Dalam beberapa hari, gosip tentang Jihoon dan Janghyun berpacaran menyebar. Menyebabkan gosip hangat di kalangan murid-murid di sekolah. Tidak ada yang tahu darimana datangnya berita tersebut, namun semua orang ingin menemukan kebenaran atas gosip tersebut.
Sampai ketika semua orang melihat keduanya berjalan bersama, begitu dekat sampai bahu mereka menempel satu sama lain. Dengan senyuman yang tidak biasa terhadap satu sama lain. Semua orang langsung menebak jika gosip tersebut ternyata benar.
Hampir semua murid setuju dengan hubungan mereka, apalagi dampak visual di saat dua lelaki tampan di satukan dalam satu frame, membuat mereka langsung membuat kelompok shipper yang tidak sedikit.
Di kejauhan, Hyungseok baru sampai di sekolah. Daniel yang sekarang kembali bersekolah, menuntun nya di depannya.
"Hyung, lepasin...." Kata Hyungseok lemah. Melihat Daniel tetap memegang tangannya santai tanpa menyahut, Hyungseok semakin cemberut.
Daniel menengok ke arahnya, "Jika Hyung lepasin tangan kamu, kamu bakal sembunyi lagi."
Hyungseok: "Kita kan udah nyampe sekolah, jadi aku gak bakal ke mana-mana juga...."
Daniel mendengus. Merasa bahwa akhir-akhir ini adik kembarnya bertingkah aneh.
Anak yang sangat mementingkan sekolah bahkan meskipun dia mengalami demam ringan atau flu, tetap akan ngotot sekolah. Sekarang, untuk pertama kalinya ingin bolos tanpa alasan apapun.
Ditambah ketika dia melihat bagaimana adik manisnya ini menggulung tubuhnya di balik selimut.
Auranya begitu kelabu dan terasa sangat berat.
Daniel sudah bertanya ada apa, tapi Hyungseok sama sekali tidak mau membicarakannya.
Terpaksa, dia menyeret Hyungseok dan berangkat sekolah sama-sama. Dia bahkan rela berangkat pagi-pagi sesuai jadwal adiknya agar tidak terlambat, seperti ini.
Daniel: "Kalau mau dilepasin, kamu harus bilang sama Hyung apa yang terjadi padamu belakangan ini."
Hyungseok: "....."
Dia tidak mau mengatakannya, dan wajahnya semakin ditekuk ke bawah. Lalu memalingkan wajahnya, enggan.
Melihat penolakan yang kentara ini, Daniel hanya bisa mengeluh di dalam hatinya.
Ada perasaan krisis di hatinya untuk pertama kalinya. Adik manisnya, yang selalu menempel padanya seperti lem perekat, selalu mengungkapkan isi hati terdalamnya padanya, kini seakan menjauh.
Daniel merasa sedih.
Apa ini masa pubertasnya?
Jika iya, dia hanya bisa bertahan sedikit saja.
Daniel yang belakangan ini selalu bolos, tidak tahu bahwa hati adiknya sedang dilema.
Mirip seperti lelaki putus cinta yang cintanya kandas bahkan sebelum mencoba. Ditambah dengan kejadian kemarin, Hyungseok merasa takut bahkan hanya dengan menebaknya saja.
Janghyun dan Jihoon....
Tanpa sadar mengeratkan genggaman tangannya yang digenggam Daniel. Meski tidak terlalu kuat, tapi untuk ukuran Hyungseok, ini merupakan kekuatan yang dilakukan dengan kuat.
Daniel semakin penasaran.
Tepat saat beberapa murid melewati mereka, terdengar obrolan bernada semangat. Mereka membicarakan tentang gosip tersebut sambil melihat ponsel mereka.
Berkata bahwa, gosip tentang Janghyun dan Jihoon ternyata benar.
Hyungseok membeku. Matanya sontak menatap mereka yang berjalan semakin jauh.
KAMU SEDANG MEMBACA
𝐖𝐚𝐫𝐧𝐚 𝐝𝐢 𝐌𝐚𝐭𝐚𝐦𝐮 [𝐇𝐲𝐮𝐧𝐠𝐬𝐞𝐨𝐤]
Fiksi PenggemarCover & art, story by Virgoeminie BL, fanfiction, School Life, Transmigrasi-Reinkarnasi Hyungseok Harem (?) Sinopsis: Setelah kematiannya, Vino Kim masuk ke dalam tubuh Park Hyungseok yang berperan sebagai karakter antagonis dalam cerita AU Jihoon d...
![𝐖𝐚𝐫𝐧𝐚 𝐝𝐢 𝐌𝐚𝐭𝐚𝐦𝐮 [𝐇𝐲𝐮𝐧𝐠𝐬𝐞𝐨𝐤]](https://img.wattpad.com/cover/333206669-64-k193144.jpg)