CP- 33

14.2K 458 1
                                        


Author's pov

setelah pertemuannya dengan bima,hubungan rara dengan renzho tidak berubah sedikit pun, meskipun rara ingin mengakhiri hubungannya dengan renzho dia masih mencari cara agar tidak akan meninggalkan luka yang terlalu dalam di hati adik sekaligus kekasihnya itu.

Hari ini adalah hari ulang tahun sahabat rara yaitu naya, dia ingin memberi kejutan kepada sahabatnya itu sekarang dia sudah berada di bandara soekarno hatta, dia sengaja tidak memberi ucapan kepada sahabatnya itu melalui telepon dia ingin mengucapkannya secara langsung jadilah dia sekarang berada di indonesia dengan kedua kurcaci kurcaci kecilnya yang merengek ingin ikut dengannya

"Welcome to Indonesia" teriak rara setelah berada di lobby bandara

" ih bunda belisik" ucap axel terganggu di sebelah kanannya, rara hanya meringis kecil

"ini udah di indonesia bun?" tanya azka penasaran, ya azka ikut dengannya atas persetujuan rey pastinya

" ya sayang kita udah sampai di indonesia kota kelahiran kita semua"terang rara pada azka yang berada di sebelah kirinya

"bun jadi kerumah tante naya kan " ujar axel mengingatkan

"oh ya jadi dong sayang yuk kita cari taxi" ucap rara langsung menggandeng mereka berdua, setelah mendapatkan taxi yang cocok akhirnya mereka langsung saja masuk tanpa harus repot repot dengan barang bawaannya karena rara sengaja hanya membawa tas ransel sama seperti apa yang di bawa azka dan axel

Kring kring...

Di saat rara ingin mengistirahatkan tubuhnya sebentar, terdengar teleponnya yang berbunyi karena baru saja iya aktifkan kembali, di rogohnya saku celananya dan di lihatnya siapa yang menelpon

Rey reyku calling....

"halo rey" ucapan rara mendapat tatapan penasaran dari kedua kurcacinya yang sedang bermain tapi tak berselang lama mereka kembali kedunia mereka

"halo ra gimana udah nyampek"

"udah kok ini baru aja kita naik taxi"jelas rara

"video call yuk "

"oke" setelah mendapat persetujuan dari rara akhirnya rey memutuskan sambungan mereka dan tak selang beberapa menit masuklah permintaan video call dari rey

" hei kesayangan bunda nih daddy video call kalian" ucap rara kepada anak anaknya

"daddy" teriak mereka berdua setelah melihat wajah daddynya dari balik layar

"halo kesayangan daddy, gimana tadi di pesawat kalian ngerepotin bunda gak" tanya rey kepada kedua anaknya

"kita gak lepotin bunda kok dad, ya kan sel" ucap azka dan meminta dukungan axel

"ya dad kita tadi jagain bunda kayak apa yang daddy bilang kemalin" jelas axel

"good boy daddy percaya sama kalian" ucap rey mendengar pembicaraan penumpangnya sang supir taxi melihat bahwa betapa bahagianya keluarga mereka dan dia berdoa semoga keluarga itu selalu di lindungi

Setelah cukup memakan waktu sekitar satu setengah jam dengan azka dan axel yang tertidur setelah acara telpon bersama daddy mereka satu jam yang lalu akhirnya mereka sampailah di depan rumah naya.

" sudah sampai bu " ucap sang supir taxi

" ya pak sebentar saya bangunkan mereka dulu" ucap rara sambil mencoba membangunkan anak anaknya

Complicated Problem ( Terbit)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang