28 - Incitement

26 7 4
                                        

Mohon memberikan dukungannya...




Sebastian tahu jika tindakannya salah dan tidak seharusnya dia membuat sang adik menderita untuk saat ini. Namun Sebastian tidak mau mundur dari obsesinya untuk memiliki Alexa. Toh Adnan pun selama ini masih bersenang-senang dengan wanita lain setelah menikah dengan Alexa. Sebastian tahu jika adiknya itu brengsek dan dia hanya ingin memberikan kebahagiaan untuk Alexa. Rasanya tidak pantas Alexa diperlakukan seperti itu terlebih wanita itu merupakan wanita yang sangat baik hati.

Wanita itu jelas belum berpengalaman soal cinta yang ironisnya secara tak terduga malah dinikahkan dengan Adnan yang hobi bergonta-ganti wanita dan memperlakukan mereka semua dengan buruk. Sikap Adnan yang memuakkan semakin membuat ambisi Sebastian untuk memiliki Alexa makin besar. Biarlah dia sedikit bermain licik karena ini semua demi kebaikan Alexa juga. Sebastian yakin dirinya jauh lebih baik daripada Adnan sang durjana. Dia tak pernah mempermainkan banyak wanita dan selama ini hidup lurus sebagai sang pewaris.

"Tak biasanya kau melamun..."

Mr Devana datang mengunjungi ruangan Sebastian dengan memakai tongkat andalannya. Yah pria tua itu semakin lemah dan dia akhir-akhir ini merasa stres karena tingkah anak bungsunya yang melelahkan. Sepertinya Mr Devana belum bisa tenang jika dia harus mati duluan. Tapi kelakuan anak bungsunya jelas membuat kesehatan pria tua itu sedikit menurun.

"Maafkan aku dad, tapi tak biasanya daddy berkunjung ke ruanganku" balas Sebastian memamerkan senyumnya yang palsu.

"Adikmu semakin membuatku gila bahkan masalah ini semakin rumit karena ada yang melaporkannya masuk penjara! Ah ya... aku sudah mengatur pertemuanmu dengan anak Mr Wilson siang ini di restauran Hollow" balas Mr Devana menghela nafas panjang sambil duduk di sofa mewah yang empuk.

Sebastian mengerutkan kening sejenak dan senyumnya hilang saat sang ayah mengatakan soal pertemuan. Dia tidak mengerti dengan jalan pikiran sang ayah, memangnya ada kepentingan apa sehingga dia harus bertemu anaknya Mr Wilson? Apakah ini semua ada urusannya dengan bisnis?

"Kenapa aku harus bertemu dengan anak Mr Wilson?" Tanya Sebastian tak mengerti.

"Karena saat ini kau sudah berusia 33 tahun dan sudah saatnya kau memiliki pendamping hidup, son..."

"Jadi daddy..."

"Ya.. kau harus membuka hatimu untuk seorang perempuan dan segera menikah.. tapi kau tak perlu risau karena puteri Mr Wilson sangat cantik dan berkelas" ucap Mr Devana yakin.

Sebastian tampak tak senang sama sekali dengan berita ini. Dia tidak mau dijodohkan dengan wanita lain karena wanita yang diinginkannya adalah Alexa. Tapi menentang dengan keras pun tak ada gunanya, jelas Sebastian harus menggunakan taktik lain agar ayahnya tidak menjodohkannya. Pria itu sangat tahu jika ayahnya akan semakin keras jika ditentang dan memutuskan mencari jalan lain yang lebih aman. Sebastian bukan sosok yang impulsif seperti Adnan, dia memiliki kecerdasan emosi yang tinggi sehingga masih bisa bersikap ramah meski suasana hatinya tidak baik karena mendengar soal perjodohan konyol.

"Aku tidak bisa berjanji akan menikah dengannya dad, urusan perasaan tidak bisa dipaksakan" jawab Sebastian hati-hati sekali.

"Ha ha tenang saja aku bukan sosok orang tua pemaksa, kau bisa mencobanya lebih dulu kalau tidak cocok ya tidak usah dilanjutkan dan kita bisa mencari wanita lain" ucap Mr Devana terlihat santai.

Sebastian merasa dongkol luar biasa dengan ucapan sang ayah. Memang Mr Devana kerap menganggap urusan perjodohan adalah hal sepele. Pria tua itu kadang tak peduli dengan perasaan anak-anaknya. Hebatnya Sebastian masih bisa menahan raut mukanya yang mulai mengeras. Dia hanya harus sedikit lagi bersabar sampai bisa mendapatkan Alexa dan menyingkirkan sang adik. Toh Adnan sudah dijebloskan ke penjara jadi rencananya untuk segera menikahi Alexa akan berhasil. Sebastian tak perlu membuang energinya untuk marah dan memasang senyum palsunya pada sang ayah...




*********





"Kau akan tetap diam begini?" Tanya Madison jengah nan jengkel.

Setelah dijebloskan ke penjara ternyata Madison mendatangi Adnan dengan harapan pria itu tak lagi bersikap keras kepala dan mau menikah dengannya. Madison tulus mencintai Adnan dan sebenarnya dia tidak tega melihat kondisi Adnan yang harus berada dalam penjara. Memangnya apa susahnya menikahi Madison dan hidup bahagia? Toh selama ini mereka sudah lama hidup berdua tanpa sebuah ikatan kan?

"Lalu apa maumu?" Tanya Adnan emosi dengan wajah masam.

"Kalau kau mau menikahiku maka kau tak usah masuk penjara dan terlihat menyedihkan seperti ini, dear.. ayo kita menikah dan membesarkan bayi ini bersama, ku mohon"

Madison terlihat memohon dengan sangat dan terlihat tulus. Tapi Adnan hanya menghela nafas panjang dan terdiam cukup lama hingga dia menatap Madison dengan tatapan muak. Padahal dari dulu Adnan tak pernah menyukai wanita di hadapannya ini tapi Madison keras kepala tak mau mendengarkannya sama sekali.

"Aku sudah menikah dan aku tak akan pernah menikahimu jadi sebaiknya kau tak usah membuang energimu untuk hal yang tak berguna.."

"Jadi kau memilih membusuk di penjara? Aku sama sekali tak mengerti dengan isi kepalamu Ad!"

"Saat ini aku lelah dan tidak ingin diganggu olehmu jadi bisakah kau pergi?"

Adnan lelah karena semalaman dia tidak tidur dan terus memikirkan sebuah cara agar terbebas dari penjara. Dia juga merasa sedih karena wajah Alexa yang menangis saat dirinya dibawa oleh polisi. Adnan tidak tahu harus bagaimana, lagipula tawaran Madison sama sekali tidak ada dalam agendanya saat ini.

"Ceraikan Alexa dan menikahlah denganku Ad.. dengar kau tak perlu sekeras ini mempertahankan Alexa, siapa tahu wanita itu tidak benar-benar mencintaimu" ucap Madison mulai menghasut.

Madison awalnya tidak mau melakukan taktik seperti ini. Dia tidak mau menghasut Adnan supaya membenci Alexa tapi sepertinya Adnan sangat teguh pendirian. Akhirnya Madison menggunakan cara ini toh wanita itu tahu jika Sebastian sedang mengejar-ngejar Alexa.

"Apa maksudmu???" Tanya Adnan merasa kesal.

"Istrimu sudah bermain api di belakangmu Ad... apa kau tak tahu kalau selama ini Alexa sering bertemu dengan kakakmu? Apa kau pikir wanita itu menganggap Sebastian sebagai kakak ipar? Hah polos sekali pikiranmu itu"

"Jangan bicara sembarangan!! Alexa bukan wanita seperti itu"

"Kalau begitu apa kau ingin bukti? Lihatlah semua foto ini dan kau akan tahu jika Alexa tidak sesuci yang kau pikirkan!!"

Madison membawa banyak foto dan dalam foto itu Alexa sedang berduaan dengan Sebastian bahkan foto mereka sedang berpelukan tak luput dari pengelihatan Adnan. Pria itu mengambil sebuah foto yang membuatnya merasa dikhianati. Dia tak menyangka diam-diam Alexa bertemu Sebastian sampai keduanya berpelukan mesra. Adnan merasa sangat marah, cemburu dan kecewa pada sang istri. Tangannya terkepal sangat kuat dan wajahnya memerah menahan marah.

Madison tampak tersenyum samar karena Adnan terlihat mempercayai ucapannya. Madison merasa lega karena jika hubungan Alexa dan Adnan rusak maka dia tak lagi kesusahan masuk dalam kehidupan Adnan lagi. Dia tak sabar menjadi Mrs Madison Devana dan memiliki Adnan seutuhnya.....





Bersambung....




Haloo siapa yang kangen cerita ini??? Maaf baru update lagi setelah sekian lama🤭😊

Mr and Mrs DevanaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang