Cklek
"Oma"
Yoona tersenyum lalu mendekati brankar cucunya.
"Hai, gimana keadaan cucu Oma hm?" Yoona mengelus lembut kening cucunya.
Lisa menggeleng sambil mencebik. Hatinya sedang kacau sekarang.
"Eh kenapa ini? Kok nangis? Kenapa hm?" Panik Yoona saat melihat cucunya mulai meluruhkan air matanya.
"Hiks Oma~" Lisa merentangkan tangannya meminta di peluk.
"Kenapa Ade? Bilang sama Oma sayang?" Tanya Yoona dengan lembut sambil mengusap-usap punggung Lisa yang bergetar.
"Hiks hiks"
Yoona membiarkan sang cucu tenggelam dalam tangisnya. Namun setelah beberapa menit lamanya Lisa menangis akhirnya Yoona menghentikan Lisa untuk tidak menangis lagi.
"Shuuuttt udah ya, nanti sakit loh dadanya"
Lisa memelankan tangisannya karena memang nyeri di dadanya mulai terasa.
"Mau cerita sama Oma?" Tanya Yoona dengan mengusap kedua pipi Lisa yang basah karena air mata.
Lisa mengangguk sambil sesegukan.
"Udahan dulu nangisnya, baru Ade cerita" suruh Yoona yang merasa kasihan pada Lisa yang terlihat menyedihkan.
Lisa pun mencoba menghentikannya namun dia menggeleng seolah memberitahu kalau tangisannya susah di hentikan.
Yoona mengangguk. "Susah hm? Yaudah gapapa, Ade istirahat aja oke?" Ucap Yoona yang menyuruh sang cucu istirahat karena takut mengganggu keadaanya.
"A-ade cape Oma hiks" akhirnya Lisa mengeluarkan suaranya dengan napas yang tersendat.
"Iya udah ya nangisnya, kasihan ini dadanya tambah sakit kan hm?" ucap Yoona yang sedari berusaha menenangkan Lisa agar berhenti menangis.
Namun apa yang di ucapkan Yoona sepertinya salah, karena bukan itu yang dimaksud ucapan Lisa.
"Eh kok tambah keras nangisnya de, udah dong Oma harus gimana biar Ade berhenti hm?" Panik Yoona mendengar tangisan Lisa semakin mengeras.
Siwon datang dengan tergesa karena mendengar tangisan Lisa, matanya melihat Lisa yang menangis keras di gendongan istrinya.
"Cucu Opa kenapa ini?" Tanyanya mencoba menanyakan keadaan Lisa.
Melihat Opanya memasang wajah panik, membuat Lisa merasa semakin bersalah karena semua orang menghawatirkannya. Lagi-lagi ia sangat merepotkan. Ia pun memberontak meminta turun di gendongan Yoona.
"Loh kenapa minta turun sayang? Ini di gendong Oma loh" bingung Yoona saat Lisa meminta turun sambil sesegukan.
"Sini sama Opa yuk" ajak Siwon namun di tolak Lisa.
"M-mau disana a-aja hiks" pinta Lisa menunjukkan brankarnya.
"Oke-oke disana tapi diem ya" Lisa menganggukan kepalanya setuju.
"Udah diem oke"
Lisa pun berhasil menghentikan isakannya dan sekarang hanya sesegukannya saja.
"Yeobo lakukan sesuatu" ucap Siwon khawatir dengan keadaan Lisa yang terlihat sangat pucat.
"Ndak mau heuu~" rengek Lisa meminta Pada Yoona agar Siwon diam.
"Iya engga de, Minum dulu sayang" entah darimana Yoona sudah memegang gelas lalu menyuruh cucunya minum.
Lisa pun menerimanya karena memang haus sedari tadi. Rasa sakit di dadanya masih terasa namun tidak mau mengatakannya pada Yoona.
"Ade mau pulang aja Oma" ucap Lisa yang sudah mulai tenang.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Little Light
Teen Fiction"Pelan-pelan de" "Sus mana Mom?" Jennie menuntun anaknya untuk duduk bareng bersama suami juga putri sulungnya. "Mommy sus mana~" rengek Lisa yang tadi dihiraukan Jennie. "Sus resign de, katanya gamau lagi ngurusin bayi gedenya"
