47

1.6K 267 18
                                        

"Enggh jangan"

"Ampun Om~"

Lisa bergerak gelisah dalam tidurnya. Matanya ingin terbuka tapi tidak bisa. Entah apa yang tidak bisa bangun namun dirinya benar-benar gelisah karna masih terjebak dalam mimpi buruknya.

"Aku ga salah hiks~"

Cklek

Pintu kamar lisa mendadak terbuka karena seseorang mendengar suara dari dalam kamar Lisa. Rasa cemas melanda sang empu begitu melihat sang anak tidur dengan gelisah.

"Sayang"

Mata itu bergerak ketika ada yang menyentuhnya. Usapan lembut yang dirasakan Lisa mampu menolongnya untuk membuka mata.

"Mommy~" Suara serak khas bangun tidur.

Jennie tersenyum lega saat Lisa membuka mata lalu ia pun memberikan senyuman hangatnya. Menggenggam satu tangan Lisa yang masih bergetar lalu ia berikan kecupan lembut.

"Hmm kenapa?"

Tidak di pungkiri bahwa Jennie sudah tahu perihal Lisa yang masih mengalami trauma akibat kekerasan taehyung padanya.

"Hug me Mom~" pinta Lisa.

Jennie lantas mengangguk lalu ikut berbaring bersama sang putri yang membutuhkan pelukannya. Tak dipungkiri juga bahwa pelukan Jennie adalah obat bagi Lisa saat teringat hal buruk padanya. Pelukan itu terasa sangat nyaman dan menenangkan bagi Lisa.

"Gwenchana?"

Lisa mengangguk, menghirup dalam harum tubuh Mommynya. Rasanya ia benar-benar tidak mau lepas dari sang Mommy.

"Mau peluk gini terus"

Jennie terkekeh, kalau sudah begini berarti anaknya sudah tidak marah lagi.

"Mandi dulu yuk" Ajak Jennie karena memang sudah pagi hampir siang, bahkan Rose dan Kai sudah berangkat sedari tadi.

"Gamau sekolah Mom~" Rengek Lisa.

"Siapa yang nyuruh kamu sekolah De? "

"Mommy cuma nyuruh kamu mandi bukan sekolah" Imbuh Jennie memberitahu. Lagipula dia tidak akan membiarkan putrinya sekolah dulu setelah pulang dari rumah sakit kemarin.

"Gamau mandi~" Rengek Lisa lagi.

"Kenapa?"

"Dingin~"

"Mommy udah siapin air anget kok de, mandi ya. Yuk sama Mommy" Bujuk Jennie lagi mengingat selama di rumah sakit belum mandi sama sekali dan adanya di elap saja.

"Sama Mommy?"

"Iya sama Mommy yuk"

Jennie membawa anaknya seperti koala,  memandikan bayi besarnya dikamar mandi. Kebetulan dirinya juga belum mandi karena habis beberes jadilah mereka akan mandi bersama.

Di dalam kamar mandi Jennie melepaskan satu persatu pakaian Lisa. Terlihat bekas jahitan operasi dan dua memar di dada dan di pinggang.

"Nanti Mommy obatin lagi ya" Ucap Jennie menatap sendu kedua memar itu.

Lisa yang tidak mau kembali mengkhawatirkan sang Mommy segera mengecup singkat pipi sang Mommy. Berusaha mengalihkan perhatian sang Mommy.

"Nanti Mam ade boleh request?"

Jennie tersadar kemudian mengangguk. Sambil tangannya mulai membasahi tubuh sang anak sambil mereka mengobrol.

"Boleh ade mau mam apa?"

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jan 25 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

My Little LightTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang