.
.
.
Return (Antagonis)
By Js
Tidak ada yang benar-benar tau siapa sebenarnya Shim Jaeyun, dari keluarga mana dia berasal dan sekaya apa dia. Hanya ketika hari pertama masuk sekolah Jaeyun diantar dengan mobil mewah dan seorang pelayan di sampingnya. Bahkan kepala sekolah dan ketua yayasan sendiri berdiri menyambutnya. Dengan begitu semua sepakat bila Jaeyun jelas bukan anak orang sembarangan.
Sejauh ini tidak ada yang benar benar bisa dikatakan dekat dengan Shim Jaeyun di sekolah. Beberapa anak yang ada di sekitarnya terkesan hanya seperti anak buah atau kaki tangan.
Shim sepertinya tidak suka berteman. Jadi cukup sulit untuk tau dengan jelas latar belakang keluarganya, siapa ayahnya, dan seberpengaruh apa. Namun dari bagaimana dia bertindak, dia terlihat seperti seorang bos mavia yang bisa membantai semua orang sesuka hatinya.
Sekali ketika jam olahraga di tahun pertama sekolah, Jaeyun membuat 5 siswa lain babak belur, tiga diantaranya memutuskan pindah sekolah karena ketakutan. Seseorang bilang jika itu terjadi hanya karna salah satu dari mereka menolak perintah Jaeyun. Selanjutnya ada banyak perkelahian sengit antar pria Shim ini dan murid lain, yang sayangnya semua berakhir sama. Dia menangkannya dengan mudah.
Dari semua hal yang terjadi itulah yang membuat semua tidak ada yang berani lagi untuk mengusik Shim Jaeyun.
" lo mending pulang dari pada gw pukul" Jaeyun membuang kaleng minumannya kedalam tong sampah yang dia lewati.
Di belakang nya, cukup jauh. Ada seorang pria berkaca mata yang seketika mengejang di balik tiang lampu jalan. Dia mengintip ketika suara langkah kaki Jaeyung mendadak senyap.
Dibawah lampu temaram jalanan, Jaeyun mengusap rambutnya kebelakang, gusar. Memdapati ada seorang lagi yang mengekorinya membuatnya muak. Jaeyun paling benci dengan orang semacam ini.
Pria berkacamata itu akhirnya memutuskan keluar, menghadapi Jaeyun secara langsung. Langkahnya kaku dan lambat, tanganya mengepal kuat. Dari yang ia tangkap Jaeyun sangat sabar menantinya menghadap. Jika di pikir lagi, sebenrnya tidak ada yang perlu di takuti dari Sim Jaeyun. Kejadian barusan membuat dia sadar jika Jaeyun sebernarnya berbeda dari apa yang orang orang rumornkan.
Beberapa waktu yang lalu, pria kaca mata itu baru saja dipukuli oleh teman teman dan Jaeyun menyelamatkannya. Tidak pernah disangka sangka. Dibalik tampilanya yang begitu menakutkan dan berbahanya, Jaeyun memiliki kebaikan hati untuk membantunya, itulah faktanya
" soal yang tadi gw mau bilang terima kasih" laki laki itu menunduk, suaranya terbata bata. Dia mengangkat tanganya ragu berniat untuk bersalaman.
Seragamnya compang camping, beberapa luka dan lebam menghiasi wajahnya. Jaeyun dibuat memicing kasihan melihatnya.
"Gw gk nyangka lo akan bantu gw. Gw boleh jadi temen lo, Jaeyun?"
Harapanya cukup besar, menurutnya Jaeyun jelas membantunya bukan tanpa alasan. Dia yakin bila sebenarnya Jaeyun adalah anak yang baik. Hanya saja mungkin tidak banyak yang berani untuk berteman dengannya. Maka dari itu dia ingin menjadi teman Jaeyun.
" gw gk minat "
Kata itu berdengung menghancurkan harapanya.
Jaeyun melemparkan tatapan jijik pada lelaki berkacamata di depannya. Membiarkan tangnya mengantung tanpa sambutan. Jaeyun memilih abai lantas beranjak dan berlalu begitu saja.
...
.
.
KAMU SEDANG MEMBACA
Return (Antagonis) || HEEJAKE
FanfictionHeeseung muak dengan peran protagonis yang dia jalani. Ketika kematiannya membawanya kembali ke masa lalu, Heeseung memutuskan untuk mengambil peran antagonis dan bersiap untuk membalaskan dendamnya pada Shim Jaeyun, pelaku utama dari kekerasan yang...
