Chapter 26

2.8K 149 9
                                        


"Hari yang di nantikan telah tiba, kini saat nya kita menyaksikan putra-putri pilihan kebanggaan kita semua. Selamat datang di Olimpiade Internasional 2024 yeyyy"

Suara tepuk tangan gemuruh memenuhi satu gedung besar yang menjadi saksi ketegangan Olimpiade ini.

Lain sisi.

"Bunda,  aku gemeteran banget takut" ucap Nabila

Para peserta dan keluarga kini menunggu di backstage untuk nanti di panggil satu persatu.

Saat ini Nabila di temani oleh Bunda dan Ayah, Ka Caca? ia sedikit terlambat guys karna ada matkul yang tidak bisa di tinggal. Begitupun Novia dan Syarla

"Sayang, sini peluk Bunda sama Ayah" ucap Bunda sambil membawa Nabila ke pelukannya dan menenangkan dengan caranya

"Nab, tenang yaa. Ayah yakin kok anak ayah ini hebat, ayah bunda kaka ga maksa kamu untuk juara di sini, karna melihat nama mu terpilih saja itu sudah cukup membanggakan. Jadi jangan merasa terbebani ya sayang. Berikan yang terbaik dari diri kamu, oke?" ucap Ayah

Nabila mengangguk dan mengeratkan pelukan kedua orang tersayang nya.

"Assalamu'alaikum" ucap Seseorang membuyarkan pelukan keluarga hangat itu

"Eh maaf ganggu ya, om tante" ucapnya lagi

"Engga kok nak" Jawab Bunda

"Bunda, ayah kenalin ini ka Paul" Ucap Nabila

"Bunda sudah tau, ini sahabatnya nak Rony kan?yang waktu itu antar Bila dan izin minta nomor ponsel ya?" ucap Bunda

"Betul Bunda"

"Kalo Ayah baru ketemu nih, salam kenal Paul"

"Salam kenal Om" jawab Paul sopan

"Nab, Bunda sma Ayah ke depan dulu ya siapa tau kaka kamu sudah di depan" ucap Bunda

"Oooh iya Bunda"

"Paul, om titip Nabila ya"

"Iya Om"

"Yaudah, jangan tegang-tegang banyakin doa oke?"

"Iya Bund..."

Bunda dan Ayh pun berjalan ke depan, meninggal kan Paul dan Nabila hanya berdua di ruangan tunggu.

"Nab, kaka bawa ini" ucap Paul sambil mengeluarkan sesuatu yang dia sembunyikan sejak datang

Nabila terpana kaget "kak... Cantik banget bunganyaaa. Terimakasih yaa"

"Sama-sama Nab tapi bunganya kalah cantik, kalo kamu yang pegang Nab"ucap Paul

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


"Sama-sama Nab tapi bunganya kalah cantik, kalo kamu yang pegang Nab"ucap Paul

" Ihh ka Paul. Tapi kok kaka kasi ini sekarang, orang tuh kan nanti di akhir-akhir itupun kalo juara kan?"Ucap Nabila polosnya sambil memeluk dan menciumi bunga itu

CINTA DARI MISI Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang