"Leo sini"
Seolah mendengar Majikannya memanggilnya sang kucing mendekati lisa. Lisa langsung menggendong si leo lalu masuk kedalam rumah untuk mencari sang Mommy.
"Mommy!" Teriak Lisa.
"Mommy di dapur de!" Saut Jennie dari dapur.
Lisa pun berbalik arah menuju dapur dimana Mommynya berada. Melihat siluet lisa yang menghampirinya Jennie segera mematikan kompor lalu mencuci tangannya.
"Apa de ehh kok bawa kucing sih de" Kaget Jennie melihat lisa menggendong kucing kesayangan anaknya.
"Simpen dulu kucingnya de, Mommy kan udah bilang jangan bawa-bawa kucing masuk kedalam rumah" Ucap Jennie yang memang telah lama melarang lisa membawa kucing masuk. Makanya ia buatkan tempat kucing itu dibelakang rumah.
"Ngga gigit Mommy" Ucap lisa mengelus-ngelus kepala si kucing.
"Iya ga gigit tapi bulu kucingnya tuh tuh" Tunjuk Jennie pada lantai yang sudah dipastikan banyak bulu kucing yang terjatuh disana.
"Simpen dulu de nurut sama Mommy" Pinta Jennie.
Lisa pun cemberut lalu akhirnya ia menuruti Mommynya.
"Yaudah bentar" Pasrah lisa langsung menyimpan kucingnya ke tempat tinggalnya di belakang rumah.
Jennie hanya geleng-geleng lalu menyuruh artnya untuk membersihkan lantai yang banyak bulu-bulu kucing terjatuh. Sembari menunggu ia kembali berkutat dengan kegiatan masaknya. hari ini hari Weekend jadi Jennie sempatkan membuat cake kesukaan kedua anaknya.
Tak lama Lisa kembali datang lagi tapi tidak dengan kucingnya lagi.
"Mommy"
"Apa sayang heum~"
"Mommy lagi buat cake kesukaan ade sama kakak" Imbuh Jennie tanpa Menolehkan kepalanya karena fokus menaruh stoberi di atas cake yang hampir jadi itu.
"Mauuu"
Lisa mendekati Jennie yang masih manaruh stoberi di atas cake lalu.
"aaa...." Jennie menyuapi lisa dengan satu cake buatannya itu.
"Enak?" Lisa segera mengangguk membuat Jennie tersenyum.
"Mommy selesain ini dulu, nanti kita makan bareng sama kakak, Oke?" Ucap Jennie kembali menaruh stobery ke tiga cake yang belum siap.
Lisa menggeleng "Ade mau jajan keluar" Ucapnya memberitahu tujuannya kepada Jennie.
"Jajan? Engga ah ini masih pagi loh. Nanti aja jajannya, lagian siapa yang ajakin kamu jajan?" Heran Jennie kepada anaknya. Padahal dia sudah effort buat cake untuk anaknya di hari weekend.
"Daddy yang ajakin Mom, ade mau siap-siap sekarang" Ucapnya meminta bantuan sang Mommy menyiapkan baju santai karena dirinya ingin mandi.
"Astaga Daddy kamu~" Kesal Jennie kepada suaminya.
"De ayo cepetan, Daddy nungguin daritadi loh" Seru Kai tiba-tiba muncul.
"Mommy ayo" Pinta lisa.
"Ck kamu mah ajak ade jajan masih pagi loh ini" Dumel Jennie sambil mencuci tangan karena sudah selesai dan ingin meladeni si bungsu. Kalau sudah begini Jennie tidak bisa menolak karena you know lah bagaimana si bungsu.
"Hehe maaf yeobo habisnya aku pengen jalan-jalan sebentar sama ade mumpung Weekend" Ungkap Kai karena sudah lama tidak berduaan dengan bungsunya padahal dulu hampir tiap Weekend mereka berdua keluar hanya untuk ber jalan-jalan.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Little Light
Dla nastolatków"Pelan-pelan de" "Sus mana Mom?" Jennie menuntun anaknya untuk duduk bareng bersama suami juga putri sulungnya. "Mommy sus mana~" rengek Lisa yang tadi dihiraukan Jennie. "Sus resign de, katanya gamau lagi ngurusin bayi gedenya"
