-
.
⚠️
PERINGATAN KONTEN 18+
.
.
(Bagian awal mengandung unsur dewasa, bxb, dan cukup vulgar. Diharapkan kebijaksanan pembaca untuk mengkonsumsi konten sesuai umur)
.
.
.
Return (Antagonis)
By Js
Heeseung seperti enggan membuka mata ketika bunyi nyaring itu mengganggu tidurnya pagi ini.
Dia lupa menyetel ulang alaramnya.
Hari ini tidak ada jadwal penting yang mengharuskannya untuk belajar di pagi buta. Jadilah sekarang dia menggeliat gusar diatas kasur seperti cacing kepanasan. Wajahnya merah padam dengan selimut yang ditarik keatas hingga menutupi separuh wajahnya. Mimpinya buruk sekali, membuat Heeseung jadi frustasi sampai ingin menggigit gulingnya.
Siluet Jaeyun dengan senyum tengilnya lagi lagi muncul untuk mengejeknya.
"Kenapa lo? Rusuh banget" Deretan gigi itu nyaris kering akibat tersenyum begitu lebar. Dengan sebelah tangan yang menopang kepalanya agar bisa terus menghadap kearah Heeseung yang kini tengah termenung lesu di sampingnya.
"Mimpiin gw lagi?"
Heeseung langsung berkerut tidak suka lalu berbalik memunggungi Jaeyun yang kini mulai tertawa terpingkal pingkal karena tau tebakannya benar.
"Mimpi apa? Pasti mesum kan? Otak kotor kayak lo emang gk bisa dipercaya–"
" Diem anjing!" Heeseung melempar bantalnya kearah Jaeyun. Dia pikir setelah itu semua akan berakhir seperti sebelumnya, namun ternyata sosok itu malah bertindak lebih kurang ajar lagi kali ini.
"Posisinya kayak gini kan? "
Tubuh Heeseung mendadak tegang ketika Jaeyun duduk diatas perutnya lalu tersenyum jahil. "Gw naik turun sampe lo keenakan– "
" lo gila?!" Heeseung melotot tidak percaya, menariknya turun dan langsung memerangkapnya dalam kungkungan dengan kemarahan yang menekan.
Dan sialnya, bukan Jaeyun jika tidak mengorek emosi Heeseung sanpai kedasar jurang. Dia tersenyum senang, seakan tidak terusik dengan tanganya yang di cekal kuat diantara kedua sisi kepalanya. Mengolok-olok Heeseung dengan tawa yang yang makin meledak.
Heseung menggeram frustasi
"Berenti muncul di depan gw dengan tingkah lo yang kurang ajar itu, lo bikin gw gila, sialan." Heeseung nyaris mencekiknya kuat, jika saja mata berbinar itu tidak tiba tiba berlinangan air mata.
Masih dengan senyum yang sama dan kekehan meremeh dari Jaeyun.
"Bego. Lo emang sudah gila Heeseung"
Dan senyum itu luntur. Wajah Jaeyun yang berubah sedih seketika mematikan kewarasa Heeseung yang sebelumnya sudah menipis. Membawanya pada tindakan gila saat tiba tiba hasratnya membawa bibir tebal itu kedalam lumatan berantakan. Sentuhan yang liar, gelisah, dan penuh amarah.
Heeseung seperti kehilangan akal.
Teriakan Jaeyun memenuhi isi kamarnya, dan berikutnya pukulan pemuda itu menghantam keras wajah Heeseung.
KAMU SEDANG MEMBACA
Return (Antagonis) || HEEJAKE
FanfictionHeeseung muak dengan peran protagonis yang dia jalani. Ketika kematiannya membawanya kembali ke masa lalu, Heeseung memutuskan untuk mengambil peran antagonis dan bersiap untuk membalaskan dendamnya pada Shim Jaeyun, pelaku utama dari kekerasan yang...
