasana yang dingin, Anggis menyenggol bahu Nabila.

"Apa?" tanya Nabila tanpa suara

"Canggung banget" ucap Anggis

Nabila mengangguk

"Ekhem" kode Anggis

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


"Ekhem" kode Anggis

"Eh, Anggis bahas lanjutan tadi kita di kelas, jadi kamu mau dimana kuliahnya?" tanya Nabila

"Emmm, aku maunya di luar negri tapi you know lab Nab aku punya abang yang super po se sif " jawab Anggis sambil melirik pada Rony di depan

Rony pun sadar, ia menatap balik adiknya lewat kaca.

"Oooh gitu"

"Kalau kamu Nab?"

"Aku si mau di sini aja deh Nggis kayaknya, maybe di tempat ka Salsa kuliah sekarang"

"SUMPAH? ihhh aku juga di masukin ke sana sama abang ku yang posesif itu" Jawab Anggis sengaja memancing

"Anggis... maksud ka Rony baik. Kaka gamau kamu kesepian aja kalau kaka waktu itu ada papah yang temenin kalau sekarang kesibukan papah padet banget, ka Rony juga lagi jalanin usaha papah jadi kita gada yang bisa ikut kamu. Kita cuman khawatir karna kamu anak perempuan"ujar Rony dengan lemah lembut

"Iyaa ka Rony..."

"Lagian gapapa ko, mau di luar atau di dalam negri semua sama tujuannya sama. Mungkin yang membedakan hanya lingkungan dan suasana nya kali ya? tapi di kampus kaka yang sekarang oke kok. Dosen nya baik ka Salsa yakin anak-anak pinter kaya kalian berdua akan mulus jalannya apalagi dengan prestasi yang kalian pegang" saut Salsa

"Persis ka Rony, di juga beralasan gitu ka Sal. Katanya di sana bedanya cuman lingkungan dan suasana buat ilmu semua sama kok gitu. Kalian cocok yaa" ceplos Anggis di akhir

Nabila terkejut reflek menyenggol bahu Anggis

"Jangan godain gitu pliss, nanti mereka balik canggung"bisik Nabila

"Duhh, kelepasan. Jiwa shipper nya melekat nih"Balas Anggis sambil berbisik juga

"Tahan Anggis, tahan" Anggis pun mengangguk

Ponsel Salsa tiba-tiba berdering.....

Salsa melihat ke ponselnya, nama Bunda tertulis di sana.

Bundaaa🫀

"Assalamu'alaikum, iya bunda ada apa?"

"Waalaikumsalam, Sayang kamu dimana? sudah jemput Nabila?"

CINTA DARI MISI Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang