Secret Mission?

119 8 0
                                    

-Myungsoo pov

"Hyungie" aku memandang ke arah sungjong yang berjalan ke arahku perlahan sungjong melengkarkan kedua tangannya memeluk tubuhku daripada belakang "kenapa sweety? kamu penat pergilah berehat sampai masa makan hyung kejutkan" sungjong mengelengkan kepala tersenyum aku membiarkan sungjong meneruskan aktivitinya dan aku kembali meneliti file di tangan. "Hyungie apa hyungie nggak rasa violet melatih dirinya melebihi had tubuh?" ucap sungjong menukar posisi memandang diriku file di tangan aku letakkan ke atas meja memberikan tumpuan sepenuhnya kepada sungjong "maksudmu apa sweety?" tanyaku sambil mengusap rambut halus itu ke belakang telinga miliknya "setiap kali kita punya masa lapang atau rehat pasti violet akan menghilang bila bertemu kembali tubuhnya pasti dibanjiri keringat atau luka tipis aku jadi risaukan dia, takut dia melakukan misi tanpa pengetahuan kita atau verden" aku mengangguk mengusap lembut kepala mungil di hadapanku "usahlah kamu fikirkan violet anak itu pandai menjaga dirinya sendiri lagi pula kamu tau sendiri bukan bertapa keras dan batunya anak itu?" sungjong mengangguk singkat kemudian mengecup pipiku sekilas "aku mau mandi"

Melihat clander digital di layar cermin solek aku tersenyum sudah hampir seminggu kami bertiga menetap dalam istana verden atau patut aku panggil rumah kedua miliku dan violet. Violet juga sudah memberikan peta jalan istana kepadaku untuk dihapal dan sebagainya juga mengelakan diri daripada tersesat terutama sekali sungjong anak itu mudah sekali tersesat! aku jadi merindukan camp military seoul segera tanganku mencapai phone dan mendail nomber phone woohyung hyung "apa khbar myungie?" mendengar suara lembut woohyung hyung menyapa telingaku membuatkan aku kembali tersenyum "baik saja, cuma sedikit rindukan suasana military seoul, bagaimana kadetku dan sungjong hyungie?" tanyaku kepada woohyung hyung memandangkan mereka mengambil alih dalam menjaga kadet aku dan sungjong "mereka juga merindukanmu myungie hampir setiap hari mereka bertanya kapan commander tegas dan leftenan jongnie mereka akan pulang" aku ketawa kecil "aku dan sungjong juga merindukan mereka hyungie, tapi misi disini belum selesai ditambah pula dengan tiga ekor unta penganggu" aduku kepada woohyung hyung seperti anak kecil rasanya, woohyung hyung hanya ketawa "pasti mereka cemburu dengan kebolehan yang ada pada kalian jangan kalian fikirkan mereka tumpu pada misi bantu verden dia sekarang sudah rasmi menjadi appamu bukan?" aku mengangguk setuju dengan ucapan woohyung hyung "dimana sungjong? sudah lama hyung tak mendengar suaranya" aku memandang ke arah pintu kamar mandi rasanya sungjong akan berada di dalam buat masa yang lama "sedang mandi kami baru saja tamat melakukan ujian" aku menangkap hembusan nafas woohyung hyung perlahan.

"Myungie kamu harus berehat bukannya menelifon hyung, kalau sungyu tau kamu lebih memilih call daripada istirehat pasti dia akan membuka sesi ceramah miliknya" penat berdiri aku hempaskan tubuhku ke atas katil "tenang hyungie... semuanya baik-baik saja hyungie juga tau aku sekarang bukannya manusia biasa aku memiliki tenaga simpanan" , "hyung tau itu tapi tetap saja kau harus istirehat ok? sampai disini saja dan sampaikan salam hyung kepada dongseng manismu itu" , " sudah tentu bye hyungie" kemudian aku putuskan talian "siapa?" aku mendengar suara sungjong bertanya di hadapan pintu kamar mandi "hyung merindukan woohyung hyung jadi hyung call" sungjong mengangguk faham "seharusnya hyung memanggilku aku juga merindukan woohyung hyung dan yang lain" adu sungjong perlahan "hyung cuma nggak mau menganggu acara rawatan kecantikan kamu kerana itu hyung nggak memanggil mu" sungjong menghentak kakinya kecil "aku cuma mandi bukannya membuat rawatan kecantikan!" menukar posisi aku memandang ke arah sungjong "ho~ pasti? kerana hyung meliat banyak sekali product kecantikan di dalam kamar mandi dan rasanya bukan milik hyung, yah~ sebaiknya hyung menyuruh maid membuangnya pagi esok"

"Iya.. iya aku punya jangan membuangnya" jujur sungjong dengan malas berjalan ke almari mengeluarkan pajamas untuk dipakai verden benarkan kami semua berehat malam ini tanpa sebarang misi "hyungie aku mau keluar sebentar mencari snek" aku mengangguk "hati-hati" ucapku kepada sungjong disambut baik olehnya "aku pergi dulu" sungjong menunduk mengecup sekilas bibirku sebelum hilang di balik pintu kamar.

Mr.Commander & Mr. Leftenan General with Mrs. Sweet -Went Devil Play Their Game-Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang