(14) Jebakan Mak Comblang. 2

5.3K 299 27
                                        

"GIMANA, Tan? Enak?"

Maddie mencicipi pancake buatan Aldi--dan ibunya--di kelas. Sesuai dengan janjinya tadi.

Maddie masih mengunyah. "Enak."

Aldi tersenyum lebar. "Siapa dulu dong, yang bikin?"

"Mama lo 'kan?"

Aldi langsung cemberut. "'Kan Mama bantu dikit doang."

Maddie hanya bergumam membalasnya. Mulutnya penuh, sirup maple berlepotan di sekitar bibirnya.

Melihat cara makan Maddie yang begitu menggemaskan, Aldi tersenyum kecil.

"Ngapain lo ngeliatin gue?"

"Ya abisnya lo unyu."

Suasana kelas sedang ribut, sehingga Maddie salah menangkap ucapan Aldi.

"Apa lo bilang? Gue kunyuk?"

Sontak Aldi terbahak. "Bukan, Tan. Gue bilang lo unyu."

Kenapa gue yang gemes..., batin Maddie dengan sedikit kesal.

Aldi mengambil sehelai tisu dari tasnya, lalu mengelap bagian sekitar bibir Maddie yang terkena sirup maple.

"Ehm," Ellen berdeham, "duh, Vin. Setau gue kelas bukan tempat nge-date ya?"

"Dunia serasa milik berdua, ya, Len? Lo matipun, mereka tetep berduaan mulu."

"Heh!" Ellen menggeplak pundak Kevin. "Perumpamaan lo nggak bermutu banget sih?"

"Nggak pake ngegeplak juga, dong," Kevin membela dirinya seraya memegangi pundaknya yang habis digeplak Ellen.

"Kalian ngapain sih?" celetuk Maddie dengan alis tertaut.

"Lagi be'ol," jawab Kevin dengan nada datar.

"Ya ampun, dosa apa gue dapet temen kayak dia?" tampik Ellen dramatis.

"Halah, sok-sokan jijik lo. Awas aja kalo gue tembak, lo terima," balas Kevin dengan tangan terlipat didadanya.

"Idih, gue juga mana mau sama kunyuk level satu kayak lo! Najis."

"Yaah, liat aja nanti."

"Apa? Liat apa?"

"Nanti, kalo gue nembak lo."

"Ngapain lo mau nembak gue segala? Emang lo suka gu--"

"Iya, gue suka lo."

Ellen bungkam. Lidahnya tiba-tiba terasa kelu.

"Wah, Ellen nge-blush teman-teman!" teriak Kevin dengan lantang di kelasnya.

Sialan, maki Ellen dalam hatinya.

Ia menghentakkan kaki kanannya. "Mulai sekarang, lo gue pecat jadi temen gue!"

Setelah mengeluarkan sumpah serapahnya, Ellen berlari ke luar kelas.

"Eh, jangan dong, Len!" Kevin ikut berlari mengejar Ellen. "Gue becanda doang elah!"

Aldi langsung tepok jidat melihat kelakuan Kevin dan Ellen. "Drama banget, sih."

"Kayak lo nggak pernah drama aja," sindir Maddie.

"Itukan pekerjaan, nggak bisa dihindari."

"Terserah."

"Kok 'terserah' doang, sih?"

"Terserah."

"Pendek amat balesannya, kalo gue yang nanya tuh jawabannya panjang-panjang dong."

My Lovely HatersCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang