Elmi menggenggam ponsel nya , dari pagi Aldo sama sekali tak ada kabar.
Hari ini , hari minggu. Hari kelahiran Elmi , dan Aldo belum mengucapkan apa-apa
Padahal Elmi sangat ingin , Aldo yang mengucapkan selamat pertama kali.
Ternyata , kenyataan tak berpijak pada khayalan.
Dengan gundah , Elmi berjalan bolak-balik di ruang tamu.
"De? Lo kebelet bab? Wc kosong"
"Apaan sih? Elmi ga kebelet!" sinis Elmi
Mood nya hancur , hati nya galau , badan nya pun lelah. Karena Aldo.
"Aldo ya? Yaampun , hari ini ulang tahun kamu dan kamu malah galau" ucap Ricky.
Elmi duduk di sebelah Ricky , dia mengangguk lemah.
"Sabar ya , dia ga akan lupa ulang tahun kamu kok" ucap Ricky sambil mengusap kepala Elmi.
Elmi tersenyum , "Elmi sabar kok nunggu nya! Tenang" ucap nya pelan sambil mengacungkan jempol.
Ricky tertawa kemudian menggelitiki Elmi ,
Kakak harap kamu tetap senyum seperti ini ya
----
Siang berganti sore , jam sudah menunjukkan angka 4 dan Aldo masih belum terlihat batang hidung nya.
"Kak? Aldo jadi datang kan?"
Ricky mengangguk mantap , walau hati nya juga ragu bahwa kulkas itu akan datang. Tapi tetap saja dia harus menyemangati Elmi.
Dari tadi jam 3 , Elmi sudah mandi dengan baju yang rapi , kaos bertuliskan 'unicorn' dipadu cardigan panjang hingga setengah paha nya dan juga celana pendek jins.
Ponsel nya juga masih di genggaman , tak dia bebaskan sedetik pun. Menunggu notifikasi dari Aldo.
Drtdrttt
Ponsel nya bergetar , segera Elmi menjawab panggilan yang masuk. Dari Ani dan bukan dari Aldo.
Elmi menghelas napas , tidak seperti dugaan nya.
"Halo?"
"Halo mi , A-aldo masuk rumah sakit! Datang sekarang!"
Panggilan langsung mati , Elmi panik.
Dia menepuk-nepuk pundak kakaknya yang hampir tertidur.
"Kak! Anterin Elmi!"
"Kenapa? Anter kemana?"
"Rumah sakit! Aldo masuk rumah sakit"
"Ya udah , bentar. Kakak ambil jaket sama kunci mobil dulu" ucap Ricky sambil naik ke atas.
Elmi meremas tangan nya hingga memutih , kentara sekali wajah nya sangat takut , badan nya sudah panas dingin.
"Ayo" ajak kakak nya kemudian di angguki Elmi.
Dengan cepat mobil Ricky membelah jalan sore yang tak terlalu padat , karena jam pulang kerja sudah lewat 1 jam yang lalu.
"Ani!!" pekik Elmi ketika melihat teman nya sedang menunggu di lobby rumah sakit.
"Dimana? Aldo dimana? Dia kenapa? Dia ga pa-pa kan? Keadaan nya gimana? Kok bisa masuk rumah sakit?" tanya Elmi cepat.
"Dia ada di ruang mawar AN5 lantai 2"
Elmi segera menuju lift tanpa menunggu Ani dan Ricky di belakang.
Sesampai nya Elmi di lantai 2 , secepat mungkin dia mencari ruangan Aldo.
Setelah dapat , dia langsung masuk dan melihat Aldo ada di kasur sedang tertidur , selang infus terpasang di tangan kanan nya.
Elmi menangis , ada apa dengan Aldo? Sambil memeluk Aldo , Elmi membiarkan air mata nya keluar sesukanya.
"Aldo kenapa? Kenapa Aldo ga bilang Elmi kalo Aldo masuk rumah sakit!"
"Aldo ga kenapa-napa kan? Ga sakit kan? Bilang ke Elmi siapa yang buat Aldo begini"
"Aldo! Bangun.. Elmi mohon!"
"Hari ini Elmi ulang tahun loh , Aldo ga ucapin ke Elmi? Elmi ga marah Aldo ga datang"
"Bangun! Elmi ga akan minta kado , Elmi ga akan minta BMW , ga akan minta rumah , ga akan minta ponsel , ga akan minta uang!"
"Elmi cuma mau Aldo bangun!!!"
"Kak Joan! Kenapa Aldo begini?" tanya Elmi sambil membalikkan badan nya.
"Kak Daniel? Kenapa?"
"Kak Anton?"
Semua nya hening , sama sekali tak ada yang ingin menjawab Elmi.
Elmi kembali memeluk Aldo yang tertidur , mulut nya terus mengulang kalimat agar Aldo bangun.
"Bangun!"
Beberapa menit kemudian , Elmi menyerah dengan tangan yang masih memeluk Aldo. Dia masih sesugukan , berharap detik selanjutnya Aldo bangun.
Elmi terduduk , tangan nya menggenggam tangan kiri Aldo yang bebas , kepala nya dia letakkan di dada Aldo.
"Hiks..bangun.." ucap Elmi lemah.
10 menit , 15 menit berlalu. Tinggal suara lemah Elmi yang masih keluar.
Elmi tak peduli dengan keadaan sekitar , sekarang hanya Aldo yang terpenting baginya.
Masa bodo dengan kakak , teman nya atau teman Aldo sedang melihat dia. Yang jelas Aldo harus bangun.
"Happy Birthday , sayang"
----
yo gaes :v
liburan telah tibaaaaaa :p
Jangan lupa untuk baca Just You terus! jangan sampai ketinggalan:))
Jangan marah guys :v
Besok update lagi kok :)
Ditunggu ya :)
jadi jangan lupa vomment ya :)
SANGAT AMAT DI TUNGGU , VOTE DAM COMMENT KALIAN :)
Nat:)
KAMU SEDANG MEMBACA
Just You [end]
Teen FictionAldo Kennedy , seorang cowok yang dengan mudahnya tanpa dia sadari membuat para gadis terpukau. Irit bicara , cuek dan dingin tak mampu menutupi ketampanan nya yang khas. Banyak pepatah yang mengatakan , "Seorang wanita hanya menunggu pria mengungka...
![Just You [end]](https://img.wattpad.com/cover/102532134-64-k706058.jpg)