Yoona turun membawa peralatan bekas makannya Lisa untuk ditaruh di dapur. Langkahnya terhenti saat berpapasan dengan sang suami, Siwon.
"Abis ngapain?" Tanya Yoona melihat Siwon yang sepertinya habis dari luar.
"Bukain gerbang"
Yoona mengeryit. "Siapa yang dateng?"
"Jennie sama Kai"
Yoona tentu terkejut menatap lekat suaminya.
"Ga tega hehe" cengir Siwon karena ia tidak bisa melihat sibungsu atau Jennie sedih.
"Ck! Kamu mah!" Kesal Yoona bergegas menyimpan piring bekas ke dapur lalu ingin segera ke ruang tamu karena ada anaknya.
Setelah ke dapur Yoona langsung ke ruang tamu dan menemukan Jennie, Kai dan Rosé ada disana.
"Eomma" sambut Jennie dan Kai sementara Rosé yang lapar memilih ke dapur mencari Makanan.
"Kenapa kesini?" Tanya Yoona tanpa pikir panjang.
"Eomma Ade disini kan, aku cari kemana-mana tadi ga ada? Aku khawatir Eomma, tadi Ade kabur disekolah aku—"
"Ga ada tuh, emangnya kenapa? Kamu abis ngapain Ade? Kok bisa Ade kabur gitu?" Balas Yoona dengan ketus. Terlihat sekali kalau dia sedang marah.
"Aaaa~ Eomma bohong kan? Ade disini? Iyakan Appa?" Tanya Jennie meminta kepastian pada Siwon.
Siwon menggaruk lehernya gatal sambil melirik istrinya takut.
"I-iya Ade disini kok" ucapnya terbata.
"Tuh kan, Sekarang Ade dimana? Jennie mau liat Ade" tanya Jennie tak sabaran.
Yoona menghela nafas pasrah. "Iya Ade disini"
"Eh tunggu, mau kemana?" Cegah Yoona saat Jennie ingin beranjak.
"Mau ke kamar Eomma? Ade pasti ada disana kan?"
Yoona mengangguk namun tetap mencekal lengan Jennie.
"Kenapa? Jennie mau ketemu Ade" kesal Jennie saat Eommanya tetap menahannya.
"Ade pasti butuh waktu, biarin dia di kamar dulu"
Jennie menggeleng, "Engga Eomma aku mau ketemu Ade" paksa Jennie.
Kai ikut menahan Jennie. "Yeobo tenanglah, kita bicarakan ini dulu"
"Gamau aku—"
"Katanya Ade mau tinggal disini"
"APA!" Kaget Jennie dan Kai.
Yoona mengangguk lalu menjelaskan semuanya dimana Lisa ingin tinggal dirumahnya dan enggan bertemu keluarganya.
"Kamu apain sih sampe Ade bilang kaya gitu?" Tanya Yoona dengan serius pasalnya Lisa tidak pernah senekat ini.
"Aku ga apa-apain Eomma aku cuma..." Jennie menceritakannya.
Mendengar itu Yoona memijit keningnya yang mendadak pusing. Pantas saja cucunya sangat marah pada Jennie.
"Kamu ga bilang dulu?"
Jennie menggeleng. "Ck. Pantesan!"
"Terus Jennie harus gimana Eomma?" Ucap Jennie dengan sedih karena ia tidak mau Lisa tinggal bersama kedua orangtuanya.
***
"Sayang buka pintunya dong"
Sedari tadi Jennie sudah mencoba membujuk anaknya untuk keluar kamar namun anak itu sama sekali tidak keluar sekalipun.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Little Light
Fiksi Remaja"Pelan-pelan de" "Sus mana Mom?" Jennie menuntun anaknya untuk duduk bareng bersama suami juga putri sulungnya. "Mommy sus mana~" rengek Lisa yang tadi dihiraukan Jennie. "Sus resign de, katanya gamau lagi ngurusin bayi gedenya"
