- Kanaya -
Aku dan daniel kini menetap di singapura, bisnis makanan melayu yang pertama aku buka di amerika mendapat sambutan baik dari pengunjung dan kini kami memiliki beberapa restoran salah satunya di sini, ibu mertuaku membantu mengurus anak-anak saat aku bekerja, michelle juga membantuku mengurus reatoran dan hal penting lain tentang restoran.
Sekarang kami memiliki dua anak dan sedamg hamil anak ketiga. anak pertamaku alyssa berusia 4 tahun dan maliq 2 tahun.
Saat daniel datang menemuiku di rumah kakakku, aku sangat senang, aku merasa sudah sangat lama aku merindukannya, aku sendiri tidak mengerti dengan perasaanku. padahal seingatku aku hanya sekali tidak sengaja bertemu dengannya saat bersama anggi, teman sekamarku. Takdir tuhan memang tidak bisa di tebak ia melamarku pada kakakku dan bersedia mengikutiku.
Awalnya sangat aneh, aku sendiri sangat bingung, tapi aku merasa inilah yang paling tepat untukku. Daniel mengajakku untuk ikut bersamanya menemui orang tuanya, aku takut, takut mereka tidak menerimaku, takut mereka berpikir aku tidak pantas untuk daniel, banyak ketakutan lainnya. Tapi daniel meyakinkanku.
biarkan tuhan yang menentukan kemana kami akan melangkah, aku hanya harus berprasangka baik pada setiap hal yang terjadi, aku tidak perlu memikirkan hal lainnya. aku hanya harus sabar dan menerima setiap jalan yang dituliskan untukku.
itulah yang daniel katakan padaku, aku sendiri tidak yakin daniel yang mengatakannya.tapi aku mempercayainya, aku ingin melakukannya, aku percayakan hidupku padanya.
Saat ia membawaku menemui keluarganya aku tau mereka tidak menyukaiku dan kecewa pada tindakan danny yang menikahiku, terutama ayahnya. tapi aku menerimanya, cukup danny yang mencintaiku, aku akan bersabar menerima semuanya.
Kami pindah ke cina karena danny mendapatkan beberapa pekerjaan disana. kehidupan di sana tidak jauh lebih baik karena kendala bahasa, dan sedikit sulit mendapat makanan halal, tempat tinggal kami yang dekat dengan pelabuhan. Saat itupun akhirnya aku hamil, awal-awal kehamilan yang sulit karena danny sering sekali mengecek proyek ke tengah laut dan baru pulang beberapa hari. Danny pernah ingin berhenti bekerja dan mengajakku kembali ke indonesia, tapi aku tidak bisa melakukannya, aku yakinkan ia bahwa aku selalu menemaninya. ia adalah rumahku, tidak ada tempat kembali selain padanya. dimanapun akan terasa sama, entahlah ini yang dikatakan cinta atau kegialaan.
Tujuh bulan kehamilanku danny kembali pindah ke abudhabi, ini terasa sebagai angin segar buat daniel dan aku. Daniel sebelumnya sudah tinggal disana jadi lebih mudah bagi kami, anakku pertamaku alyssa lahir di sana.Aku tidak memiliki kehidupan lain selain mengurus keluarga kecilku. Aku bahagia. Daniel pun banyak belajar tentang agama disni, aku yakin ia akan membimbing anak-anak kami nanti.
Dua tahun setelahnya daniel resmi menempati kantor pusat di houston, texas, kami pindah kesana. Meskipun daniel jadi sering sekali keluar negri untuk urusan kerja, tinggal di negri asing, merawat anak sendirian tanpa suami kembali membuatku frustasi, tapi sejak itulah ibu daniel sering mengunjungi kami. Sejak itu semua terasa menyenangkan untukku dan daniel, hasil kesabaran kami selama ini.
Ibu yang ikut tinggal denganku sejak aku hamil anak kedua sangat suka dengan masakanku dan menyuruhku mencoba mendalami minat memasakku, setelah ikut kursus di beberapa tempat, seorang teman di tempat kursus memasakku mengajakku join membuka restoran yang menggabungkan masakn amerika dan asia. Awalnya hanya.coba-coba, tapi akhirnya sekarang membuka beberapa Cabang. Daniel sangat mendukungku untuk mencari apa yang aku ingin lakukan.
Tiga tahun tinggal di amerika daniel meminta perusahaan memindahkannya ke singapura, karena ibu bilang ingin menghabiskan masa tua di sana, kamipun megikutinya dan disnilah kami sekarang.
Danniel membeli rumah dengan halaman luas di pinggir kota, padahal ibu bersikeras ingin kami tinggal di rumahnya.
Nina, rena, anggi, kak ara beberapa kali mengunjungiku dengan membawa anak anak mereka. Aku pernah pulang ke rumah omku saat om arief meninggal, aku sangat sedih tidak berada di sampingmya di saat-saat terakhirnya, bang rizki dan tante mira minta maaf padaku sambil menangis, aku tidak mengerti apa yang mereka bicarakan, mereka juga meminta maaf pada daniel.
Saat pemakaman aku juga bertemu laki-laki aneh, ia kelihatan sangat canggung melihatku, aku tidak tau kenapa, daniel juga sangat tidak suka melihatnya. Aku merasa ada sesuatu yang tidak aku ingat pernah terjadi sebelumnya, aku tidak mengerti perasaan apa yang kurasakan. Tapi aku tidak ingin mengingatnya lagi. Aku sangat bahagia sekarang. Tuhan sangat menyayangiku memberikanku kebahagian ini, aku selalu bersyukur untuk semua yang telah terjadi padaku. Memiliki suami yang sangat mencintaiku, anak-anak sehat dan menggemaskan, juga keluarga yang mendukungku.
- danniel -
Sejak menikahinya kurasa kebahagiaanku sempurna, aku tidak menginginkan apapun lagi. saat aku membawanya menemui ibu dan ayahku mereka sangat marah, terutama ayahku, ia mengatakan kalau tindakanku untuk berpindah mengikuti naya adalah kegilaan. Tapi aku menerimanya, aku memang sudah sangat tidak waras sejak pertama melihatnya, semua tindakannku diluar kontrol. Entah ini yang dikatakan cinta atau kegilaan.
Karena hingga sekarang aku masih gila karenanya.
Memiliki dua anak yang menggemaskan, keluargaku yang sudah menerima kami. dan terakhir nayaku yang menemukan kembali hidupnya.
Meski ia katakan hidupnya adalah aku, tapi melihatnya tidak melakukan apapun yang ia inginkan dan hanya menghabiskan waktunya di rumah mengurus kami membuatku sedih, bukannya aku tidak suka, aku suka. Hanya saja naya terlalu banyak menghabiskan hidupnya untuk menyenangkan orang di sekitarnya, sekarang aku ingin ia melakukan apa yang diinginkannya, aku ingin selalu membahagiakanny hingga akhir waktuku.
Nayaku, wanita yang bahkan tidak pernah kubayangkan akan menghabiskan sisa hidup dengannya, menjadi ibu anak-anakku, wanita yang selalu mendukungku, mengikuti semua keputusannku. Dialah nayaku. Aku tidak pernah membayangkan hidupku akan sesempurna ini dengannya, tapi aku yakin apapun yang menunggu kami di depan sana kami akan mampu melaluinya.
Hingga aku menemukanny , aku baru menyadari apa arti hidupku.
KAMU SEDANG MEMBACA
Until I Find You
Chick-LitPria yang kusukai tidak menyukaiku, pria yang kurasa tidak mungkin menyukaiku malah menyatakan perasaannya padaku.Itulah yang kurasakan. - kanaya arumi, 24 tahun- Teman-temanku bilang ia hanya gadis polos dan tidak menarik, tapi sejak melihatnya aku...
