37

3.2K 302 27
                                        

Sesuai janjinya dulu, Rose berhasil membawa sang adik ke sebuah pasar malam. Mereka yang memang ingin pulang dari rumah Oma Opa yang kebetulan melewati sebuah pasar malam sehingga Rose meminta ingin berkunjung terlebih dahulu untuk menepati janjinya kepada sang adik.

"Inget ya ucapan Mommy, jangan beli makanan banyak-banyak sudah malam dan satu lagi jangan naik-naik wahana bahaya" Nasihat Jennie saat mereka masih di Mobil dan akan turun.

"Ihh~ masa gaboleh naik wahana sih Mom" Protes Rose karena bukan pasar malam namanya kalau tidak mencoba wahananya.

Lisa yang tidak tahu menahu apa itu pasar malam hanya bisa diam menyimak pembicaraan kakaknya.

"Gaboleh, Mommy ga izinin" kekeh Jennie melarang.

"Yahh ga asik ah kalo gitu" Kesal Rose yang moodnya langsung buruk saat Jennie mengatakan itu. Padahal Janjinya dulu dia ingin membawa adiknya ke pasar malam untuk bisa merasakan menaiki wahana.

"Yeobo, kasih aja" Ucap Kai.

Jennie menatap Rose yang cemberut pun menghela nafas.

"Yaudah satu wahana aja"

"Dua?" Pinta Rose yang sudah terlintas dua wahana favoritnya.

"Satu atau gak sama sekali?" Tegas Jennie pada anak sulungnya.

"Huh, iya deh satu" Pasrah Rose.

"Ayo de" Ajak Rose menarik lisa keluar dari Mobil.

"Eh adenya juga ikut?!" Pekik Jennie saat baru sadar lisa ditarik Rose.

Jennie memanggil Rose namun rose sudah masuk kedalam pasar malam.

"Aduh gimana ini~" Panik Jennie karena Rose sepertinya tidak mendengar panggilannya untuk tidak membawa lisa ikut naik wahana.

"Ssst Yeobo gapapa" Cegah Kai saat Jennie terlihat panik.

"Ayo Oppa susul mereka!" Ucap Jennie ikut keluar dari mobil mengejar Rose dan lisa. Sementara Kai dia ingin memarkirkan mobil dahulu setelah itu menyusul keluarganya.

***

"Kakak ini pasar malam?"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Kakak ini pasar malam?"

Rose mengangguk tersenyum.

"Iya dek ini pasar malam"

"Kamu suka? "

Senyum terbit muncul di bibir lisa. Dia menatap Kakaknya dengan mata berbinar lalu mengangguk antusias.

"Suka kak. Bagus banget"

Tepat sekali. Jawaban Lisa sama persis dengan dirinya yang baru pertama kali ke pasar malam. Sama-sama takjub. Sempat heran pada kedua orang tuanya yang tidak pernah mengajaknya ke tempat ini. Tapi biarlah, yang penting mereka sekarang berada pasar malam yang indah yang penuh dengan lampu warna warni.

My Little LightTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang