Yang Tersimpan, Tersampaikan

193 17 5
                                        

Halo.....
Edith back~

Enjoy this part😘

🍭🍭🍭

Matahari sudah tenggelam dan langit mulai gelap ketika Chan kembali ke kontrakan.

Hawanya lembap, jalanan sepi.

Namun, Chan merasa cukup tenang setelah dari studio, setidaknya ... ia tidak segelisah kemarin-kemarin.

Saat ia membuka pintu kontrakan, langkahnya terhenti.
Seseorang sudah duduk di ruang tengah. Lampu temaram menyinari setengah wajahnya.

“Bang Won?” Chan mengerutkan dahi.

“Lo ngapain dah gelap-gelapan gini? Horor... Btw, sepi... Bang Jun ke mana?”

Wonwoo hanya menoleh, senyumnya santai seperti biasanya ... Membuat jantunh Chan berdebar lebih cepat.

“Gak ada. Katanya tadi Jun mau keluar sama Unyong. Lo baru balik?”

Chan mengangguk pelan, melemparkan jaket sembarangan di sofa, jika Jun melihatnya sudah dipastikan Chan akan mendapatkan omelan lima paragraf.

Chan sempat bingung harus menjawab Wonwoo apa, tapi akhirnya ia ikut duduk di sofa, berhadapan dengan Wonwoo.

Hening sebentar.

Suasana jadi ganjil atau mungkin cuma di kepala Chan saja.

“Sebenernya...” Wonwoo mulai, nadanya ringan tapi suaranya agak pelan, “gue ke sini mau ngajak lo ke suatu tempat. Gak jauh kok, tenang aja.”

Chan memiringkan kepala, curiga, “Lo gak lagi mau isengin gue, kan? Gak lagi pada sekongkol sama Bang Jun atau Bang Uyong kan? ”

“Enggak, serius Chan!” Senyumnya gak berubah, tapi mata Wonwoo keliatan lebih dalam dari biasanya.

🍭🍭🍭

Malam itu, Chan dan Wonwoo berjalan kaki ke pinggir pantai kecil di dekat area belakang kampus. Tempat itu sepi, hanya ada suara ombak lembut dan lampu jalan yang bergoyang pelan kena angin.

Wonwoo duduk di atas pembatas beton, menatap air yang gelap.

Chan berdiri, menyandarkan diri ke tiang lampu, menatap Wonwoo.

“Jadi ... Tujuan lo mau ngajak gue ke sini liat laut, buat apa?”

“Sebentar Chan. ”

Wonwoo membuka ranselnya, mengeluarkan dua lembar kertas yang dilipat rapi. Chan langsung mengenali salah satu kertas itu. Kertas yang dulunya Chan buang bersama dengan harapannya.

“Itu...”

“Surat lo waktu SMA, yang mau lo kasih ke gue di hari kelulusan gue, tapi gak jadi,” Wonwoo tersenyum, kali ini agak melankolis. “Lo buang ke tempat sampah belakang aula, tapi gue nemu.”

Chan membeku.

Ia Malu.

Bingung.

Sedikit menyesal, harusnya ia membakarnya tak bersisa jadi tak akan ada kemungkinan apapun yang membuat orang lain... Terutama Wonwoo, menemukannya.

“Gue langsung baca, waktu itu. Tapi gue gak pernah ngomong ke siapapun tentang ini. Gue simpen.”

Chan menarik napas, tangannya gemetar, tapi ia berusaha menetralkan ekspresi gugupnya, “jadi... kenapa lo kasih tau ini sekarang?”

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Aug 11, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Fortuity || Hoonchan/ChanhoonCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang