Happy Reading All 🤍
Hari sudah berganti, matahari yang menyoroti kedua Anak Sma berstatus suami istri tersebut membuat keduanya terbangun dari mimpinya.
"pagi sayang" Dengan suara serak dan beratnya khas bangun tidur Varez menyapa istrinya seraya mengecup kening Vellyn saat ia baru membuka matanya.
"pagi" jawab Vellyn dengan suara yang pelan. Ia masih mengumpulkan nyawanya. Sesekali ia melihat ke arah jam dinding, waktu sudah menunjukkan pukul 07.45.
"HAH? JAM 8? VAREZZ KITAA TELATT?!!!" teriak Vellyn langsung mengubah posisinya menjadi duduk saat ia menyadari bahwa hari ini ialah hari senin.
Saat Vellyn hendak beranjak dari ranjang, Varez lebih dulu menarik pergelangan tangan Vellyn agar terjatuh pada dirinya. "mau kemana sayang? percuma, gerbang juga udah ditutup."
Napas keduanya saling terasa satu sama lain, jarak mereka sangatlah dekat. "Varez! lepasin gue, gak?! gue mau mandi, ini udah jam berapa lo liat itu!" sentaknya dengan berusaha melepaskan tangan Varez yang mengunci badannya.
"temenin gue tidur lagi aja sini, gak usah mandi" ucap Varez yang membawa Vellyn kembali untuk tertidur disampingnya.
Vellyn memukul bidang dada Varez dengan keras. Namun pukulan itu tidak terasa sedikit pun olehnya. "Varez lepasin gue, sesek tau gak?!" gertak Vellyn dengan memberontak. Masalahnya tenaga Varez lebih besar dari nya, sangat susah untuk melepaskan tangan Varez yang mendekap tubuhnya.
Varez tertawa mendengar tutur kata istrinya itu, karena ia sudah merasa puas menggangu Vellyn, ia pun melepaskan dekapannya. "oke, sana mandi." ucapnya.
Vellyn yang mendengar itu langsung beranjak dari ranjang tersebut dan melemparkan tatapan sinis. "orgill! awas aja lo tunggu pembalasan gue!"
Varez tertawa keras mendengar itu. Puas sekali rasanya jika sudah menggangu Vellyn. "bales aja, tinggal nanti gua bales balik. Clear semuanya"
"LO KIRA GUE TAKUT SAMA LO?!" teriak Vellyn yang sudah berada di kamar mandi.
Varez tersenyum mendengar jawaban tersebut. "LIAT AJA NANTI MALEM, HABIS LO SAMA GUA" ujarnya berniat membalas.
"HALAH BODOAMAT, GUE GAK TAKUT SAMA LO. LIAT AJA PEMBALASAN GUE NANTI!!"
"OKE, VAREZ JUNIOR MALEM INI LAUNCING YA!"
"SIALAN LO VAREZZ GILA!!!!"
"HAHAHAHA"
Mereka berdua saling membalas satu sama lain dengan berteriak di ruangan yang sama namun tempat yang berbeda
•••
Saat ini Vellyn sedang bersantai menonton televisi di ruang keluarga, sedangkan Varez sedang mandi. Karena mereka berdua bangun kesiangan, akhirnya keduanya memutuskan untuk tidak masuk sekolah.
Waktu sudah menunjukkan pukul 09.00. Ia memainkan ponselnya untuk menghubungi sahabatnya yang sudah banyak mengirim pesan.
"lo kemana? tumben anjir jam segini belum bangun? gpp kan lo?" – Bianca
"velly, ga masuk lu hari ini?" – Sandra
"ANYYEONGG YRAROUN BANGUN COY SEKOLAH" – Shella
KAMU SEDANG MEMBACA
Valyn life's {End}
Novela Juvenilperjodohan yang Vellyn duga itu kesengsaraan ini malah sebaliknya, yaitu munculnya KEBAHAGIAAN. ⚠️BUDAYAKAN FOLLOW SEBELUM MEMBACA⚠️ Bijaklah dalam membaca. DILARANG KERAS MENJIPLAK CERITA SAYA. "Vell gua kira perjodohan yang berasal dari keluarga...
