Ending

14.6K 517 18
                                        

Dari matamu.. matamuu ku mulai , jatuh cinta.

Ku melihat melihat ada bayangan.

Dari mata kau buatku jatuh, jatuh terus , jatuh ke hati.

#Jazz - Dari Mata

Iya, gue jatuh hati. Jatuh cinta lagi untuk kesekian kalinya.

*****

"Mamaaaaa , make up in akuuuu,!!!"

Viona berteriak dari dalam kamarnya dilantai dua. Suara nya dapat terdengar jelas ke seluruh penjuru rumah.

"Ehhh lampirrrrr, mulut loo gue jait ntarr!!!,"

Raynold berteriak tak kalah kuat dari ruang keluarga. Bastian memicingkan matanya sambio menutup rapat kedua telinganya.

"Iya sayaaang,"

Morin beranjak menaiki tangga ke kamar anak gadisnya yang benar benar membuat panas telinga di pagi hari.

"Mulut kalian itu sama aja berdua. Kamu juga Bang, adek kamu itu jangan diladenin. ,"

Bastian menatap Raynold memarahi dengan nada besar.

"Huhh. Iya pa, tapi kan dia yang mulai. Sakit ni kuping abang. Emang kuping nya papa gak sakit udah tua juga?"

"Haiss kamu itu. Ngejekin papa terus. Tapi, iya sih. Sakit kuping papa,"

"Tuhkan,"

Tukas Raynold menyombongkan dirinya pada Bastian.

"Ahh sudah sudah. Rapihkan baju kamu itu. Bentar lagi kita berangkat,"

Ya. Pagi ini Keluarga Georgia akan menyambangi rumah keluarga Cullen. Rumah Mario. Dikarenakan kepulangan Kara lebih cepat dari dugaan. Dan tentu saja semuanya begitu antusias. Terlebih lagi ,Viona. Ia rela merias wajahnya pagi ini agar lebih kelihatan segar dimata mama kekasihnya itu. Dasar. Hmm.

"Viona, kamu tuh anak gadis mulut nya ember bener.,"

Morin sampai dikamar Viona dan melihat Viona yang sudah duduk didepan meja rias dengan anggunnya.

"Kan turunan dari mama juga toh,"
Balas Viona sambil melirik mamanya.

"Heh, jawab terus ya kalo dibilangin,"

"Hehhe. Ayo dong mah. Make up in aku. Aku kan ga mau kalah cantik sama mama. Ntar Mario malah salah fokus ke mama,"

"Kamu tuh. Makin jadi centil nya, dasar anak mama. Hehe,"

Viona menyeringai mendengar ucapan Morin disampingnya. Morin mulai mengeluarkan sebuah bb cream, bedak padat , beserta segala yang ia butuhkan untuk mempercantik wajah anak gadisnya satu ini.

"Eits , mama,"

"Iya sayang,"

"Jangan kaya ibu ibu ya make over nya. Ntar malah aku mirip sama tante tetangga sebelah. Bedakan 10 centi. ,"

"Husst, mulut nya. Kebiasaan.. udah tenang aja. Mama mah paham. Serahin aja sama mama,"

Dan perlahan Viona memejamkan matanya menerima intrupsi dari mamanya. Nurut aja dah sama emak.

                        *****

Viona turun diikuti Morin disampingnya.

Mata kedua lelaki yang sejak tadi tidak sabaran menunggu terbelalak tanpa intrupsi. Raynold yang sejak tadi gelisah, berdiri dari duduknya ketika melihat sesosok tubuh mungil yang beberapa menit lalu hampir merusak indra pendengarannya.

SECRET LOVE [Completed]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang