Amber POV
Di sekitar teman-teman klub, aku berpura-pura tidak melihat Krystal. Aku bahkan nencoba untuk tidak melihatnya, dan ketika aku melihat ke arahnya, aku selalu melihat sesuatu yan berada di dekat dirinya.
Jadi selama dia tidak memberitahu Junsuk tentang hal itu, Junsuk tidak akan menduga apa pun.
Karena setelah apa yang terjadi di taman, dia selalu memintaku untuk membeli makanan yang dia suka sehingga dia bisa memakannya.
Kalau itu membuatnya senang, aku juga senang.
..........
"Key, kapan tepatnya puti teman ayahku akan datang ke sini? "tanyaku saat kami sarapan.
"Ayahmu belum pastikan kapan, Hyung. Ia hanya mengatakan dalam bulan ini. "Dia menjawab.
"Jadi, ia akan tiba-tiba membunyikan bel kapan saja." Aku bergumam dan menggigit daging panggangku. 😩
"Uhm, kurasa beliau akan memberitahukannya tidak lama lagi, Hyung. "Jawab Key.
"Jadi kita harus mempersiapkan kamarnya sekarang, siapa tahu dia akan tiba-tiba datang ke sini. Lebih baik persiapan, kan? "Aku berkata kepadanya.
"Ya." Jawab Key sambil tersenyum. "Aku akan mempersiapkan ruangan nya segera. "lanjutnya.
"Oke." Jawabku.
Key mempersiapkan kamar tamu. Dia benar-benar jago dalam mengatur, mengorganisir dan mendekorasi.
Aku pergi ke kamarku dan memeriksa e-mail. Menerima satu e-mail dan itu dari teman investagator ku dari US, kubuka dan membaca surat-suratnya.
Melalui surat-suratnya ini, aku tahu
bahwa Jessica Jung telah menikah dan memiliki anak.
Jadi ada kemungkinan bahwa cicitnya mungkin datang ke Pulau ini, dan kami mungkin bisa bertanya mereka dan mengungkap misteri hilangnya Krystal serta keluarga mereka.
Aku menjawab mail-nya dan kemudian menutup laptopku setelah nya.
Aku kemudian menjatuhkan diri
ke tempat tidur, menatap langitlangit.
Menutup mata untuk membersihkan pikiranku, dan ketika membukanya lagi, aku hampir mendapat serangan jantung ketika melihat Krystal. What the hell!!
Aku cepat-cepat bangun. Kurasa wajahku terlihat lucu karena dia mulai tertawa. --"
"A-Apa yang kau lakukan di sini?" Tanyaku.
Krystal POV
Aku memutuskan untuk berkunjung ke rumah Amber. Aku bosan dirumah Junsuk terus.
Ketika ia pergi keluar dengan teman-teman sekelasnya, Aku memutuskan untuk pergi ke rumah Amber.
Aku memasuki rumah dork ini tanpa izin. ㅋㅋㅋ
Jika kau hantu, kau tentu tidak perlu meminta izin jika kau ingin masuk kedalam rumah seseorang.
Ketika tidak melihatnya di lantai bawah, Aku memutuskan untuk pergi ke atas dan memeriksa kamarnya.
Aku menemukan ia berbaring di tempat tidurnya dengan mata tertutup ketika aku masuk kesebuah ruangan.
Kupikir dia sedang tidur tapi tiba-tiba dia membuka matanya.
Aku pun juga sedikit terkejut meskipun aku ini hantu. Bahkan ia terlihat benar-benar terkejut ketika dia melihatku.
Wajah terkejutnya benar-benar lucu.
So priceless!!😂
"Aku memberimu kunjungan." Aku menjawab wajah bingungnya.
"Kamar yang bagus, rapi dan bersih untuk ukuran kamar seorang lelaki" Aku menambahkan sambil meruamkan mata di sekitar ruangan.
"Dan perempuan tidak diizinkan masuk kemari, kau lebih baik keluar" katanya kepadaku.
"Stupid, jika aku hidup maka aturan itu berlaku untukku, tapi kau lihat, aku hantu. "jawabku kepadanya dengan sarkasme.
"Apa kau baru saja mengatakan kalau kau hanya akan muncul ke kamarku
kapanpun kau mau? "dia bertanya dengan menaikan alis ..
"Ya." Jawabku kepadanya dengan senyum nakal. Dia kemudian mengacak-acak rambutnya kesal.
"Aish! Ini adalah alasan kenapa aku tidak ingin kau tahu kalau aku bisa melihatmu!!" dia berkata padaku, tampak kesal. Aku juga!!
"Aku akan menaruh sesuatu di pintu yang dapat mencegah roh memasuki kamarku "lanjutnya.
.
.
.
.
"Dork, kau lupa kalau aku bisa menyentuhmu? Aku bisa saja mencekikmu sampai mati sekarang" aku berkata kepadanya dengan senyum evil dan kemudian memelototinya.
Dia benar-benar membuatku kesal!!!.
Dia kemudian menghela napas berat dan bangun dari tempat tidurnya.
"Karena kau berada di sini, kurasa kau menjadi tamu serta perempuan pertama yang datang dan masuk ke kamarku, dan kurasa kau harus tahu ini..." dia berkata kepadaku sambil duduk di kursinya.
Aku duduk di tepi ranjangnya.
"Tahu apa?" Tanyaku ingin tahu.
"Kakakmu menikah dengan seseorang dan kupikir ada kemungkinan kalau kau memiliki cicit keponakan.." dia
menyatakan.
Mendengar apa yang dia katakan agak membuatku bahagia. Aku ingin mengetahui keturunan kakakku.
Aku senang bahwa dia benar-benar tidak sendirian dalam seumur hidupnya.
"Apa kau mendapatkan nama-nama keturunannya?" Aku bertanya dia.
"Belum, tapi aku sudah meminta temanku untuk mencari itu" dia menjawab kepadaku
"Kau benar-benar sangat membantu, dork." Aku berkata kepadanya dengan tersenyum.
"Aku hanya melakukan pekerjaanku" Dia menjawab dan tersenyum.
"Uhm, aku ingin makan sesuatu." Aku berkata kepadanya.
Senyuman di wajahnya seketika memudar ketika aku mengatakan ini padanya.
"Itulah alasanmu yang sebenarnya mengapa kau datang ke sini, iyakan?" katanya padaku dengan menatapku curiga.
"Mungkin" Jawabku dan tertawa.
......
Kami turun, dan bertemu Key.
Amber memintanya untuk membeli beberapa kue karena aku mengatakan kepadanya aku ingin makan kue sekarang.
Dapat kulihat kalau Key tampak bingung tapi dia hanya menganggukan kepalanya dan mengikuti permintaan Amber.
Sementara kami menonton beberapa acara TV, perhatian kami bergeser ketika bel pintu berbunyi.
"Cepatnya~" Amber bergumam dan pergi ke depan pintu.
Aku mengikutinya dari belakang. Mataku melebar saat melihat orang yang berdiri di depan pintu mereka.
Aku tertegun, dan Amber pun memiliki reaksi yang sama juga.
Dia menyambut Amber dengan senyum dan kemudian memperkenalkan dirinya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
..
..
.
.
.
.
.
"Aku Jung Sooyeon, salam kenal" Katanya pada Amber.
Ku rasa aku baru saja bertemu salah satu keturunan Unnie, karena gadis ini benar-benar tampak sangat mirip bahkan persis seperti Unnie.
Kupikir That Stupid Dork akan sangat bahagia karena dia menyukai Unnie-ku.
.
.
.
.
.
..
.
Ehemmmm cembokur kah krys???😃
Ohya, ane mau tanya sama kalian.
Suka ff kryber tema vampir kagak??
Kalau iya, ane mau publish setelah ini kelar..
Thanks😄😄😄
KAMU SEDANG MEMBACA
Can You See Me?
RomanceAmber Joseph Liu dipindahkan ke sebuah sekolah bergengsi di Korea, SM Academy. Karena ia mencintai teka-teki dan misteri, ia bergabung dengan klub penyelidikan. Klub saat ini memecahkan misteri hilangnya Krystal Jung, 300 tahun yang lalu. Siswa lai...
