Chapter 61

1K 16 0
                                        

Happy Reading All 🤍

2 Hari berlalu, hari ini Varez akan memulai pekerjaannya di kantor. Bersama Vano, dan juga beberapa temannya yang ia jadikan manager dan pegawai di kantornya. Gio, dan juga Ryan.

Sementara Raffa dan Kevin mereka ada jadwal kuliah hari ini. Jadinya tidak bisa masuk dahulu.

"Vell, kalo nanti ada apa-apa telpon gua langsung," ucap Varez pada Vellyn. Wanita itu mengangguk. "iyaa udah ah sana, nanti lo telat"

"ya gapapa orang gua boss nya" katanya dengan nada tengilnya. Lelaki itu sedikit membungkuk agar pas dengan perut istrinya.

Varez mengusap perutnya dan menciumnya. "sayang jangan bikin Mama sakit, soalnya gua harus kerja dulu" katanya seraya terkekeh pelan.

Mendengar itu Vellyn ikut terkekeh geli, "kaya ke temen aja lo ah, udah sana berangkat nanti telat!" ucapnya menyuruh Varez agar cepat berangkat.

Varez menegakkan kembali tubuhnya, ia mengecup kening dan juga kedua pipi Vellyn. Lalu memeluknya sebentar.

"udah Rezzz ihh malu ntar ada tetangga yang liat, sana kerjaaa"

"gapapa lagian kita udah sah juga. Ya udah aku berangkat dulu ya sayang, inget kalo ad-"

"IYAA NATHANNN"

Setelah mengatakan itu, Varez tersenyum lalu memasuki mobilnya untuk pergi menuju ke kantor. Sementara Vellyn kembali masuk ke dalam rumah.

"sepi banget deh, mau beres-beres tapi perut gue agak keram" ucapnya bermonolog. Saat ini ia hanya sendirian di dalam rumah, tidak ada siapapun. Asisten rumah tangganya belum kembali karna anaknya yang masih kritis di rumah sakit.

Vellyn mendudukan dirinya di sofa seraya menyetel televisi. Dengan posisi tangannya yang terus mengelus perut buncitnya. "eh kaya nendang-nendang, ngilu sih tapi rasanya seneng" ujarnya seraya tersenyum hangat.

dringg..dring.. Suara ponsel berdering terdengar, dengan cepat Vellyn mengangkatnya.

"halo Ma, ada apa?" tanyanya pada Callyn yang menghubungi dirinya.

"di rumah gak sayang? kalo iya, Mama mau kesana"

"iya aku di rumah, kesini aja Ma. Aku juga sendirian ini"

"loh Varez udah ngantor kah hari ini?"

"iyaa, ada banyak kerjaan katanya jadinya harus masuk lebih cepet"

"ya udah sekarang mama otw ya, kamu mau nitip apa?"

"aku ngerasa pengen makan ketoprak deh Ma, boleh beliin gak?"

"boleh dong sayang, Mama kesana ya sekarang"

"oke hati-hati Ma"

Sambungan terputus, Vellyn kembali mematikan ponselnya dan pokus menonton televisi seraya menunggu kedatangan Callyn.

•••
"kamu itu lagi hamil jangan jadi pemalas, harus banyak gerak, minimal tiap sore jalan-jalan ke Taman sama Varez" ucap Callyn menasehati anak tengahnya.

Valyn life's {End}Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang