Part 19 (Author POV)

4.4K 489 22
                                        

Dan disini lah Elvina yang sudah duduk sambil memakan makan siangnya, di salah satu restoran yang menyajikan makanan jepang, karna makanan jepang adalah makanan favoritnya.

"Kakak mau bicara apa?". Elvina yang sedari tadi diam pun Memberanikan diri untuk membuka suara.

Dan orang Yang berada di depannya pun mendongak dan menatapnya.

"Hmm, kakak mau jujur sama kamu prill". Exel, ya orang itu adalah Exel cinta pertama Elvina atau Prilly.

"Jujur? Tentang?". Elvina yang tak mengerti pun hanya bisa memincingkan matanya.

Exel, Pria itu Mengambil tangan Elvina dan menggenggamnya, Elvina yang mendapatkan perlakuan seperti itu hanya diam memperhatikan apa yang akan di lakukan Exel selanjutnya.

Ia melihat Exel menarik nafas, dan menghembuskan nya gusar, ia masih terdiam dan hanya melihat gerak gerik dari Exel.

"Kakak suka bahkan mencintai kamu sedari dulu prill, kakak dulu sangat frustasi saat tau kamu berpacaran dengan Ali dan maaf, kakak yang ada dibalik putusnya Kamu dan Ali". Mendengar itu membuat Elvina menegang.

"Ma-mak-sud kakak?".

"Kakak yang memfitnah kamu jalan dengan om-om dan saat itu kakak bisa melihat rahang Ali Mengeras, dia marah dengan kamu, kakak senang melihat itu dan sangat Senang saat Ali berucap akan memutuskan mu". Elvina yang mendengar itu pun tak sadar bahwa ia sudah menangis, ia tak Tahu haru bagaimana sekarang, ia sangat membenci Exel saat ini, karna dialah penyebab semua kejadian yang buruk di hidupnya.

"Dan setelah beberapa hari setelah itu, kakak mendapat kabar bahwa Ali benar Sudah memutuskan mu, kakak senang mendengar itu, saat itu juga kakak segera mencari mu tapi hasilnya nihil, kakak gak menemukan mu di mana-mana, dan kakak mendapat kabar bahwa kamu kembali ke Indonesia, saat itulah kakak merasa bersalah dengan kamu". Exel pun hanya bisa menundukkan kepalanya.

"Maaf prill, maaf, kakak minta maaf". Ia kembali mendongakan wajahnya menatap Elvina bersalah.

"Kakak tau, kakak salah tapi kakak ngelakuin itu semua karna kakak sangat mencintai kamu".

Elvina gadis itu masih diam menutup mulutnya rapat-rapat, ia tak tahu harus berbicara apa kepada Exel setelah pengakuan Exel yang sukses membuatnya hancur.

Cinta Pertamanya, telah menyakitinya dengan cara yang sangat menjijikkan, memfitnahnya dengan sangat kejam, hingga membuat luka yang sangat dalam di kehidupannya selama ini.

"Prill, tolong bicara". Mohon Exel kepada Elvina yang sedari tadi hanya diam tak merespon pengakuan dari Exel.

Exel, pria itu menggenggam tangan Elvina erat, dan saat itu juga Elvina yang menyadarinya segera melepas genggaman tangan Exel.

Exel hanya bisa menghela nafas kasar, ia tahu ia salah, dan sangat salah tapi lakukan itu karna Cinta, Cinta yang sudah menutup mata dan Hatinya.

Elvina, ia menghela nafas dan segera berdiri untuk segera pergi dari hadapan Exel, tapi Exel yang melihat Elvina akan segera pergi segera mencekal tangan Elvina, Elvina gadis itu masih terus menangis.

"Ma--".

PLAK

PLAK

Elvina yang tak kuat menahan emosinya pun melayangkan tamparannya berapa kali kepada Exel.

Ia tak memperdulikan semua tatapan pengunjung yang menatap pertengkaran mereka.

"KAKAK TAU, GARA-GARA KAKAK HIDUPKU HANCUR, AKU HAMPIR GILA KARNA PERBUATAN MU KAK, DAN KAKAK TAU PERBUATAN KAKAK ITU TAK BISA DI MAAFKAN OLEH KU DAN KARNA KAKAK JUGALAH AKU JADI MEMBENCI ALFARO SAMPAI SEKARANG". Teriaknya yang sukses membuat Exel terdiam menunduk tak berani menatap Elvina, dan Sekali hentakan Elvina berhasil melepaskan Cekalan tangan Exel.

Arrogant CEO [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang