Sepandai-pandainya kau menyimpan rahasia, pada akhirnya akan terbongkar juga kan?
Siang hari itu, Elise mengajak David untuk makan siang bersama setelah mereka berbincang santai di tepi danau belakang Mansion
Bisa dibilang tidak santai juga sih, karena David dengan ekspresifnya menceritakan kejadian hebat saat dia bermimpi buruk
Elise pun menjelaskannya secara rinci, membagikan informasi tentang utusan dewa dan identitasnya yang merupakan seorang anak Dewi Athena
Mulanya David masih tidak percaya, tapi saat Elise membuktikan dengan menampilkan sayapnya barulah David percaya. Bahkan David dengan dramatis hampir terjungkal dari kursi saking terkejutnya
Dasar kang drama sekali
Setelah pembicaraan yang panjang, Elise mengajak David untuk makan siang bersama di rumah kaca yang sudah disiapkan para Maid
Tentu saja, disana sudah tersedia beberapa makanan yang sudah disiapkan Maid. David yang sedari awal menatap penuh menikmat langsung bersemangat saat Elise mempersilahkannya untuk ikut makan
"Wahh semuanya terlihat enak. Setelah sekian tahun hanya melihat, kali ini untuk pertama kalinya aku bisa mencicipi makanan yang lezat yang dihidangkan oleh para Maid. Kebuci - eh maksudku, ketulusan Tuan Draco dalam menyayangimu sangat luar biasa ya" celetuk David yang mulai mencicipi kuenya terburu-buru
Elise yang mulai terbiasa dengan tingkat David hanya terkekeh geli, dia pun mulai makan makanannya
"Ngomong-omong dari gaya bicaramu. Sepertinya kau bukan seperti anak berusia 10 tahun, jadi sebenarnya umurmu berapa Elise?" tanya David random
"Umurku sekitar 875 tahun mungkin?" ucap Elise yang sedikit lupa
Mendengar jawaban yang tidak masuk akal itu membuat David melotot kearah Elise, bahkan dia sampai menghentikan pergerakan garpunya
"875 TAHUN?" Ucap David tak percaya
Elise mengangguk, "Kau lupa, jika seorang Dewa/Dewi itu memiliki usia yang abadi. Hal itu, berlaku juga untuk keturunannya"
"Bisa dibilang perubahan fisik kita akan terhenti diusia 25 tahun dan kita bisa merubah fisik dengan sendiri saat sudah memasuki usia 100 tahun" jelas Elise
"Pantas saja pembawaan dan gaya bahasamu sangat dewasa, berbanding terbalik dengan fisikmu yang merupakan seorang anak anak" ucap David membuat Elise terkekeh geli
"Dan sepertinya aku merasa tidak pantas disebut kakak olehmu" celetuk David yang dibalas gelengan Elise
"Tidak, seperti yang kubilang saat pertama kali bertemu. Aku tetap menghormatimu seperti seorang kakak, dan Kak David boleh mengangapku layaknya seorang adik" ucap Elise dengan senyuman hangatnya yang membuat mata David tertegun
"Boleh aku minta bantuanmu kak?" tanya Elise serius
Melihat raut Elise yang nampak serius, membuat David menegakan badannya "Bantuan seperti apa?" tanya David
"Kakak tahu kan jika aku sedang menjalankan tugas dari Dewa Zeus. Kurasa sudah saatnya untuk menjalankan rencana pertama" ucap Elise membuat David membelalakan matanya. Dia tentu saja tau rencana apa saja yang akan Elise lakukan, tapi dia tidak percaya akan secepat ini akan dilakukan
"Elise tau sendiri kan jika kakak masih berumur 17 tahun dan belum mendapatkan kekuatan dari Dewa. Tapi kakak sebisa mungkin menolong Elise, kakak akan terus berlatih agar menjadi Utusan Dewa yang kuat" ucap David bersungguh-sungguh
KAMU SEDANG MEMBACA
HIRAETH
FanfictionSebagai anak dari Dewi Perang Athena, Elise sudah terbiasa untuk bersikap perfeksionis dan mengendalikan emosinya. Elise ditugaskan Dewa Zeus untuk mengawasi "Utusan Dewa" di dunia manusia, agar tidak seenaknya menggunakan kekuatan. Akan tetapi, du...
