31

6 2 0
                                        

"SIAPA YANG MENGIRIM INI??" Tanya Harris sembari menatap tajam anak buahnya yang mengantarkan sebuah paket

"K-kami menemukannya di depan gerbang, dan CCTV tidak bisa mendeteksi orang tersebut" ucapnya orang yang menemukan paket itu sembari menunduk ketakutan

"Apa jangan ini semua dari Draco? Berati dia masih hidup" ucap Harris menatap layang berkas itu

"Kita harus memanstikan jika Draco masih hidup__" ucapan Harris terpotong karena handphone menampilkan sebuah pesan yang berasal dari pengirim paket itu

+398477---

Sudah terima paket dariku?

Bagaimana? Kau pasti terkejut kan?

Atau kau masih tidak percaya dengan bukti yang kukirim?

Jika kau ingin mengetahui jawabannya, tanyakan saja pada rekan kerjamu Paulo

Karena kenyataannya dialah dalang dari semua itu

Isi pesan tersebut membuat alis Harris menekuk, "Paulo?" ucap Harris

Bukannya dia orang memberitahu jika istrinya dibunuh oleh Draco?

"Boss ada apa?" ucap salah satu anak buahnya melihat bossnya tiba-tiba terdiam setelah mengucap nama Paulo

"Dalang dari semua ini adalah Paulo. Kita harus memastikan terlebih dahulu" ucap Harris sembari memandang ke bawahannya dan berangkat ke kediaman Giorgio

.

.

.

.

.

"Mereka sudah pergi, Tuan" lapor Thomas

"Bagus. Kita hanya perlu datang di akhir pertunjukan untuk menambah keseruan" ucap Draco sembari mengeluarkan senyuman kejamnya






**********************


Markas Mafia Cavaliere Oscuro (Dark Knight)

Draco memang sengaja membangun markasnya terpisah dengan kediamannya. Selain sebagai markas, tempat ini juga digunakan sebagai tempat latihan para anggota kelompok Mafia, dan juga sering dipakai untuk mengeksekusi musuh

Seperti saat ini, disebuah ruangan yang minim cahaya terdapat sesosok manusia yang sedang terikat di bangkunya dengan beberapa luka lebam yang terpampang di tubuhnya. Matanya sengaja ditutup dengan sebuah kain, agar orang tersebut merasakan kengerian yang dirasakannya

Sebuah pintu terbuka, dan sontak membuat orang yang sedari tadi berjaga membungkuk sopan kearahnya. Orang tersebut berjalan angkuh kearah orang yang sedang terduduk, dia mulai membuka kain yang mengahalangi kedua matanya

Orang tersebut mengerjap matanya beberapa kali, dan tiba-tiba matanya sontak membelalak saat dirinya melihat orang yang menculiknya

"Draco?" Ucap lelaki tersebut

"Hola Amigo*" ucap Draco tersenyum kepada lelaki itu. Ralat, senyuman itu bukan bukan senyuman ramah, bahkan anggota lain yang melihat senyumannya itu seketika merinding

"Kau pasti terkejut karena aku masih hidup?" jelas Draco yang mengerti arti dari keterkejutan dari wajah Harris

"Tapi sepertinya, Tuhan memberikan kesempatan kepadaku. Sehingga aku bisa membalas orang yang sudah kuanggap sebagai keluargaku sendiri"

HIRAETHTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang